Pronoted.com – Wintermute mencatat perubahan besar dalam komposisi pelaku pasar crypto sepanjang semester pertama 2026.
Market maker crypto tersebut mencatat institusi menyumbang 72% arus perdagangan spot OTC pada mejanya.
Angka tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang catatan Wintermute. Selain itu, data tersebut menunjukkan pengaruh institusi semakin kuat.
Investor institusional kini memiliki peran lebih besar dalam menggerakkan pasar crypto. Perubahan tersebut juga memengaruhi pola perdagangan altcoin.
“Baca Juga: 3 Altcoin dengan Kenaikan Tertinggi Awal Agustus 2026“
Porsi Institusi Terus Meningkat
Wintermute mencatat pertumbuhan porsi institusi secara konsisten dalam perdagangan OTC selama beberapa semester.
Pada semester pertama 2025, institusi menyumbang 59% arus perdagangan OTC. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 61% pada semester kedua.
Memasuki semester pertama 2026, porsinya kembali meningkat hingga mencapai 72%. Dengan demikian, institusi mencatat kenaikan 13 poin persentase dalam setahun.
Tren tersebut menunjukkan perubahan komposisi pelaku pasar crypto. Investor institusional kini mengambil peran yang semakin besar.
Sementara itu, investor ritel memiliki ruang yang lebih kecil dalam beberapa segmen perdagangan. Kondisi tersebut turut memengaruhi arah likuiditas pasar.
Institusi Masih Fokus pada Bitcoin dan Ethereum
Meskipun laporan Wintermute membahas perkembangan altcoin, institusi masih mengutamakan aset crypto terbesar.
Bitcoin dan Ethereum tetap menjadi tujuan utama alokasi dana institusional. Selain itu, institusi juga meningkatkan perhatian terhadap aset dunia nyata tertokenisasi.
Wintermute mencatat institusi hanya menambah cakupan token sebesar 24%. Data tersebut mencakup periode 2024 hingga semester pertama 2026.
Sebaliknya, investor ritel memperluas cakupan token hingga 76% dalam periode yang sama. Perbedaan tersebut menunjukkan strategi kedua kelompok semakin berbeda.
Institusi cenderung memilih aset dengan likuiditas dan fundamental yang lebih kuat. Sementara itu, investor ritel menjangkau lebih banyak jenis token.
Perdagangan Altcoin Semakin Terkonsentrasi
Data Kaiko dalam laporan Wintermute menunjukkan konsentrasi volume altcoin semakin tinggi.
Sepuluh altcoin terbesar kini menyumbang 63% dari seluruh volume perdagangan altcoin. Angka tersebut meningkat dari sekitar 50% beberapa bulan sebelumnya.
Kondisi tersebut menunjukkan investor semakin memilih sejumlah altcoin tertentu. Akibatnya, likuiditas tidak tersebar secara merata ke seluruh pasar.
Selain itu, sepuluh altcoin non-stablecoin terbesar menguasai sekitar 80,5% kapitalisasi pasar.
Perhitungan tersebut mengecualikan Bitcoin dan stablecoin dari pasar altcoin. Karena itu, sebagian besar nilai pasar kini terkumpul pada sejumlah aset.
Opsi Altcoin Mencatat Lonjakan Besar
Wintermute juga mencatat peningkatan aktivitas pada perdagangan opsi altcoin. Volume notional opsi meningkat sekitar 3,4 kali lipat.
Angka tersebut membandingkan semester pertama 2026 dengan semester kedua 2025. Lonjakan tersebut menunjukkan perubahan strategi investor institusional.
Institusi tidak hanya menggunakan pasar spot untuk mendapatkan eksposur altcoin. Mereka juga memanfaatkan opsi untuk mengatur risiko dengan lebih terukur.
Dengan strategi tersebut, investor dapat menyesuaikan posisi berdasarkan kondisi pasar. Selain itu, instrumen tersebut membantu institusi mengelola risiko pergerakan harga.
Altseason Berikutnya Bisa Lebih Selektif
Wintermute memperkirakan pola perdagangan institusi dapat mengubah karakter altseason berikutnya.
Institusi biasanya menerapkan batas risiko dan mandat investasi yang lebih ketat. Karena itu, mereka cenderung memilih aset tertentu dibandingkan membeli seluruh pasar.
Kondisi tersebut dapat membuat likuiditas semakin terkonsentrasi pada sejumlah altcoin. Akibatnya, peluang kenaikan serentak berbagai altcoin bisa semakin kecil.
Pasar kemungkinan akan memberikan perhatian lebih besar kepada fundamental setiap proyek. Dengan demikian, tidak semua altcoin akan menikmati kenaikan harga yang sama.
Institusi Semakin Menentukan Arah Pasar Crypto
Data Wintermute menunjukkan peran institusi dalam pasar crypto terus berkembang. Porsi 72% perdagangan OTC menjadi bukti penting dari perubahan tersebut.
Namun, institusi masih mengutamakan Bitcoin, Ethereum, dan aset tertentu. Mereka juga semakin aktif menggunakan instrumen opsi untuk mengelola risiko.
Sementara itu, pasar altcoin menghadapi konsentrasi volume yang semakin tinggi. Kondisi tersebut dapat menciptakan persaingan lebih ketat antarproyek.
Investor perlu memperhatikan likuiditas, fundamental, dan perkembangan setiap proyek sebelum mengambil keputusan. Selain itu, investor perlu memahami risiko dan volatilitas pasar crypto.
Performa masa lalu juga tidak menjamin hasil investasi pada masa mendatang. Karena itu, investor harus melakukan riset mandiri sebelum membeli atau menjual aset crypto.
Disclaimer
Artikel ini bertujuan memberikan informasi mengenai perkembangan pasar crypto. Informasi dalam artikel tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi.
Perdagangan aset crypto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi. Karena itu, investor perlu menggunakan dana yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Investor juga perlu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan. Setiap keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
“Baca Juga: Hasil Pramusim: Real Madrid Tekuk Ferencvaros 2-1“
















