Pronoted.com – Harga Ethereum (ETH) menunjukkan penguatan pada 24 Agustus 2026. Berdasarkan data CoinDesk, ETH mencapai US$2.456,16 per koin.
Harga tersebut mencatat kenaikan sebesar 2,88 persen dalam 24 jam terakhir. Jika menggunakan kurs Rp17.744 per dolar AS, nilainya mencapai sekitar Rp43,58 juta.
Sementara itu, data market Pintu mencatat harga ETH sebesar Rp43.634.343 pada pukul 16.45 WIB. Harga tersebut meningkat 3,08 persen dalam periode 24 jam.
“Baca Juga: Harga Bitcoin Hari Ini 27 Agustus 2026 Tembus Rp1,3 Miliar“
Harga ETH Bergerak Naik Sepanjang Perdagangan
Pergerakan ETH menunjukkan penguatan meski pasar tetap mengalami fluktuasi. Harga ETH sempat menyentuh titik terendah sekitar Rp42.331.298.
Setelah itu, harga Ethereum terus bergerak naik secara bertahap. ETH kemudian mencapai level tertinggi sekitar Rp43.783.788.
Harga akhirnya mengalami sedikit koreksi setelah menyentuh level tersebut. Namun, tren perdagangan tetap menunjukkan penguatan dalam periode tersebut.
Inflow ETF Ethereum Kembali Menguat
Minat investor institusi turut mendorong penguatan harga Ethereum. Produk ETF spot Ethereum di Amerika Serikat kembali mencatat aliran dana masuk.
Pada 20 Agustus 2026, ETF spot ETH mencatat inflow bersih US$220,77 juta. Angka tersebut menjadi inflow harian tertinggi sejak akhir Oktober 2025.
ETF Ethereum juga mencatat aliran dana masuk selama empat hari berturut-turut. Total dana yang masuk selama periode tersebut mencapai US$512,25 juta.
Selain itu, total aset kelolaan ETF Ethereum di AS mencapai US$13,58 miliar. Nilai tersebut menjadi yang tertinggi sejak pertengahan Mei 2026.
Aktivitas Whale Ethereum Masih Beragam
Pergerakan investor besar atau whale juga menarik perhatian pasar. Salah satu wallet besar menarik sekitar 120.000 ETH dari Binance.
Nilai aset tersebut mencapai sekitar US$237,7 juta. Wallet tersebut melakukan penarikan secara bertahap selama tiga pekan terakhir.
Pola tersebut biasanya menunjukkan strategi penyimpanan untuk jangka panjang. Namun, aktivitas whale lain menunjukkan arah yang berbeda.
Kelompok wallet bernama 7 Siblings menjual sekitar 14.000 ETH. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar US$32,85 juta.
Aksi tersebut menunjukkan bahwa sebagian investor memilih mengambil keuntungan. Karena itu, aktivitas whale belum memberikan sinyal yang seragam.
Kondisi Ekonomi AS Ikut Memengaruhi Pasar Kripto
Faktor ekonomi makro juga mendukung sentimen positif pasar kripto. Departemen Keuangan AS melakukan pembelian kembali sejumlah surat utang jangka panjang.
Langkah tersebut dapat menambah likuiditas di pasar. Kondisi itu kemudian dapat mendorong investor mencari aset dengan risiko lebih tinggi.
Selain itu, Presiden Donald Trump kembali mendorong Kongres mengesahkan regulasi kripto. Pelaku pasar melihat kepastian aturan sebagai faktor positif bagi industri.
Sektor properti AS juga mulai membuka pembahasan mengenai aset kripto. FHFA meminta Fannie Mae dan Freddie Mac mempersiapkan skema penerimaan aset kripto.
Skema tersebut dapat memperluas penggunaan aset kripto dalam sektor keuangan. Namun, proses penerapannya masih membutuhkan waktu dan aturan tambahan.
Prospek Ethereum Masih Bergantung pada Sentimen Pasar
Penguatan harga ETH mendapat dukungan dari beberapa faktor sekaligus. ETF, aktivitas whale, likuiditas, dan kebijakan kripto turut memengaruhi sentimen pasar.
Namun, aktivitas jual beli kripto tetap memiliki risiko tinggi. Harga aset kripto juga dapat berubah secara cepat dalam waktu singkat.
Karena itu, investor perlu melakukan riset sebelum mengambil keputusan. Investor juga perlu menggunakan dana yang sesuai dengan kemampuan dan toleransi risikonya.
Disclaimer: Informasi ini hanya bertujuan memberikan gambaran mengenai pergerakan Ethereum. Performa masa lalu tidak menjamin hasil investasi pada masa mendatang.
“Baca Juga: Jepang Menyerah kepada Sekutu, Awal Menuju Kemerdekaan“
















