Pronoted.com – Kesalahan Fatal Trader Futures: Sepanjang 2025, pasar futures crypto mencatat kerugian sistemik besar.
Total likuidasi mencapai 154 miliar dolar dan mengejutkan banyak pelaku pasar.
Laporan dari BeInCrypto menyoroti pola kesalahan yang berulang.
Kesalahan ini sebelumnya hanya dianggap risiko teoritis.
Kini, data menunjukkan dampak nyata terhadap trader ritel dan profesional.
Pelajaran ini menjadi bekal penting menghadapi pasar 2026.
“Baca Juga: Bitcoin Menguat: Peluang Tren Naik Menuju Awal 2026“
Kesalahan Pertama: Leverage Terlalu Tinggi
Trader futures sangat mengandalkan leverage ekstrem sepanjang 2025.
Leverage tinggi memang memperbesar potensi untung.
Namun, leverage juga memperbesar risiko likuidasi cepat.
Data CryptoQuant menunjukkan rasio leverage Bitcoin melonjak tajam.
Open interest futures bahkan melampaui 220 miliar dolar.
Angka ini menandakan pasar penuh dengan posisi pinjaman.
Banyak trader ritel memakai leverage 50x hingga 100x.
Ketika harga berbalik, sistem langsung melikuidasi posisi mereka.
Akibatnya, kerugian menyebar sangat cepat ke seluruh pasar.
Kesalahan Kedua: Mengabaikan Suku Bunga Pendanaan
Banyak trader tidak memperhatikan suku bunga pendanaan futures.
Padahal, mekanisme ini memengaruhi biaya posisi jangka panjang.
Saat tren bullish, pendanaan Bitcoin dan Ethereum tetap positif.
Kondisi ini perlahan menggerus posisi long.
Karena kontrak perpetual tidak memiliki jatuh tempo, biaya terus berjalan.
Trader sering menganggap biaya ini sepele.
Ketika pasar berbalik, posisi mereka sudah melemah.
Kerugian besar pun menjadi tidak terhindarkan.
Kesalahan Ketiga: Terlalu Mengandalkan ADL
Trader juga terlalu percaya pada mekanisme auto-deleveraging atau ADL.
Bursa merancang ADL sebagai solusi darurat.
Pada Oktober 2025, dana asuransi beberapa bursa habis.
Kondisi ini memicu ADL secara massal.
ADL justru menutup posisi yang sedang untung.
Banyak trader kehilangan profit secara tiba-tiba.
Trader tanpa stop loss terkena dampak paling besar.
Strategi lindung nilai pun gagal bekerja optimal.
Dampak Likuidasi terhadap Bitcoin dan Ethereum
Likuidasi besar menekan harga Bitcoin dan Ethereum.
Tekanan jual datang dari sistem, bukan sentimen alami.
Data CoinGlass menunjukkan lonjakan likuidasi serentak.
Pasar kehilangan stabilitas dalam waktu singkat.
Kondisi ini memperlihatkan rapuhnya struktur leverage berlebihan.
Pelajaran Penting untuk Trader di 2026
Peristiwa 2025 memberi pesan yang sangat jelas.
Pemahaman mekanisme pasar jauh lebih penting dari keyakinan pribadi.
Trader perlu membatasi leverage secara rasional.
Trader juga wajib memantau biaya pendanaan.
Selain itu, trader harus memasang stop loss mandiri.
Langkah ini memberi kendali lebih besar atas risiko.
Jika trader belajar dari kesalahan ini, pasar 2026 bisa lebih sehat.
Namun, pasar akan mengulang kesalahan jika pelaku mengabaikan pelajaran.
Kesalahan Fatal Trader Futures: Risiko Nyata, Bukan Sekadar Teori
Kerugian 154 miliar dolar bukan kebetulan.
Angka ini mencerminkan kesalahan kolektif pelaku pasar.
Trading futures crypto menawarkan peluang besar.
Namun, peluang selalu datang bersama risiko tinggi.
Trader yang disiplin memiliki peluang bertahan lebih lama.
Trader yang ceroboh berisiko mengulang tragedi serupa.
“Baca Juga: Asal-usul Nama Karakter Silent Hill f Terungkap“
















