Pronoted.com – Indeks Musim Altcoin turun ke level 35.
Angka ini menandai fase krusial dalam pergerakan pasar kripto.
Pada saat yang sama, dominasi Bitcoin mulai melemah secara bertahap.
Kondisi tersebut mendorong rotasi modal menuju aset kripto alternatif.
Investor mulai mencari peluang di luar Bitcoin.
Situasi ini membuka ruang pergerakan baru bagi altcoin.
“Baca Juga: BTC, ETH, dan SOL Jadi Fokus Trader di Akhir Pekan“
Struktur Pasar Tunjukkan Potensi Ekspansi Altcoin
Struktur pasar kripto memperlihatkan tanda persiapan fase ekspansi altcoin.
Beberapa aset mulai bergerak lebih stabil dibandingkan Bitcoin.
Selain itu, tekanan jual di pasar utama mulai berkurang.
Ethereum muncul sebagai penggerak utama sentimen pasar altcoin.
Pergerakan Ethereum memberi arah bagi aset kripto lain.
Karena itu, pelaku pasar terus memantau pergerakan Ethereum.
Ethereum Tahan Tekanan di Tengah Pelemahan Bitcoin
Ethereum menunjukkan ketahanan terhadap pergerakan Bitcoin.
Aset ini mencatat performa relatif stabil di tengah volatilitas pasar luas.
Per 18 Januari, pasangan ETH/BTC berada di level 0,03484.
Nilai tersebut bertahan di atas level terendah tahun 2025.
Ethereum juga mampu menjaga area support penting.
Kondisi ini menunjukkan kekuatan relatif Ethereum terhadap Bitcoin.
Selain itu, Ethereum terus menguji garis tren turun jangka panjang.
Garis tren tersebut terbentuk sejak tahun 2017.
Pergerakan ini memicu spekulasi perubahan arah pasar.
Indikator MACD mulai menunjukkan sinyal awal penguatan.
Sinyal ini membuka peluang momentum positif bagi Ethereum.
Kapitalisasi Altcoin Bentuk Pola Segitiga Menaik
Kapitalisasi pasar kripto tanpa Bitcoin tetap stabil di kisaran 1,29 triliun dolar.
Data ini dikenal sebagai indikator Total 2.
Grafik mingguan menunjukkan pola segitiga menaik yang jelas.
Pola ini mencerminkan tekanan akumulasi yang konsisten.
Minat beli perlahan meningkat di pasar altcoin.
Kondisi tersebut sering mendahului pergerakan harga lanjutan.
Namun, pasar tetap menghadapi risiko koreksi jangka pendek.
Kegagalan menjaga garis support bisa memicu tekanan jual.
Karena itu, investor tetap perlu mencermati pergerakan harga.
Makna Penurunan Altcoin Season Index ke Level 35
Altcoin Season Index di angka 35 menunjukkan fase transisi pasar.
Bitcoin masih mengungguli sebagian besar aset kripto.
Namun, sejumlah altcoin mulai menarik perhatian investor.
Pada periode sebelumnya, level indeks serupa sering muncul sebelum reli selektif.
Reli tersebut biasanya dimulai dari beberapa altcoin tertentu.
Setelah itu, partisipasi pasar cenderung meluas secara bertahap.
Kondisi ini memberi sinyal awal perubahan fokus pasar.
Investor mulai membagi modal ke berbagai aset kripto.
Altcoin Tertentu Mulai Catat Kenaikan Tajam
Seiring pergeseran fokus pasar, beberapa altcoin mencatat lonjakan besar.
Aset berbasis privasi menunjukkan performa paling menonjol.
Monero mencatat kenaikan lebih dari 85 persen.
Chiliz juga melonjak lebih dari 84 persen dalam periode yang sama.
MYX mencatat penguatan di atas 82 persen.
Kenaikan ini menandakan meningkatnya minat spekulatif.
Selain itu, Dash dan Zcash juga mencatat kenaikan signifikan.
Bitcoin Cash turut mencatat pertumbuhan yang lebih moderat.
Pola ini menunjukkan rotasi modal yang lebih selektif.
Ethereum Menguat: Menjadi Penentu Arah Selanjutnya
Melemahnya dominasi Bitcoin membuka peluang kepemimpinan altcoin.
Ethereum memegang peran kunci dalam fase ini.
Stabilitas Ethereum terhadap Bitcoin menjadi acuan utama pasar.
Jika Ethereum mampu menjaga momentumnya, altcoin lain berpotensi mengikuti.
Namun, pasar tetap memerlukan konfirmasi lanjutan.
Volume dan konsistensi harga akan menentukan arah berikutnya.
Pada akhirnya, masa depan pasar kripto bergantung pada kekuatan altcoin.
Investor perlu memantau pergerakan Ethereum dan struktur pasar.
Disiplin dan manajemen risiko tetap menjadi kunci utama.
“Baca Juga: Perahu Listrik Tenaga Surya Jadi Solusi Teknologi Nelayan“
















