pronoted.com – Pasar altcoin saat ini menghadapi tekanan jual yang sangat kuat. Data terbaru dari CryptoQuant menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan bagi aset kripto selain Bitcoin dan Ethereum.
Data tersebut mencatat altcoin mengalami penjualan bersih selama 15 bulan berturut-turut di bursa spot. Selain itu, selisih antara volume beli dan jual altcoin mencatat angka paling negatif sejak data mulai tersedia pada 2020.
Kondisi ini menunjukkan bahwa banyak investor masih memilih menjual aset altcoin mereka. Sementara itu, minat beli belum mampu mengimbangi tekanan dari para penjual.
“Baca Juga: Panduan Hirara Mobile Legends: Skill dan Gameplay“
Tekanan Jual Altcoin Berlangsung Selama 15 Bulan
Analis kripto @IT_Tech_PL membagikan data CryptoQuant yang menggambarkan kondisi pasar altcoin terbaru. Ia menjelaskan bahwa situasi ini bukan hanya koreksi singkat.
Menurutnya, pasar altcoin mengalami tekanan jual secara konsisten selama 15 bulan terakhir. Selisih volume beli dan jual juga terus bergerak ke area negatif.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap altcoin masih melemah. Selain itu, banyak pelaku pasar memilih mengurangi kepemilikan mereka.
Namun, tekanan jual ini tidak hanya terjadi pada beberapa aset tertentu. Hampir seluruh pasar altcoin mengalami dampak dari kondisi tersebut.
Data CryptoQuant Tunjukkan Permintaan Altcoin Melemah
CryptoQuant menggunakan data perdagangan bursa spot untuk melihat aktivitas jual beli pasar. Dari data tersebut, altcoin di luar Bitcoin dan Ethereum mencatat tekanan negatif yang besar.
Sebelumnya, indikator ini sempat bergerak mendekati zona netral pada awal tahun. Akan tetapi, tekanan jual kembali muncul dan membawa angka tersebut turun lebih dalam.
Karena itu, pasar melihat kondisi ini sebagai tanda bahwa investor masih berhati-hati. Banyak investor belum menunjukkan minat besar untuk kembali membeli altcoin.
Selain itu, kondisi pasar global juga memengaruhi keputusan investor. Ketidakpastian membuat sebagian pelaku pasar memilih aset yang dianggap lebih aman.
Altcoin Belum Mendapatkan Dukungan Pembeli Kuat
Tekanan jual selama 15 bulan menunjukkan perubahan besar dalam perilaku pasar. Investor kini lebih selektif dalam memilih aset kripto.
Berbeda dengan periode sebelumnya, banyak altcoin belum mendapatkan dorongan beli yang kuat. Akibatnya, harga sejumlah aset mengalami kesulitan untuk membangun tren kenaikan.
Namun, kondisi ini tidak selalu berarti pasar altcoin akan terus melemah. Jika permintaan kembali meningkat, pasar masih memiliki peluang untuk pulih.
Selain itu, investor tetap memperhatikan perkembangan proyek, sentimen pasar, dan pergerakan harga sebelum mengambil keputusan.
Tekanan Altcoin Terus Naik: Menunggu Perubahan Sentimen Investor
Saat ini, pasar altcoin berada dalam fase penuh tekanan. Data terbaru menunjukkan dominasi penjual masih lebih besar dibandingkan pembeli.
Meski begitu, perubahan sentimen dapat mengubah kondisi pasar dengan cepat. Peningkatan aktivitas beli dapat membantu altcoin keluar dari tekanan panjang.
Oleh karena itu, pelaku pasar terus memantau data perdagangan dan perkembangan pasar. Perubahan kecil pada permintaan dapat menjadi tanda awal pemulihan altcoin.
Untuk saat ini, altcoin masih menghadapi tantangan besar. Tekanan jual selama 15 bulan menjadi salah satu periode terberat sejak pencatatan data pada 2020.
“Baca Juga: Panduan Hirara Mobile Legends: Skill dan Gameplay“
















