Pronoted.com – Harga Hyperliquid (HYPE) berada di sekitar US$58,41 pada 19 Agustus 2026. Data tersebut tercatat pada pukul 10.15 WIB melalui pasangan HYPE/USD di TradingView.
Dengan kurs acuan yang digunakan sumber tersebut, nilainya mencapai sekitar Rp1,04 juta. Sementara itu, data pasar Pintu menunjukkan HYPE sekitar Rp1,047 juta pada malam hari.
Dalam 24 jam, harga HYPE sempat naik menuju Rp1,066 juta. Setelah itu, harga turun hingga sekitar Rp1,032 juta sebelum kembali pulih.
“Baca Juga: Harga BTC, ETH, XRP Hari Ini: Pasar Tunggu Sinyal The Fed“
HYPE Bergerak Fluktuatif di Sekitar US$58
Pergerakan HYPE masih menunjukkan volatilitas cukup tinggi. Harga sempat menguat, lalu mengalami koreksi sebelum kembali menemukan momentum beli.
Kondisi tersebut menunjukkan persaingan kuat antara pembeli dan penjual. Selain itu, investor masih mencermati berbagai katalis dari ekosistem Hyperliquid.
Trader juga memperhatikan area resistance di sekitar US$77. Sejumlah pelaku pasar melihat level tersebut sebagai target berikutnya jika momentum bullish kembali menguat.
Namun, HYPE sebelumnya menghadapi tekanan setelah investor besar melepas sebagian posisi staking. Multicoin Capital sempat menarik sekitar 1,96 juta HYPE pada Juli.
Mekanisme Buyback Jadi Katalis Penting
Salah satu faktor utama yang mendukung HYPE berasal dari mekanisme buyback Hyperliquid. Protokol tersebut menjalankan kerangka AQAv2 untuk memanfaatkan cadangan USDC.
Kerangka tersebut mengarahkan sebagian hasil yield cadangan USDC untuk membeli kembali HYPE. Sumber Pintu menyebut alokasi tersebut mencapai 90 persen dari hasil yield.
Hyperliquid menjadwalkan akrual yield mulai 26 Agustus 2026. Pembayaran pertama menuju Assistance Fund diperkirakan berlangsung pada 3 Oktober 2026.
Mekanisme tersebut dapat menciptakan permintaan tambahan terhadap HYPE. Namun, dampaknya tetap bergantung pada pertumbuhan cadangan stablecoin dan aktivitas protokol.
Investor Besar Masih Membentuk Sentimen HYPE
Pergerakan investor institusional turut memengaruhi sentimen pasar. Multicoin Capital sebelumnya menarik sekitar 1,96 juta HYPE dari staking.
Sebagian token tersebut kemudian masuk ke Coinbase. Langkah tersebut memicu kekhawatiran pasar mengenai potensi tekanan jual.
Namun, Multicoin juga menyatakan pandangan positif terhadap Hyperliquid. Dalam laporan Juni, perusahaan menyebut HYPE sebagai salah satu posisi terbesar dalam portofolionya.
Multicoin juga memperkirakan nilai HYPE dapat berkembang besar dalam skenario pertumbuhan tertentu. Namun, proyeksi tersebut tetap merupakan perkiraan dan bukan jaminan harga.
Regulasi Bisa Pengaruhi Masa Depan Hyperliquid
Hyperliquid juga menghadapi perkembangan regulasi di Amerika Serikat. Hyperliquid Policy Center dan Douro Labs mengajukan komentar kepada SEC terkait aturan perdagangan pasar.
Mereka mendorong pendekatan yang lebih sesuai dengan karakter pasar onchain. Jika regulator menerima gagasan tersebut, platform derivatif berbasis blockchain dapat memperoleh ruang kompetisi yang lebih besar.
Namun, proses regulasi tetap membawa ketidakpastian. Perubahan aturan dapat memberikan peluang sekaligus risiko bagi Hyperliquid.
Prospek Harga HYPE Masih Bergantung pada Momentum
Arthur Hayes sebelumnya memperkirakan HYPE dapat mencapai US$150. Ia mendasarkan perkiraan tersebut pada pertumbuhan pendapatan dan mekanisme buyback.
Target tersebut masih jauh dari harga sekitar US$58 pada 19 Agustus. Karena itu, HYPE membutuhkan pertumbuhan fundamental dan momentum pasar yang lebih kuat.
Bagi trader, area support dan resistance tetap menjadi perhatian utama. Selain itu, arus dana investor besar juga dapat memengaruhi pergerakan harga dalam jangka pendek.
Apa yang Perlu Dipantau Investor?
Investor perlu memantau perkembangan AQAv2 setelah mekanisme yield mulai berjalan. Pertumbuhan cadangan USDC juga dapat memengaruhi besaran buyback HYPE.
Selanjutnya, perhatikan aktivitas staking dan perpindahan token dari investor besar. Pergerakan tersebut dapat memberi sinyal mengenai potensi tekanan jual.
Investor juga perlu mencermati perkembangan regulasi pasar onchain. Selain itu, pertumbuhan aktivitas perdagangan Hyperliquid dapat menjadi indikator penting bagi prospek jangka panjang.
Dengan demikian, HYPE memiliki sejumlah katalis positif sekaligus risiko besar. Investor sebaiknya melakukan riset mandiri dan menyesuaikan posisi dengan toleransi risiko masing-masing.
Disclaimer: Informasi ini bersifat edukasi dan bukan rekomendasi investasi. Harga kripto sangat volatil dan dapat berubah cepat.
“Baca Juga: Barcelona Incar Lautaro Martinez, Tapi Transfer Belum Konkret“
















