Pronoted.com – Harga emas perhiasan 24 karat hari ini, Minggu, 11 Oktober 2026, mencapai Rp2.140.000 per gram. Kadar ini memiliki harga tertinggi dalam daftar karena kandungan emas murninya mencapai sekitar 99,9 persen.
Selain perhiasan dan emas batangan, masyarakat kini memiliki pilihan lain untuk mengakses investasi berbasis emas. Perkembangan teknologi blockchain menghadirkan aset kripto berbasis emas, seperti Pax Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT).
Meski demikian, emas fisik dan aset kripto berbasis emas memiliki karakteristik berbeda. Karena itu, calon investor perlu memahami harga, biaya, serta risiko setiap instrumen sebelum mengambil keputusan.
“Baca Juga: Harga Saham Microsoft Turun 1,35%, Cek Level Terbaru“
Tabel Harga Emas Perhiasan Berdasarkan Karat Hari Ini
Harga emas perhiasan berbeda menurut kadar kemurnian emas dalam setiap gramnya. Semakin tinggi kadar emas, semakin besar pula harga per gramnya dalam daftar berikut.
| Karatase | Harga per Gram |
|---|---|
| Emas 24 Karat (24K) | Rp2.140.000 |
| Emas 23 Karat (23K) | Rp1.948.000 |
| Emas 22 Karat (22K) | Rp1.865.000 |
| Emas 21 Karat (21K) | Rp1.782.000 |
| Emas 20 Karat (20K) | Rp1.696.000 |
| Emas 19 Karat (19K) | Rp1.610.000 |
| Emas 18 Karat (18K) | Rp1.523.000 |
| Emas 17 Karat (17K) | Rp1.437.000 |
| Emas 16 Karat (16K) | Rp1.351.000 |
| Emas 15 Karat (15K) | Rp1.266.000 |
| Emas 14 Karat (14K) | Rp1.181.000 |
| Emas 13 Karat (13K) | Rp1.097.000 |
| Emas 12 Karat (12K) | Rp1.010.000 |
| Emas 11 Karat (11K) | Rp924.000 |
| Emas 10 Karat (10K) | Rp840.000 |
| Emas 9 Karat (9K) | Rp753.000 |
Data tersebut mengacu pada Laku Emas yang Bisnis.com muat pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 09.01 WIB. Data itu menjadi acuan terbaru yang tersedia saat artikel ini disusun pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Emas 24 karat memiliki kemurnian sekitar 99,9 persen. Namun, sifatnya lebih lunak daripada emas dengan kadar lebih rendah. Oleh karena itu, perhiasan 24 karat kurang cocok untuk pemakaian harian yang rentan terhadap benturan.
Berdasarkan data tersebut, harga emas 24 karat unggul Rp192.000 per gram dibandingkan emas 23 karat. Selain itu, harganya naik Rp5.000 atau sekitar 0,23 persen dibandingkan data 9 Oktober 2026.
Estimasi Harga Cincin, Kalung, Gelang, dan Liontin 24 Karat
Berat perhiasan turut menentukan biaya pembelian emas. Berikut perkiraan harga bahan emas 24 karat berdasarkan beberapa jenis perhiasan dan beratnya.
| Jenis Perhiasan | Berat | Estimasi Harga Bahan |
|---|---|---|
| Liontin | 1,5 gram | Rp3.210.000 |
| Cincin | 3 gram | Rp6.420.000 |
| Kalung | 7 gram | Rp14.980.000 |
| Gelang | 12 gram | Rp25.680.000 |
Tabel tersebut hanya menghitung nilai bahan emas berdasarkan harga Rp2.140.000 per gram. Karena itu, pembeli perlu menyiapkan anggaran tambahan untuk ongkos pembuatan.
Setiap toko dapat menetapkan ongkos pembuatan yang berbeda. Model, tingkat kerumitan, dan desain perhiasan biasanya memengaruhi biaya tersebut.
Selain itu, pembeli sebaiknya memeriksa kadar emas serta berat bersih sebelum melakukan transaksi. Langkah ini membantu pembeli memperkirakan biaya sekaligus membandingkan penawaran dari beberapa toko.
Faktor yang Memengaruhi Harga Jual Kembali Emas 24 Karat
Harga jual kembali emas tidak selalu sama dengan harga saat pembelian. Beberapa faktor berikut dapat memengaruhi nilai yang ditawarkan toko.
- Kadar dan berat emas: Toko biasanya memeriksa kadar serta menimbang ulang perhiasan sebelum menentukan harga.
- Kondisi fisik: Penyok, kerusakan, atau bagian yang hilang dapat memengaruhi penilaian toko.
- Nota pembelian: Nota membantu pembeli menunjukkan riwayat transaksi dan informasi pembelian.
- Harga emas dunia: Pergerakan harga global dapat memengaruhi nilai emas di pasar domestik.
- Kurs rupiah: Perubahan nilai tukar turut memengaruhi harga emas yang berkaitan dengan pasar internasional.
Karena itu, pemilik emas sebaiknya membandingkan penawaran dari beberapa toko sebelum menjual perhiasannya. Pemilik juga perlu menanyakan potongan atau biaya yang berlaku agar dapat menghitung hasil penjualan dengan lebih tepat.
Alternatif Investasi Emas melalui Aset Kripto
Selain membeli emas fisik, masyarakat dapat mempelajari aset kripto berbasis emas, seperti Pax Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT). Kedua aset tersebut menawarkan pendekatan berbeda untuk memperoleh eksposur terhadap harga emas.
Namun, investor perlu memahami mekanisme setiap aset sebelum membeli. Mereka juga perlu memeriksa ketentuan penebusan, biaya transaksi, likuiditas, dan risiko platform.
Harga emas fisik dan aset kripto berbasis emas tidak selalu memiliki biaya transaksi yang sama. Oleh sebab itu, investor perlu membandingkan karakteristik keduanya sesuai tujuan dan toleransi risiko masing-masing.
Catatan: Harga emas dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan kebijakan masing-masing penjual. Gunakan data terbaru dari toko atau penyedia terkait sebelum melakukan transaksi.
Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan memberikan informasi dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Setiap instrumen memiliki risiko tersendiri. Lakukan riset mandiri dan sesuaikan keputusan dengan kondisi keuangan Anda.
“Baca Juga: Prediksi Liverpool vs Man City: H2H dan Skor Akhir“
















