pronoted.com – Harga Bitcoin (BTC) bergerak stabil pada perdagangan Senin, 20 Juli 2026.
Data CoinGecko menunjukkan Bitcoin diperdagangkan di level US$64.149,29 atau sekitar Rp1,15 miliar per koin.
Harga tersebut naik sekitar 0,8 persen dibandingkan 24 jam sebelumnya.
Selama satu hari terakhir, Bitcoin bergerak pada kisaran US$64.054,66 hingga US$65.026,90.
Pergerakan ini menunjukkan BTC masih mampu bertahan di atas level psikologis US$64.000.
Konversi ke rupiah menggunakan kurs tengah e-Rate BCA sekitar Rp17.940 per dolar AS.
“Baca Juga: Harga Minyak Dunia Hari Ini Masih Bertahan di Level Tinggi“
Kapitalisasi Pasar Bitcoin Masih Tembus US$1,2 Triliun
Bitcoin tetap menjadi aset kripto dengan nilai pasar terbesar.
Kapitalisasi pasar BTC saat ini mencapai sekitar US$1,287 triliun.
Sementara itu, volume perdagangan dalam 24 jam menyentuh US$18,885 miliar.
Aktivitas perdagangan tersebut menunjukkan minat investor masih cukup tinggi.
Selain itu, jumlah Bitcoin yang beredar mencapai sekitar 20,059 juta koin.
Angka tersebut semakin mendekati batas maksimal pasokan Bitcoin yang ditetapkan sebanyak 21 juta koin.
Arus Keluar ETF Sempat Menekan Harga Bitcoin
Bitcoin mengalami tekanan besar pada akhir Juni 2026.
Saat itu, harga BTC sempat turun hingga US$57.749.
Penurunan tersebut terjadi setelah ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat mencatat arus keluar dana yang besar.
Sepanjang Juni, investor menarik dana sekitar US$4,51 miliar dari produk ETF tersebut.
Akibatnya, total dana kelolaan ETF Bitcoin menyusut dari sekitar US$104 miliar menjadi US$72,8 miliar.
Selain itu, laporan kepemilikan institusi juga menunjukkan penurunan sekitar 17 persen pada kuartal pertama tahun ini.
Di sisi lain, kebijakan bank sentral Amerika Serikat ikut memengaruhi sentimen pasar.
Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50 hingga 3,75 persen.
Keputusan tersebut membuat sebagian investor memilih menunggu arah kebijakan berikutnya.
Whale Terus Menambah Kepemilikan Bitcoin
Meski ETF mengalami arus keluar, investor besar justru memperlihatkan langkah berbeda.
Data CryptoQuant menunjukkan kelompok whale membeli lebih dari 270.000 BTC dalam 30 hari terakhir.
Selain itu, cadangan Bitcoin di bursa kripto juga turun ke level terendah dalam tujuh tahun.
Kondisi tersebut mengindikasikan banyak investor memilih menyimpan Bitcoin dalam jangka panjang.
Pada pertengahan Juli, harga BTC kembali bergerak di kisaran US$62.000 hingga US$64.000.
Sejumlah analis mengaitkan pemulihan tersebut dengan masuknya dana baru ke ETF spot.
Mereka juga menyoroti peningkatan pembelian Bitcoin oleh perusahaan dan pertumbuhan aktivitas jaringan blockchain.
Harga Bitcoin hari ini: Regulasi Kripto AS Masih Menjadi Perhatian Investor
Pemerintah Amerika Serikat terus menyusun aturan baru untuk industri aset digital.
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menyiapkan sejumlah regulasi yang mulai dibahas pada Juli 2026.
Aturan tersebut mencakup penawaran aset digital, layanan penyimpanan aset, dan perdagangan kripto.
Selain itu, Komite Jasa Keuangan DPR AS juga membahas CLARITY Act.
Rancangan undang-undang tersebut bertujuan membagi pengawasan aset kripto antara SEC dan CFTC.
Sementara itu, implementasi GENIUS Act juga terus berjalan.
Aturan tersebut mengatur izin penerbit stablecoin, persyaratan modal, dan standar penyimpanan aset.
Di sisi lain, CFTC menargetkan penyelesaian aturan penggunaan teknologi blockchain di pasar derivatif pada Agustus 2026.
Pelaku pasar berharap berbagai kebijakan tersebut mampu memberikan kepastian hukum.
Dengan demikian, investor dapat mengambil keputusan investasi dengan tingkat keyakinan yang lebih tinggi.
“Baca Juga: Media Argentina Soroti Gagalnya Messi Raih Bola Emas FIFA“
















