Pronoted.com – Bitcoin mencoba mendapatkan momentum kenaikan setelah penurunan terbaru. Harga BTC berada di sekitar Rp 1.458.549.856 dengan kenaikan tipis 0,41%. Pergerakan ini terjadi saat investor menunjukkan sikap lebih hati-hati. Sentimen melemah, namun struktur harga menunjukkan konsolidasi. Kondisi ini memberi sinyal bahwa pasar belum melihat pembalikan besar.
“Baca Juga: Panduan Menilai Crypto Terbaik Tanpa Terjebak Hype“
Investor Menunjukkan Sikap Skeptis
Pasar menunjukkan tanda melemahnya momentum karena Perubahan Cap Terealisasi turun menjadi 1,4%. Angka ini turun sekitar 28,1% dari posisi sebelumnya. Penurunan ini menunjukkan arus masuk dana yang lebih lemah dan permintaan yang mereda. Investor memilih menunggu daripada langsung membeli.
Penurunan ini juga menunjukkan bahwa koreksi harga tidak datang dari kepanikan besar. Pembeli hanya menunjukkan urgensi yang lebih kecil. Secara historis, kondisi seperti ini biasanya muncul sebelum fase akumulasi baru. Selama permintaan tetap stabil, Bitcoin berpeluang mempertahankan struktur harga.
Pemegang Jangka Pendek Menambah Aktivitas
Rasio pasokan pemegang jangka pendek terhadap pemegang jangka panjang naik hingga 18,5%. Rasio ini menembus batas atas dan menunjukkan peningkatan aktivitas spekulatif. Pemegang jangka pendek masuk lebih cepat dan menambah likuiditas.
Kondisi ini meningkatkan volatilitas dalam waktu singkat. Harga sering bergerak cepat ketika spekulasi naik. Pasar biasanya tetap bergerak dalam kisaran tertentu pada fase seperti ini. Namun pasar tidak menunjukkan arah kuat karena dominasi pedagang jangka pendek meningkat.
Harga Bitcoin Bergerak dalam Kisaran Ketat
BTC bergerak di sekitar $87.236 dan bertahan di atas dukungan penting $86.822. Harga beberapa kali mencoba naik namun tetap berada di bawah resistensi $89.800. Pergerakan ini memperkuat pandangan bahwa harga bergerak dalam kisaran konsolidasi.
Dengan permintaan yang lebih lemah dan aktivitas jangka pendek yang meningkat, Bitcoin kemungkinan tetap berada di bawah resistensi tersebut. Tekanan beli yang lebih kuat harus muncul untuk menembusnya. Outlook jangka pendek terlihat bearish-netral karena pasar tetap stabil di atas $85.000.
Potensi Kenaikan Masih Terbuka
Harga Bitcoin dapat naik jika kondisi pasar membaik dalam waktu dekat. Jika BTC berhasil melewati resistensi $89.800, harga berpeluang menuju $91.521. Jika tekanan beli terus meningkat, BTC bisa menguji resistensi lebih tinggi di area $95.000.
Pergerakan tersebut dapat membatalkan pola konsolidasi dan menegaskan momentum bullish baru. Namun harga tetap bergerak hati-hati selama permintaan masih lemah.
Bitcoin: Pasar Memilih Konsolidasi
Pergerakan Bitcoin saat ini menunjukkan fase konsolidasi yang kuat. Investor melihat banyak tanda berhati-hati dalam data on-chain. Aktivitas spekulatif meningkat, namun permintaan jangka panjang belum pulih.
Pasar berpotensi bergerak naik jika volume beli meningkat. Namun kondisi saat ini lebih mendukung fase observasi daripada fase akumulasi besar.
“Baca Juga: Teknologi Hijau dan Tantangan Kedaulatan Energi Indonesia“
















