Pronoted.com – Harga saham Nvidia Corporation (NVDA) berada di level US$214,72 per saham. Harga tersebut turun 0,98% dari penutupan sebelumnya.
Data tersebut mengacu pada harga penutupan Jumat, 21 Agustus 2026. Bursa saham Amerika Serikat belum membuka sesi reguler pada Senin, 24 Agustus.
Karena itu, harga tersebut menjadi acuan sementara untuk perdagangan hari ini. Investor kini menantikan laporan keuangan terbaru Nvidia pada 26 Agustus 2026.
“Baca Juga: Harga Saham Apple Hari Ini Turun ke $309,35“
Saham Nvidia Ditutup di US$214,72
Menurut data TradingView dan StockAnalysis.com, saham NVDA turun US$2,13. Harga sebelumnya mencapai US$216,85 per saham.
Sepanjang perdagangan Jumat, saham Nvidia sempat dibuka pada US$218,42. Saham tersebut kemudian bergerak dalam rentang US$214,50 hingga US$218,74.
Volume perdagangan mencapai 98,87 juta lembar saham. Sementara itu, kapitalisasi pasar Nvidia mencapai US$5,20 triliun.
Angka tersebut menempatkan Nvidia sebagai perusahaan dengan nilai pasar terbesar di dunia. Posisi tersebut mengungguli Microsoft dan sejumlah perusahaan semikonduktor lainnya.
Dalam periode 52 minggu, saham Nvidia bergerak antara US$164,07 hingga US$236,54. Harga terakhir masih berada di bawah level tertinggi tersebut.
Bank of America Beri Target US$350
Di tengah penurunan saham, analis Bank of America Vivek Arya mempertahankan rekomendasi Buy. Ia menetapkan target harga Nvidia sebesar US$350.
Target tersebut menawarkan potensi kenaikan sekitar 55% dari harga acuan. Arya menilai pasar belum sepenuhnya menghargai potensi bisnis Nvidia.
Nvidia kini tidak hanya mengandalkan penjualan chip untuk mengembangkan bisnisnya. Perusahaan juga memperluas dukungan terhadap kebutuhan infrastruktur pusat data AI.
Strategi tersebut mencakup lahan, pasokan energi, serta kebutuhan infrastruktur pelanggan. Menurut Arya, strategi tersebut dapat meningkatkan potensi arus kas Nvidia.
Analis Masih Optimistis terhadap NVDA
Konsensus Wall Street juga menunjukkan pandangan positif terhadap saham Nvidia. Target harga rata-rata analis berada di sekitar US$312,81.
Sementara itu, Yahoo Finance mencatat konsensus 37 analis pada awal Agustus. Sebanyak 36 analis memberikan rekomendasi Buy.
Hanya satu analis memberikan rekomendasi Hold. Tidak ada analis dalam konsensus tersebut yang memberikan rekomendasi Sell.
Analis melihat pertumbuhan bisnis AI sebagai salah satu pendorong utama kinerja Nvidia. Karena itu, laporan keuangan terbaru menjadi perhatian besar investor.
Nvidia Siapkan Laporan Keuangan 26 Agustus
Nvidia akan merilis laporan keuangan kuartalan pada 26 Agustus 2026. Pasar kini menunggu angka pendapatan dan proyeksi perusahaan.
Analis memperkirakan pendapatan kuartal kedua mencapai sekitar US$92 miliar. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 96% dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara itu, pendapatan kuartal ketiga diperkirakan mencapai US$103 miliar. Sejumlah analis juga memasang target harga rata-rata sekitar US$315.
Valuasi Nvidia turut menjadi perhatian menjelang laporan keuangan. Forward P/E Nvidia berada di sekitar 23 kali berdasarkan laporan yang menjadi acuan.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata lima tahun sebesar 42 kali. Kondisi tersebut membuat sejumlah analis menilai valuasi Nvidia masih relatif menarik.
Program Buyback Capai US$80 Miliar
Selain pertumbuhan bisnis, Nvidia juga menjalankan program pembelian kembali saham. Program tersebut memiliki nilai hingga US$80 miliar.
Program buyback telah mengurangi jumlah saham beredar perusahaan. Jumlah saham turun dari sekitar 25 miliar menjadi 24,22 miliar lembar.
Manajemen berpotensi meningkatkan pembelian kembali saham menggunakan arus kas bebas. Namun, keputusan tersebut tetap bergantung pada kondisi pasar dan kebutuhan investasi perusahaan.
Di sisi lain, investor juga memperhatikan besarnya investasi Nvidia untuk infrastruktur AI. Pasar ingin melihat apakah investasi tersebut mampu menghasilkan pertumbuhan laba berkelanjutan.
Investor Menunggu Kinerja Nvidia
Penurunan 0,98% belum mengubah optimisme sebagian besar analis terhadap Nvidia. Namun, laporan keuangan berikutnya akan menjadi penguji penting bagi ekspektasi pasar.
Investor akan memperhatikan pendapatan, laba, dan proyeksi Nvidia. Mereka juga akan mencermati perkembangan permintaan chip untuk pusat data AI.
Jika hasil laporan melampaui ekspektasi, saham NVDA berpotensi mendapat sentimen positif. Sebaliknya, hasil yang mengecewakan dapat meningkatkan tekanan terhadap harga saham.
Karena itu, investor perlu mencermati laporan keuangan sebelum mengambil keputusan investasi. Pergerakan saham juga dapat berubah cepat setelah Nvidia menyampaikan hasil terbarunya.
Catatan: Data harga dalam artikel mengacu pada penutupan 21 Agustus 2026. Pergerakan berikutnya dapat berubah setelah bursa AS kembali membuka perdagangan.
“Baca Juga: 5 Teori Masuknya Islam ke Indonesia dan Proses Islamisasi“
















