Pronoted.com – Seorang analis kripto menyoroti lima altcoin yang menarik untuk dicermati menjelang potensi kenaikan pasar berikutnya. Kelima aset tersebut meliputi Bittensor (TAO), Sui (SUI), Plume (PLUME), Ondo (ONDO), dan Optimism (OP).
Menurut rangkuman Coinpedia pada Minggu (25/10/2026), TAO, SUI, dan PLUME menempati posisi teratas dalam daftar tersebut. Ketiganya mewakili sektor kecerdasan buatan (AI), ekonomi agen AI, dan tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA).
Meski demikian, investor perlu memahami bahwa analisis ini menggambarkan peluang, bukan kepastian kenaikan harga.
“Baca Juga: Harga Perak Murni 1 Gram Hari Ini, 26 Oktober 2026“
Bitcoin Menunjukkan Sinyal Pemulihan
Analis tersebut menilai Bitcoin (BTC) kemungkinan telah membentuk titik terendah siklusnya. Ia merujuk pada kenaikan BTC dari US$58.000 menuju US$88.000 sebelum memasuki konsolidasi di kisaran US$80.000–US$83.000.
Selain itu, ia melihat pola bullish divergence pada grafik mingguan. Pola ini muncul ketika indikator momentum menunjukkan penguatan meskipun pergerakan harga belum mencerminkan kenaikan serupa.
Menurut analis tersebut, pola itu mengingatkannya pada pergerakan pasar pada 2022. Karena itu, ia menilai altcoin dengan fundamental kuat berpeluang menarik perhatian investor ketika sentimen pasar membaik.
Namun, pergerakan harga Bitcoin belum menjamin dimulainya bull run altcoin. Investor tetap perlu mempertimbangkan kondisi pasar dan risiko penurunan harga.
1. Bittensor (TAO): Menggabungkan AI dan Kripto
Bittensor menjadi pilihan analis untuk sektor kecerdasan buatan dan kripto. Ia menyoroti perkembangan ekosistem serta pendapatan subnet dalam jaringan tersebut.
Selain itu, TAO telah bergerak mendatar selama sekitar dua hingga tiga tahun menurut analisis yang dikutip. Analis juga menilai token ini mampu mempertahankan nilainya terhadap Bitcoin selama pasar bearish pada 2025.
Ia memperkirakan sebagian dana berpotensi berpindah dari NEAR menuju TAO. Meski begitu, perpindahan modal tersebut masih berupa perkiraan.
Data CoinGecko yang disebut dalam laporan menunjukkan TAO diperdagangkan sekitar US$251. Kapitalisasi pasarnya mencapai sekitar US$2,85 miliar, sedangkan harganya melemah sekitar 7,7% dalam sepekan.
2. Sui (SUI): Potensi Jaringan untuk Agen AI
Analis menempatkan SUI sebagai salah satu jaringan yang berpotensi mendukung aktivitas pembayaran agen AI. Namun, tekanan harga dan jadwal pelepasan token masih menjadi perhatian pasar.
Ia menilai kekhawatiran mengenai token unlock mungkin terlalu besar. Menurutnya, investor awal dapat mengantisipasi pelepasan token melalui strategi lindung nilai.
Crypto Daily mencatat pelepasan sekitar 23,38 juta SUI pada 3 Oktober, setara dengan 0,2% dari total suplai. Sementara itu, laporan CoinGecko menunjukkan SUI berada di kisaran US$0,91 dengan penurunan sekitar 10% dalam tujuh hari.
Analis juga menyoroti pola bullish divergence pada grafik mingguan SUI. Indikator RSI dan MACD mulai menunjukkan tanda pemulihan, tetapi sinyal tersebut belum menjamin pembalikan tren.
3. Plume (PLUME): Fokus pada Tokenisasi Aset Dunia Nyata
Plume menarik perhatian analis karena bergerak di sektor RWA. Teknologi ini memungkinkan aset dunia nyata, seperti instrumen keuangan, direpresentasikan dalam bentuk token digital.
Menurut analisis tersebut, PLUME menjadi satu-satunya aset dalam daftar yang telah keluar dari rentang harga sejak November tahun sebelumnya. Analis juga melihat sinyal bullish divergence pada indikator MACD.
Kombinasi tersebut membuat PLUME menarik untuk dipantau. Namun, investor tetap perlu memeriksa perkembangan proyek, penggunaan jaringan, likuiditas, dan risiko harga.
4. Ondo (ONDO): Alternatif di Sektor RWA
Ondo melengkapi daftar sebagai alternatif investasi dalam sektor tokenisasi aset dunia nyata. Narasi RWA menarik perhatian karena menghubungkan aset tradisional dengan teknologi blockchain.
Meski demikian, laporan yang dirangkum Coinpedia tidak menyertakan data grafik pendukung ONDO secara terperinci. Oleh sebab itu, investor perlu mencari informasi tambahan sebelum menilai potensi pergerakan harganya.
5. Optimism (OP): Peluang dari Ekosistem Ethereum
Optimism masuk dalam daftar karena perannya dalam ekosistem Ethereum. Analis menilai sentimen pasar terhadap Ethereum masih banyak mengikuti pergerakan harga, meskipun perkembangan jaringannya terus berlanjut.
Ia juga menyoroti pergerakan ETH yang menurut analisisnya telah berada dalam rentang US$2.000–US$4.500 selama sekitar lima tahun. Penembusan dari rentang tersebut berpotensi memengaruhi sentimen terhadap proyek-proyek dalam ekosistem Ethereum.
Namun, peluang Optimism tetap bergantung pada perkembangan ekosistem, penggunaan jaringan, persaingan, dan kondisi pasar kripto secara keseluruhan.
Altcoin yang Dihindari dan Risiko Investasi
Selain lima aset tersebut, analis memilih menghindari NEAR, Venice, dan Zcash (ZEC). Ia menilai ketiganya telah menjadi pilihan populer di kalangan pelaku pasar sehingga ruang kenaikan jangka pendek mungkin lebih terbatas.
Namun, pandangan tersebut tetap merupakan opini analis. Setiap aset memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda, sehingga investor sebaiknya tidak hanya mengandalkan popularitas atau pola grafik.
Kesimpulan: TAO, SUI, PLUME, ONDO, dan OP menawarkan paparan terhadap beberapa sektor kripto yang berbeda. Meski demikian, investor perlu melakukan riset mandiri, memeriksa fundamental proyek, serta mempertimbangkan volatilitas sebelum mengambil keputusan.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan memberikan informasi, bukan rekomendasi investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil pada masa depan. Aset kripto memiliki risiko dan volatilitas tinggi. Gunakan dana sesuai kemampuan finansial dan lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi.
















