Pronoted.com – Bitcoin terus menunjukkan pergerakan tidak stabil dalam beberapa hari terakhir. Harga Bitcoin turun di bawah $88.000 dan menyentuh titik terendah di $83.870. Investor melihat penurunan ini sebagai sinyal kuat bahwa pasar sedang menghadapi tekanan tinggi. Selain itu, kondisi global juga memengaruhi kepercayaan pasar terhadap aset digital.
Sementara itu, harga Bitcoin di Indonesia berada pada Rp 1.544.439.920 dengan penurunan 4,65%. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 30.885 triliun dan volume perdagangan harian menyentuh Rp 1.494 triliun. Data tersebut menunjukkan tingginya aktivitas perdagangan meski harga mengalami tekanan.
“Baca Juga: Panduan Mudah Beli Bitcoin di Indonesia untuk Pemula“
Upaya Pemulihan Bitcoin Mulai Terlihat
Setelah mencapai titik rendah, Bitcoin mencoba menguat. Harga bergerak naik melewati $85.000 dan menyentuh level pemulihan awal. Pergerakan ini menunjukkan bahwa pembeli mulai masuk kembali ke pasar. Namun, kondisi ini juga menghadapi rintangan penting yang dapat memengaruhi arah harga.
Bitcoin menembus level pemulihan teknis sebesar 23,6% dari penurunan terakhir dari $91.928 ke $83.870. Selain itu, grafik per jam menunjukkan pembentukan pola naik di sekitar $86.000. Hal ini memberi sedikit harapan bagi pembeli yang ingin melihat harga kembali stabil.
Namun, Bitcoin masih bergerak di bawah batas $88.000. Arah pemulihan menjadi berat karena harga juga bergerak di bawah rata-rata pergerakan 100 jam. Pembeli membutuhkan dorongan lebih kuat agar harga dapat melewati batas penting tersebut.
Rintangan Penting dalam Fase Pemulihan
Harga Bitcoin menghadapi beberapa titik resistensi yang memengaruhi arah pergerakan berikutnya. Resistensi awal berada di sekitar $87.250. Setelah itu, resistensi kunci berada di $88.000, yang menjadi batas penting bagi kelanjutan pemulihan.
Jika Bitcoin berhasil melewati level tersebut, peluang kenaikan dapat terbuka kembali. Namun, jika tekanan jual meningkat, harga bisa memulai penurunan baru. Para pembeli perlu menjaga momentum agar pemulihan tetap berjalan.
Potensi Penurunan Harga Selanjutnya
Jika Bitcoin tidak mampu menembus zona $88.000, risiko penurunan baru akan muncul. Bitcoin memiliki dukungan awal di $85.500 dan dukungan berikutnya di $85.000. Jika harga turun kembali, target selanjutnya berada di $83.500.
Jika tekanan jual berlanjut, Bitcoin bisa menyentuh $82.500 dalam waktu dekat. Titik dukungan terakhir berada di $81.200, yang dapat membuka peluang penurunan lebih cepat jika harga menembus batas tersebut.
Arah Bitcoin Masih Tidak Pasti
Dengan kondisi saat ini, masa depan Bitcoin terlihat tidak stabil. Investor perlu memperhatikan pergerakan harga dan indikator pasar sebelum membuat keputusan. Setiap perubahan sentimen dapat memengaruhi harga secara drastis.
Analis pasar juga mengingatkan agar investor tetap berhati-hati. Mereka menilai pergerakan cepat dapat menciptakan peluang sekaligus risiko tinggi. Karena itu, investor perlu memahami kondisi pasar sebelum mengambil tindakan.
Bitcoin Berpotensi Turun: Pentingnya Riset Sebelum Berinvestasi
Perdagangan aset digital selalu melibatkan risiko. Investor perlu melakukan riset mendalam untuk mengurangi risiko tersebut. Penggunaan dana dingin juga penting untuk menjaga keamanan finansial dalam jangka panjang.
“Baca Juga: Destiny 3 Mulai Dibahas: Rumor Proyek Baru Bungie“














