Pronoted.com – Bitcoin Menguat: Sejak awal 2025, Bitcoin menunjukkan ketahanan harga yang kuat.
Harga Bitcoin mampu bertahan di atas level 80.000 dolar AS pada setiap penutupan bulanan.
Stabilitas ini menjadi penopang utama pergerakan harga Bitcoin sepanjang tahun berjalan.
Namun, laporan pasar terbaru menunjukkan sinyal perubahan tren.
Volume perdagangan dari pasar Amerika Serikat terus memicu tekanan jual.
Pada saat yang sama, pemegang jangka panjang mulai mengurangi aktivitas distribusi aset.
Kondisi tersebut menciptakan fase konsolidasi yang penuh kehati-hatian.
Investor kini memantau keseimbangan antara tekanan jual dan akumulasi baru.
“Baca Juga: Film Anaconda Reboot 2025 Hadirkan Teror dan Humor di Amazon“
Indeks Premium Coinbase Memperlihatkan Tekanan Pasar AS
Data dari CryptoQuant menunjukkan Indeks Premium Coinbase berada di level -0,14 pada 30 Desember.
Angka ini menjadi posisi terlemah sejak Februari 2025.
Indeks tersebut bertahan di zona merah selama 16 hari berturut-turut.
Situasi ini sejalan dengan kegagalan Bitcoin menutup pekan di atas 90.000 dolar AS.
Analis melihat kondisi ini sebagai tanda lemahnya permintaan dari pasar AS.
Tekanan jual dari wilayah tersebut belum menunjukkan pembalikan arah yang jelas.
Menurut analis pasar Johnny, ketidakpastian ini menurunkan keyakinan terbentuknya dasar harga.
Investor jangka pendek cenderung menahan diri sambil menunggu sinyal baru.
Aliran Keluar ETF Bitcoin Mulai Melambat
Data ETF memberikan gambaran yang lebih berimbang.
Spot Bitcoin ETF mencatat aliran keluar selama dua bulan berturut-turut.
Namun, skala penarikan terus menurun sejak November 2025.
Analis mencatat pola serupa pada Februari dan awal Maret 2025.
Penurunan tekanan jual ini memberi ruang bagi stabilisasi harga.
Kondisi tersebut membuka peluang pemulihan secara bertahap.
Bitcoin masih berpotensi turun sesekali di bawah 80.000 dolar AS.
Namun, tekanan jual yang melemah memberi harapan rebound jangka menengah.
Pemegang Jangka Panjang Kembali Mengakumulasi Bitcoin
Data on-chain menunjukkan perubahan perilaku penting.
Pemegang jangka panjang Bitcoin kini beralih dari distribusi menuju akumulasi.
Sekitar 10.700 Bitcoin berpindah ke kategori pemegangan jangka panjang pada akhir Desember.
Pendiri CryptoQuant, Ki Young Ju, menyoroti perubahan ini.
Ia menegaskan bahwa pemegang jangka panjang telah menghentikan penjualan agresif.
Langkah ini memberi penyeimbang terhadap tekanan jual dari pasar AS.
Akumulasi ini sering muncul pada fase konsolidasi lanjutan.
Investor besar biasanya bersiap menghadapi pergerakan harga berikutnya.
Prospek Bitcoin Masih Fluktuatif pada 2025
Berbagai faktor terus memengaruhi pergerakan Bitcoin sepanjang 2025.
Tekanan jual dari AS masih membayangi pasar global.
Namun, akumulasi pemegang jangka panjang memberi sinyal dukungan struktural.
Pasar kemungkinan menghadapi volatilitas lanjutan dalam jangka pendek.
Meski begitu, indikator on-chain membuka peluang pemulihan bertahap.
Investor perlu mencermati perubahan sentimen dan volume perdagangan.
Dengan kondisi ini, Bitcoin masih berada dalam fase penentuan arah.
Pasar menunggu keseimbangan baru sebelum memasuki tren berikutnya.
“Baca Juga: Film Anaconda Reboot 2025 Hadirkan Teror dan Humor di Amazon“
















