Pronoted.com – Harga Emas Dunia Stabil: Harga emas dunia pada Rabu, 29 Oktober 2025, berada di level US$3.998 per ons troy. Data ini berasal dari Metals Daily. Angka tersebut menunjukkan stabilitas harga di tengah ketidakpastian ekonomi global dan spekulasi terhadap kebijakan suku bunga Amerika Serikat.
Pergerakan harga emas mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar menjelang akhir tahun. Investor global terus memantau arah kebijakan The Federal Reserve yang berpengaruh besar pada pergerakan harga emas dan nilai dolar AS.
“Baca Juga: Nvidia Investasi Rp16 Triliun di Nokia, Token NVDAX Naik 8%“
Rincian Harga Emas Dunia Menurut Data Metals Daily
Berdasarkan data Metals Daily, harga emas dalam berbagai satuan dan mata uang menunjukkan stabilitas di pasar internasional.
| Jenis Emas | Harga Jual (ASK) | Harga Beli (BID) |
|---|---|---|
| GOLD USD/OZ | 3,998.75 | 3,997.41 |
| GOLD EUR/OZ | 3,436.29 | 3,435.79 |
| GOLD GBP/OZ | 3,022.38 | 3,021.93 |
| GOLD USD/1KG | 128,557.33 | 128,520.68 |
Harga emas dalam mata uang dolar Amerika menunjukkan konsistensi di kisaran US$3.998 per ons. Sementara itu, harga emas dalam euro dan pound sterling juga bergerak stabil.
Harga Emas di Berbagai Kawasan Dunia
Harga emas di Eropa berkisar antara 3.022 pound sterling hingga 3.436 euro per ons. Swiss Franc mencatat nilai sekitar 3.176 per ons. Negara lain seperti Polandia, Swedia, dan Turki juga mencatat harga tinggi akibat penguatan nilai tukar lokal terhadap dolar AS.
Di kawasan Amerika, harga emas berada di kisaran 3.998 dolar AS per ons. Harga serupa tercatat di Kanada, Meksiko, dan Panama. Sementara di Venezuela, harga emas mencapai 25.188 bolivar per ons, mencerminkan dampak inflasi tinggi di negara tersebut.
Afrika menunjukkan harga emas tertinggi dalam denominasi CFA Franc, yaitu sekitar 2,253,106 per ons. Sedangkan di Timur Tengah, harga emas dalam dirham UEA mencapai sekitar 14.681 per ons, dengan harga per gram sebesar 472 dirham.
Emas Digital: Gabungan Emas Fisik dan Teknologi Kripto
Perkembangan teknologi blockchain telah menciptakan cara baru dalam berinvestasi emas. Kini, emas tidak hanya tersedia dalam bentuk fisik seperti batangan atau perhiasan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.
Salah satu produk yang populer adalah Tether Gold (XAUt). Token ini berbasis blockchain Ethereum dan didukung oleh emas fisik murni. Setiap 1 token XAUt mewakili 1 troy ounce emas batangan bersertifikat yang disimpan di brankas di Swiss.
Teknologi blockchain memastikan transparansi dan keamanan kepemilikan. Sistem otomatisnya mengatur alokasi emas dan alamat dompet digital dengan efisien. Dengan cara ini, investor dapat memiliki emas tanpa perlu menyimpan fisiknya.
XAUt: Alternatif Aman di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Token XAUt kini tersedia di berbagai bursa kripto global. Nilainya mengikuti harga emas dunia secara langsung. Investor menggunakan XAUt sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan volatilitas pasar saham.
Selain itu, aset digital seperti XAUt menawarkan fleksibilitas lebih tinggi karena dapat diperdagangkan kapan saja tanpa batasan lokasi. Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang ingin diversifikasi portofolio antara emas dan kripto.
Peluang Investasi Emas Digital di Aplikasi Pintu
Investor kini dapat membeli dan memperdagangkan aset kripto berbasis emas melalui aplikasi Pintu. Platform ini menyediakan akses mudah untuk membeli token seperti XAUt, Bitcoin, dan Ethereum dengan modal terjangkau.
Dengan teknologi blockchain, transaksi menjadi lebih cepat, transparan, dan aman. Pengguna juga bisa memantau harga emas digital serta aset kripto lainnya secara real time.
Aplikasi Pintu tersedia di Google Play Store dan App Store, dengan fitur tambahan seperti portfolio tracker dan charting tools profesional melalui Pintu Pro.
Kesimpulan: Harga Emas Dunia Stabil
Harga emas dunia hari ini tetap stabil di kisaran US$3.998 per ons. Stabilitas ini terjadi di tengah ketidakpastian global menjelang akhir tahun.
Sementara itu, emas digital seperti Tether Gold (XAUt) terus menarik minat investor kripto. Inovasi ini menghadirkan cara baru untuk memiliki emas tanpa batasan fisik.
Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, investor kini dapat menggabungkan keamanan emas dan fleksibilitas aset digital dalam satu instrumen investasi.
“Baca Juga: Samsung Galaxy XR: Headset Canggih Lawan Apple Vision Pro“
















