Pronoted.com – Altcoin Season melemah: Musim altcoin mengalami tekanan pada awal tahun 2026.
Laporan dari CoinEdition menunjukkan perubahan sentimen pasar kripto global.
Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Eropa kembali meningkat.
Situasi ini mendorong investor memilih aset yang dianggap lebih aman.
Pada saat yang sama, dominasi pasar kripto kembali menguat ke Bitcoin.
Altcoin pun kehilangan momentum yang sempat terbentuk sebelumnya.
“Baca Juga: Fakta Penting Film Superman DCU Karya James Gunn“
Ketegangan Perdagangan Menekan Pasar Kripto
Penurunan minat terhadap altcoin terjadi setelah pernyataan tegas dari Donald Trump.
Trump menyampaikan rencana tarif impor baru mulai 1 Februari.
Amerika Serikat akan mengenakan tarif 10 persen untuk barang Eropa.
Negara yang terdampak meliputi Denmark, Jerman, Prancis, dan Inggris.
Trump mengaitkan kebijakan tersebut dengan isu Greenland.
Ia menuntut kesepakatan tertentu dari Denmark.
Trump juga menyebut kenaikan tarif menjadi 25 persen pada 1 Juni.
Kenaikan ini berlaku jika negosiasi tidak mencapai kesepakatan.
Pernyataan ini memicu kekhawatiran pasar global.
Investor kripto pun merespons dengan sikap lebih defensif.
Eropa Menyiapkan Langkah Balasan
Para pemimpin Eropa segera merespons ancaman tarif tersebut.
Uni Eropa mempertimbangkan langkah balasan ekonomi.
Pejabat Eropa menyinggung penggunaan instrumen anti-koersi.
Instrumen ini berfungsi menghadapi tekanan perdagangan eksternal.
Kerangka hukum tersebut memberi ruang tindakan balasan.
Langkah ini berlaku jika negosiasi tidak menghasilkan solusi.
Ketidakpastian ini menambah tekanan di pasar keuangan.
Pasar kripto ikut merasakan dampaknya.
Bitcoin Kembali Menguasai Pasar
Di tengah gejolak global, investor beralih ke Bitcoin.
Aset ini kembali dianggap sebagai lindung nilai utama.
Bitcoin mencatat peningkatan dominasi pasar.
Sebaliknya, minat terhadap altcoin menurun signifikan.
Data pasar menunjukkan aliran dana menuju Bitcoin.
Altcoin kehilangan daya tarik jangka pendek.
Pergerakan Altcoin Season Index
Indeks Musim Altcoin sempat menunjukkan sinyal positif.
Pada akhir 2025, indeks melonjak di atas level 75.
Lonjakan tersebut menandakan dominasi altcoin sementara.
Periode ini muncul setelah tekanan panjang sepanjang 2025.
Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama.
Indeks kembali turun di bawah angka 50 pada Oktober.
Penurunan ini menandakan berakhirnya reli altcoin.
Pasar kembali berpihak pada Bitcoin.
Kondisi Pasar Memasuki Tahun 2026
Memasuki awal 2026, indeks sempat pulih.
Angkanya naik kembali ke atas level 50.
Namun, tekanan makro segera memukul pasar.
Indeks Altcoin Season turun ke angka 39.
Angka ini menunjukkan dominasi Bitcoin semakin kuat.
Altcoin kembali tertinggal dalam performa pasar.
Analis menilai sentimen global berperan besar.
Ketidakpastian geopolitik mengurangi minat risiko.
Dampak bagi Investor Kripto
Kondisi ini memengaruhi strategi investor.
Banyak pelaku pasar memilih aset besar dan likuid.
Bitcoin menjadi pilihan utama dalam kondisi tidak stabil.
Altcoin menghadapi tekanan jual lebih besar.
Namun, sebagian investor tetap menunggu peluang.
Mereka mengamati kemungkinan pemulihan altcoin.
Pergerakan pasar kripto masih sangat dinamis.
Sentimen global terus memengaruhi arah harga.
Kesimpulan
Altcoin Season melemah akibat tekanan global.
Ketegangan perdagangan mendorong dominasi Bitcoin.
Data indeks menunjukkan perubahan jelas di pasar.
Altcoin kehilangan momentum di awal 2026.
Investor kini menanti kejelasan ekonomi global.
Arah kebijakan internasional akan menentukan fase pasar berikutnya.
“Baca Juga: Ethereum Menguat, Altcoin Bersiap Masuki Fase Kenaikan“
















