Pronoted.com – Pasokan XRP Anjlok: Data on-chain terbaru menunjukkan tekanan kuat pada pasokan XRP. Banyak investor baru membeli XRP pada harga tinggi. Karena itu, porsi pasokan XRP di pasar kini turun ke level terendah sejak November 2024. Kondisi ini menandai tekanan besar pada struktur pasar XRP.
Investor XRP Hadapi Penurunan Nilai Portofolio
Glassnode melaporkan bahwa hanya 58,5% pasokan XRP yang berada dalam kondisi untung. Angka ini turun tajam dari awal tahun. Harga XRP kini berada di sekitar $2,17. Nilai itu hampir empat kali lipat dari harga November 2024 yang mencapai $0,53. Meski begitu, banyak investor tetap rugi.
Glassnode menambahkan bahwa 41,5% pasokan XRP berada dalam kondisi rugi. Nilai itu setara dengan sekitar 26,5 miliar XRP. Data ini menunjukkan bahwa banyak investor membeli XRP di puncak harga. Karena itu, mereka kini menahan kerugian yang cukup berat.
Seorang analis pasar menyatakan bahwa banyak investor membeli XRP di atas $3. Investor itu berharap reli berlanjut. Namun, harga kini turun dari puncak $3,66 pada Juli. Penurunan sekitar 40% ini memukul portofolio investor dengan keras.
“Baca Juga: Harga Bitcoin Anjlok, Analis Ungkap Sinyal Tren Bearish“
Harapan Baru dari Rencana Peluncuran ETF XRP
Meskipun tekanan pasar terus muncul, beberapa kabar positif tetap menarik perhatian. Beberapa manajer aset besar menyiapkan ETF XRP. Franklin Templeton, Bitwise, 21Shares, dan CoinShares masuk dalam daftar tersebut.
ETF dapat meningkatkan minat investor institusi. Selain itu, ETF dapat menambah likuiditas di pasar XRP. Karena itu, beberapa pihak melihat potensi pemulihan harga dalam beberapa bulan mendatang.
Namun, investor tetap perlu memahami risiko. Pasar kripto bergerak sangat cepat. Selain itu, sentimen global dapat memicu volatilitas tinggi. Karena itu, investor harus mengelola risiko secara bijak.
Investor Bitcoin Ikut Tertekan di Tengah Penurunan Pasar
Tekanan pasar tidak hanya menimpa XRP. Data dari analis menunjukkan bahwa sekitar 93% investor jangka pendek Bitcoin berada dalam kondisi rugi. Harga Bitcoin turun ke bawah $90.000 pada Selasa pagi. Penurunan ini memukul pasar kripto secara luas.
Total kapitalisasi pasar kripto kini berada di sekitar $3,08 triliun. Nilai ini turun lebih dari $1,2 triliun dalam sekitar 30 hari. Indeks Fear & Greed jatuh ke angka 11. Nilai ini menandakan kondisi “ketakutan ekstrem”. Karena itu, sentimen pasar bergerak sangat negatif.
Aset besar lain seperti Ethereum, BNB, Solana, dan Cardano juga mengalami penurunan tajam. Likuidasi berantai menambah tekanan jual. Karena itu, banyak aset mencatat penurunan yang cukup dalam.
BlackRock ikut memicu kekhawatiran pasar. Perusahaan itu memindahkan lebih dari $650 juta Bitcoin dan Ethereum ke Coinbase Prime. Investor menilai aksi itu sebagai sinyal penjualan besar. Karena itu, tekanan jual semakin kuat.
Dampak ETF XRP bagi Pasar
ETF XRP dapat memberi dorongan kuat pada likuiditas. Selain itu, ETF dapat menarik investor institusi dalam jumlah besar. Investor itu biasanya lebih stabil. Karena itu, prospek jangka panjang dapat terlihat lebih kuat.
Namun, investor perlu memahami risiko jangka pendek. Pasar kripto sering bergerak tanpa pola jelas. Karena itu, investor harus melakukan riset sebelum masuk ke pasar.
Pasokan XRP Anjlok: Cara Menghadapi Volatilitas Pasar Kripto
Investor dapat menghadapi volatilitas dengan beberapa cara. Investor perlu memantau berita pasar. Selain itu, investor perlu memahami tren global. Investor juga harus memakai dana dingin agar lebih aman. Karena itu, investor dapat menjaga kestabilan portofolio.
Investor juga dapat membaca panduan edukasi kripto untuk memahami pasar lebih dalam. Dengan cara itu, investor dapat mengambil keputusan yang lebih bijak.
“Baca Juga: Honor of Kings KPL 2025 Pecahkan Rekor Dunia Esports“
















