Pronoted.com – Perusahaan investasi kripto 21Shares kembali menarik perhatian publik dengan pembaruan pengajuan ETF Sui kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Dalam dokumen terbaru, 21Shares mengungkapkan detail penting mengenai sistem staking, penunjukan Nasdaq sebagai tempat perdagangan ETF, serta kerja sama dengan beberapa lembaga keuangan besar.
Langkah ini menandai perkembangan signifikan di tengah meningkatnya minat pasar terhadap ETF kripto, meski keputusan final dari SEC masih dinantikan.
“Baca Juga: Strategi 5 Investasi Paling Untung 2025: Emas hingga Kripto“
21Shares Tambahkan Detail Baru pada Model Staking ETF Sui
Berdasarkan dokumen yang diajukan ke SEC, 21Shares mengajukan amandemen kedua untuk formulir S-1 ETF Sui setelah penutupan pasar pada 23 Oktober. Dalam dokumen tersebut, perusahaan menambahkan bagian baru berjudul “Staking of Trust’s Assets” yang menjelaskan secara rinci model staking yang digunakan.
Bagian ini mencakup periode unbonding aset, pola penebusan, ukuran dan konsentrasi trust, serta kinerja penyedia layanan staking. 21Shares juga menekankan pentingnya pemantauan pasar untuk menjaga keamanan dan efisiensi proses staking.
Sebagai langkah strategis, 21Shares menandatangani kerja sama dengan Coinbase Crypto Services. Melalui kerja sama ini, Coinbase akan menangani proses staking, validasi transaksi, serta pembuatan blok selama masa kontrak awal dua tahun. Kolaborasi ini diharapkan meningkatkan transparansi dan keamanan dalam pengelolaan aset ETF Sui.
ETF Sui 21Shares Siap Melantai di Nasdaq
Dalam pembaruan tersebut, 21Shares menyebutkan bahwa saham ETF Sui akan dicatatkan dan diperdagangkan di Nasdaq. Langkah ini menunjukkan keyakinan perusahaan terhadap potensi pasar kripto di bursa utama Amerika Serikat.
Selain itu, 21Shares menunjuk The Bank of New York Mellon sebagai kustodian tunai dan Coinbase Custody sebagai kustodian aset kripto. Penunjukan ini menegaskan komitmen 21Shares terhadap keamanan dana investor.
Namun, perusahaan belum mengungkapkan detail terkait agen transfer dan agen pemasaran. Jika disetujui oleh SEC, ETF Sui akan melacak harga aset kripto SUI berdasarkan CME CF Sui Dollar Reference Rate, yang digunakan sebagai acuan nilai pasar.
SEC Masih Tunda Keputusan atas ETF Sui
Meskipun pengajuan ini menunjukkan kemajuan, SEC belum memberikan keputusan final. Lembaga tersebut masih bekerja sama dengan beberapa bursa besar untuk menyusun standar umum terkait pencatatan ETF kripto spot.
Penundaan ini terjadi bersamaan dengan penutupan sementara pemerintahan Amerika Serikat, yang sempat memperlambat proses regulasi. Namun, banyak analis menilai pembaruan dokumen ini menjadi sinyal positif bahwa SEC dan pelaku industri mulai menemukan titik keseimbangan dalam pengawasan aset digital.
Harga SUI Naik Setelah Pengajuan Amandemen
Setelah pengajuan amandemen, harga SUI melonjak 2,5% hanya dalam satu jam, mencapai level $2,47. Dalam 24 jam terakhir, harga SUI bergerak di antara $2,40 hingga $2,50, dengan peningkatan volume perdagangan yang menandakan minat tinggi dari para trader.
Data dari CoinGlass menunjukkan aktivitas beli besar-besaran di pasar derivatif. Total open interest (OI) untuk kontrak futures SUI meningkat 3% hanya dalam satu jam, dan naik lebih dari 7% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif yang kuat terhadap aset SUI di kalangan investor dan trader derivatif.
Kesimpulan: Langkah Strategis 21Shares Picu Optimisme Pasar
Langkah 21Shares dalam memperbarui pengajuan ETF Sui menunjukkan keseriusan mereka untuk menghadirkan produk kripto yang lebih transparan dan teratur. Dukungan lembaga keuangan besar seperti Nasdaq, Coinbase, dan Bank of New York Mellon memperkuat kepercayaan investor terhadap proyek ini.
Meski keputusan akhir SEC masih menunggu, pasar tampak merespons positif langkah 21Shares. Dengan minat tinggi terhadap aset digital dan adopsi staking yang semakin meluas, ETF Sui berpotensi menjadi salah satu produk investasi kripto yang paling menarik pada tahun mendatang.
Disclaimer:
Artikel ini bersifat informatif dan bukan saran investasi. Lakukan riset mandiri sebelum membeli atau menjual aset kripto. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
“Baca Juga: DGX Spark: Superkomputer AI Mini Revolusi Teknologi“
















