Pronoted.com – Grayscale kembali menyoroti kebiasaan investor yang sering merugikan, yaitu mencoba menentukan waktu terbaik membeli atau menjual aset.
Head of Research Grayscale, Zach Pandl, membahas risiko strategi tersebut dalam analisis terbarunya.
Menurut data Grayscale, Bitcoin mencatat imbal hasil sekitar 225% dalam tiga tahun terakhir. Angka tersebut jauh melampaui kenaikan Nasdaq yang mencapai sekitar 109%.
Namun, Bitcoin mengumpulkan sebagian besar kenaikannya hanya dalam beberapa hari perdagangan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya mempertahankan eksposur dalam jangka panjang.
“Baca Juga: Metaplanet Kini Pegang 44.000 BTC Usai Beli 11.000 BTC“
Kenaikan Bitcoin Bergantung pada Beberapa Hari Terbaik
Data Grayscale menunjukkan pengaruh besar beberapa hari terbaik terhadap kinerja Bitcoin. Investor bisa kehilangan sebagian besar keuntungan jika melewatkan hari-hari tersebut.
Jika investor menghapus lima hari dengan kenaikan terbesar, imbal hasil Bitcoin turun dari 225% menjadi sekitar 95%.
Kemudian, penghapusan 10 hari terbaik membuat imbal hasil tersebut turun menjadi sekitar 27%.
Sementara itu, penghapusan 15 hari terbaik justru mengubah hasil menjadi kerugian sekitar 11%.
Pandl menyebut kurang dari 0,5% hari perdagangan menghasilkan sebagian besar kenaikan Bitcoin.
Karena itu, investor yang keluar pasar pada hari tersebut bisa kehilangan peluang keuntungan yang signifikan.
Investor juga bisa mengalami kondisi serupa ketika mereka menunda pembelian karena menunggu harga lebih rendah.
Bitcoin Memiliki Pola Berbeda dari Nasdaq
Grayscale menemukan pola yang berbeda pada Nasdaq. Kenaikan indeks saham teknologi Amerika Serikat tersebut tersebar lebih merata.
Nasdaq mencatat kenaikan sekitar 109% selama periode tiga tahun tersebut. Namun, indeks itu masih menghasilkan sekitar 21% setelah 15 hari terbaik dikeluarkan.
Perbedaan tersebut menunjukkan karakter Bitcoin yang lebih mudah mengalami perubahan harga besar.
Bitcoin dapat mencatat kenaikan tajam dalam waktu singkat. Sebaliknya, harga juga dapat mengalami penurunan besar dalam periode yang sama.
Karena itu, investor Bitcoin menghadapi risiko lebih besar ketika mereka mencoba keluar dan masuk pasar secara aktif.
Strategi Timing Sulit Dilakukan Investor
Pandl menilai investor tidak dapat memprediksi hari terbaik Bitcoin secara konsisten. Hari-hari tersebut sering muncul ketika pasar mengalami pergerakan harga yang sangat kuat.
Investor yang memilih menunggu kondisi pasar lebih jelas dapat kehilangan momentum penting. Akibatnya, mereka mungkin kehilangan bagian besar dari potensi keuntungan.
Strategi tersebut juga menimbulkan biaya peluang bagi investor. Mereka bisa kehilangan keuntungan ketika dana mereka berada di luar pasar.
Karena itu, Grayscale melihat eksposur jangka panjang sebagai pendekatan yang lebih sesuai bagi sebagian investor.
Pendekatan tersebut tetap membutuhkan pengelolaan risiko. Investor perlu menyesuaikan porsi Bitcoin dengan tujuan dan kemampuan mereka menghadapi kerugian.
Pembelian Rutin Bisa Menjadi Alternatif
Investor dapat menggunakan strategi pembelian rutin untuk menjaga eksposur terhadap Bitcoin. Strategi ini memungkinkan investor membeli aset dengan nominal tertentu secara berkala.
Pendekatan tersebut membantu investor mengurangi ketergantungan pada keputusan membeli dalam satu waktu. Namun, strategi ini tetap tidak menjamin keuntungan.
Investor juga perlu memahami kondisi pasar sebelum menentukan alokasi aset. Selain itu, mereka harus menggunakan dana yang sesuai dengan kemampuan finansial.
Bitcoin tetap memiliki volatilitas yang tinggi. Karena itu, investor perlu mempertimbangkan risiko sebelum melakukan transaksi.
Grayscale Soroti Pergerakan Harga Bitcoin
Pandangan terbaru Pandl juga berkaitan dengan analisis Grayscale sebelumnya. Ia sempat memperkirakan Bitcoin telah mencapai titik terendah siklus pada 30 Juni.
Saat itu, Bitcoin berada di sekitar US$58.000. Namun, harga Bitcoin pada pertengahan September masih sekitar 39% di bawah rekor tertinggi.
Rekor tersebut berada di sekitar US$126.000. Perbedaan harga tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin masih menghadapi pergerakan yang sangat dinamis.
Meski demikian, investor tidak boleh menjadikan kinerja masa lalu sebagai jaminan keuntungan masa depan.
Investor Perlu Memahami Risiko Bitcoin
Data Grayscale menunjukkan tantangan besar dalam menentukan waktu terbaik membeli atau menjual Bitcoin.
Beberapa hari dengan kenaikan terbesar dapat memberikan pengaruh besar terhadap hasil investasi jangka panjang.
Karena itu, investor perlu mempertimbangkan strategi yang sesuai dengan tujuan dan profil risikonya.
Selain itu, investor harus melakukan riset mandiri sebelum membeli aset kripto. Mereka juga perlu memahami bahwa Bitcoin dapat mengalami perubahan harga secara drastis.
Pada akhirnya, tidak ada strategi yang menjamin keuntungan dalam investasi Bitcoin. Pengelolaan risiko tetap menjadi bagian penting dalam setiap keputusan investasi.
















