Pronoted.com – Bitcoin Turun, Altcoin Analis: Pada 15 Desember 2025, harga Bitcoin turun tajam hingga menyentuh level $87.000.
Penurunan ini memicu kekhawatiran sekaligus spekulasi di kalangan investor crypto.
Tekanan harga Bitcoin sering memengaruhi pergerakan altcoin.
Karena itu, banyak analis mulai menyoroti peluang dan risiko di pasar.
Analis crypto ternama, Ali Martinez, membagikan pandangannya terkait beberapa altcoin.
Ia menilai ada tiga aset yang menunjukkan sinyal penting di tengah tekanan pasar.
Altcoin tersebut adalah XRP, Avalanche, dan Solana.
Masing-masing aset menunjukkan struktur pergerakan harga yang berbeda.
“Baca Juga: Bitcoin Konsolidasi di $90.000, Sinyal Naik Makin Kuat?“
XRP Menjaga Support Kunci di Level $1,90
Ali Martinez mengidentifikasi sinyal beli TD Sequential pada grafik mingguan XRP.
Sinyal ini mengindikasikan potensi perubahan tren dari turun ke naik.
Namun, arah pergerakan XRP sangat bergantung pada satu level penting.
Level tersebut berada di area support $1,90.
Saat ini, harga XRP bergerak di kisaran $2,03.
Posisi ini masih berada di atas zona support utama.
Jika XRP mampu bertahan di atas $1,90, peluang kenaikan tetap terbuka.
Harga berpotensi menguji area resistance berikutnya di sekitar $2,50.
Level $2,50 menjadi titik retracement penting dari tren penurunan sebelumnya.
Banyak trader menjadikan area ini sebagai target jangka pendek.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan $1,90 bisa memicu tekanan jual baru.
Dalam skenario tersebut, harga berpotensi turun menuju area $1,77.
Karena itu, pergerakan XRP dalam waktu dekat menjadi sangat krusial.
Investor perlu memantau respons harga di area support tersebut.
Avalanche Tembus Support, Risiko Penurunan Meningkat
Avalanche menunjukkan sinyal teknikal yang lebih bearish.
Harga AVAX resmi menembus support penting di sekitar $13,17.
Ali Martinez mengonfirmasi breakout dari pola ascending broadening wedge.
Pola ini sering menandakan perubahan arah menuju tren turun.
Sebelumnya, AVAX sempat mencatat puncak di sekitar $42 pada Oktober.
Namun, sejak saat itu, tekanan jual terus mendominasi pergerakan harga.
Saat ini, AVAX diperdagangkan di area $13.
Struktur harga menunjukkan potensi konsolidasi singkat.
Namun, konsolidasi tersebut bisa menjadi jeda sebelum penurunan lanjutan.
Target penurunan berikutnya mengarah ke area $9,40.
Area $9,40 berpotensi menjadi support selanjutnya bagi AVAX.
Jika tekanan jual berlanjut, level ini bisa segera diuji.
Karena itu, analis menyarankan investor untuk waspada.
Kegagalan mempertahankan $13 dapat mempercepat penurunan harga.
Solana Bergerak Sideways, Menunggu Arah Baru
Solana saat ini bergerak dalam rentang harga yang sempit.
Grafik empat jam menunjukkan resistance di $145 dan support di $124.
Harga SOL kini berada di sekitar $132.
Posisi ini mencerminkan fase konsolidasi pasar.
Dalam kondisi ini, pelaku pasar cenderung menunggu pemicu besar.
Pemicu tersebut akan menentukan arah tren berikutnya.
Jika SOL menembus $145, peluang penguatan terbuka lebar.
Breakout ke atas bisa menarik minat beli baru.
Sebaliknya, penurunan di bawah $124 membawa risiko tren turun.
Sinyal tersebut dapat memicu tekanan jual lanjutan.
Karena itu, level $145 dan $124 menjadi area krusial.
Pergerakan harga di sekitar zona ini perlu perhatian ekstra.
Bitcoin Turun: Altcoin Hadapi Tantangan Berbeda di Tengah Tekanan Pasar
Penurunan Bitcoin ke $87.000 memberi tekanan besar pada pasar crypto.
Namun, setiap altcoin menunjukkan karakter pergerakan yang berbeda.
XRP masih menjaga peluang naik selama bertahan di atas $1,90.
Avalanche menghadapi risiko penurunan lebih dalam setelah breakdown support.
Sementara itu, Solana masih bergerak sideways dan menunggu arah baru.
Kondisi ini menuntut kehati-hatian dari investor dan trader.
Dengan volatilitas tinggi, disiplin dan manajemen risiko tetap menjadi kunci.
Pemantauan level penting membantu pengambilan keputusan yang lebih terukur.
“Baca Juga: Teaser Street Fighter Hadirkan Ryu, Ken, dan Chun-Li“
















