Pronoted.com – Harga Ripple XRP Anjlok: Harga Ripple (XRP) mengalami penurunan tajam pada 26 Januari.
Penurunan ini menghapus seluruh kenaikan yang terbentuk sepanjang Januari.
Harga XRP turun hingga $1,88 dan sempat menyentuh $1,81.
Kondisi tersebut mengejutkan pelaku pasar yang sebelumnya optimistis terhadap pemulihan harga.
Saat ini, XRP diperdagangkan di kisaran Rp 32.067 dengan penurunan 1,12 persen.
Kapitalisasi pasar mencapai Rp 1.910 triliun.
Volume perdagangan tercatat Rp 35,59 triliun.
Suplai beredar berada di angka 60,85 miliar XRP.
“Baca Juga: Emas Tembus US$5.100, Ethereum Masih Tertahan“
Analisis Teknikal Menekan Optimisme Pasar
Kenaikan harga XRP di awal bulan tidak mendapat dukungan indikator yang kuat.
Indikator RSI menunjukkan momentum yang lemah.
Sementara itu, MACD belum memberikan sinyal penguatan.
Akibatnya, banyak trader meragukan kelanjutan tren pemulihan.
Fokus pasar kini tertuju pada level support $1,88.
Level ini menjadi area penting untuk menjaga stabilitas harga.
Jika harga gagal bertahan, XRP berpotensi menguji support berikutnya di $1,73.
Penembusan level tersebut dapat mempercepat tekanan jual.
Selain itu, volatilitas berpotensi meningkat dalam jangka pendek.
Level Support Menjadi Penentu Arah Harga
Pergerakan harga XRP saat ini berada di fase krusial.
Pasar menunggu reaksi kuat di area support utama.
Banyak trader memilih bersikap hati-hati sambil menunggu konfirmasi arah.
Jika pembeli mampu mempertahankan harga, peluang pemulihan tetap terbuka.
Namun, kegagalan bertahan dapat memicu penurunan lanjutan.
Karena itu, level teknikal menjadi perhatian utama dalam beberapa hari ke depan.
Institusi Tetap Masuk Saat Harga Turun
Meski harga melemah, minat institusi masih terlihat kuat.
Manajer aset Bitwise mencatat inflow $3,43 juta ke produk berbasis XRP.
Total inflow hingga 23 Januari melampaui $1,36 miliar.
Data tersebut menunjukkan kepercayaan institusi belum hilang.
Banyak investor besar memanfaatkan koreksi harga untuk masuk pasar.
Namun, aliran dana ini belum mampu menahan tekanan jual.
Aktivitas Whale Meningkat di Bawah $2
Selain institusi, aktivitas whale juga meningkat saat harga turun.
Data dari CryptoQuant menunjukkan akumulasi besar di level $1,88.
Whale mulai membeli XRP dengan intensitas lebih tinggi.
Namun, pembelian tersebut belum cukup menstabilkan harga.
Tekanan jual dari pasar ritel masih mendominasi.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan tentang daya tahan support saat ini.
CEO Ripple Tetap Optimistis Soal Masa Depan XRP
CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyampaikan pandangan optimistis.
Ia berbicara dalam forum World Economic Forum.
Ia meyakini XRP akan mencetak harga tertinggi baru.
Menurutnya, adopsi global terus meningkat.
Selain itu, kejelasan regulasi mulai membaik di beberapa wilayah.
Namun, harga saat ini belum mencerminkan optimisme tersebut.
Harga Ripple XRP Anjlok: Berada di Titik Penentuan
Pasar kripto masih bergerak dalam ketidakpastian tinggi.
XRP kini berada di persimpangan arah yang penting.
Level support saat ini akan menentukan langkah berikutnya.
Investor perlu meningkatkan kewaspadaan dalam mengambil keputusan.
Analisis mendalam tetap menjadi kunci di tengah volatilitas.
Respons institusi dan whale akan memengaruhi pergerakan selanjutnya.
Dengan dinamika pasar yang cepat, disiplin manajemen risiko menjadi sangat penting.
“Baca Juga: Teknologi OceanX-BRIN Ungkap Paus Baru di Laut Indonesia“
















