Pronoted.com – Harga kripto Hyperliquid (HYPE) menunjukkan penguatan pada Jumat, 16 Oktober 2026. Berdasarkan data Pintu Market pukul 11.25 WIB, HYPE naik 2,14% dalam 24 jam terakhir.
Harga HYPE mencapai Rp1.459.592 atau setara US$80,85 per koin. Kenaikan ini membawa HYPE kembali ke atas US$80 setelah harganya sempat turun di bawah level tersebut sehari sebelumnya.
“Baca Juga: Harga TRX Hari Ini 17 Oktober 2026, Cek Rupiah dan USD“
1. Harga Hyperliquid (HYPE) Hari Ini, 16 Oktober 2026
Data Pintu Market mencatat sejumlah metrik penting Hyperliquid pada Jumat, 16 Oktober 2026. Berikut ringkasan harga dan aktivitas perdagangan HYPE.
| Metrik | Nilai |
|---|---|
| Harga dalam USD | US$80,85 |
| Harga dalam rupiah | Rp1.459.592 |
| Perubahan 24 jam | +2,14% |
| Kapitalisasi pasar | Rp324,61 triliun |
| Volume perdagangan global 24 jam | Rp16,18 triliun |
| Suplai beredar | 222.445.714 HYPE |
| Suplai maksimum | 1.000.000.000 HYPE |
Harga tersebut menggunakan kurs jual e-Rate BCA sebesar Rp18.053 per dolar AS. BCA memperbarui kurs tersebut pada 16 Oktober 2026 pukul 11.22 WIB.
Sementara itu, kapitalisasi pasar HYPE mencapai Rp324,61 triliun atau sekitar US$17,98 miliar. Volume perdagangan global selama 24 jam terakhir mencapai Rp16,18 triliun atau sekitar US$896,25 juta.
Dari sisi pasokan, pasar mencatat 222.445.714 HYPE beredar. Jumlah tersebut masih jauh di bawah batas suplai maksimum sebesar satu miliar token.
2. Harga HYPE Tertekan dalam Sepekan, Support US$75–US$80 Jadi Perhatian
Meskipun menguat dalam 24 jam, HYPE masih menghadapi tekanan dalam rentang mingguan. CoinCentral melaporkan penurunan harga sebesar 13,1% dalam sepekan hingga 14 Oktober 2026.
Saat itu, HYPE bergerak di sekitar US$80,97. Rentang perdagangannya selama 24 jam berada antara US$79,52 dan US$85,73.
Analis Jack Adams menilai HYPE gagal menembus area US$85–US$87. Setelah itu, harga turun melewati garis tren naik dan rata-rata pergerakan eksponensial harian.
Sementara itu, kanal The Moon Show menyoroti US$75 sebagai level penting. Altcoin Sherpa juga memperkirakan area US$75–US$80 berpotensi menjadi dasar harga.
Tekanan pasar terlihat dari aktivitas likuidasi pada 13 Oktober. Nilainya mencapai sekitar US$11,46 juta, dengan 98,2% berasal dari posisi long.
AMBCrypto melaporkan HYPE menembus level US$80 pada 15 Oktober. Harganya sempat turun ke US$78 sebelum bergerak di sekitar US$79.
Indikator RSI saat itu berada di angka 39. Selain itu, arus bersih futures harian menunjukkan angka negatif sekitar US$80 juta.
Analisis crypto.news menempatkan US$80,26 sebagai level support berdasarkan indikator Supertrend. Sementara itu, area resistance berada di US$83,41, US$85, serta US$88–US$90.
CryptoTicker juga mencatat open interest HYPE di Hyperliquid sebesar US$1,66 miliar. Volume transaksi tercatat mencapai US$611 juta, sehingga rasio open interest terhadap volume berada di angka 2,72.
3. Dana Buyback Hyperliquid Terus Membeli HYPE
Di sisi fundamental, aktivitas pembelian kembali token menjadi perhatian pelaku pasar. Crypto.news melaporkan Assistance Fund Hyperliquid telah membeli sekitar 48 juta HYPE.
Laporan tersebut memperkirakan nilai pembelian mencapai US$1,36 miliar. Sementara itu, nilai kepemilikan token tersebut mencapai sekitar US$3,95 miliar berdasarkan harga saat laporan terbit.
Dokumentasi Hyperliquid menyebut mekanisme pembelian kembali itu membakar token yang terkumpul. Artinya, mekanisme tersebut mengurangi jumlah token yang tersedia untuk beredar.
Pendapatan dari cadangan USDC juga menyumbang sekitar US$14,58 juta untuk pembelian HYPE. Mekanisme AQAv2 mendukung proses tersebut sejak aktif pada 26 Agustus.
Namun, CryptoTicker mencatat nilai pembelian mingguan mengalami penurunan. Nilainya turun dari US$14,81 juta menjadi US$11,81 juta dalam dua pekan sebelum 6 Oktober.
4. Unlock Token dan Akumulasi Institusi Menjadi Sorotan
Selain buyback, jadwal pembukaan token atau token unlock turut memengaruhi perhatian pasar. CryptoTicker melaporkan pembukaan 3,75 juta HYPE pada 6 Oktober.
Laporan tersebut menyebut penjualan token berlangsung melalui transaksi OTC kepada seorang pembeli institusi. Pasar memperkirakan unlock berikutnya berlangsung pada 6 November, tetapi jumlah tokennya belum terkonfirmasi.
Di sisi lain, TokenPost melaporkan Hyperliquid Strategies membeli sekitar 180.000 HYPE senilai US$14,3 juta. Transaksi tersebut meningkatkan total kepemilikannya menjadi 38,7 juta HYPE.
AMBCrypto juga mencatat aktivitas seorang investor besar atau whale. Investor tersebut melakukan staking sebanyak 1,255 juta HYPE, senilai sekitar US$100,43 juta.
Meski demikian, aktivitas staking belum tentu mampu mengimbangi tekanan jual di pasar derivatif. Karena itu, pelaku pasar masih perlu memperhatikan pergerakan harga, volume transaksi, dan aktivitas perdagangan berleverage.
5. Apa yang Perlu Diperhatikan Investor HYPE?
Pergerakan HYPE menunjukkan perbedaan antara penguatan harian dan tekanan mingguan. Oleh karena itu, kenaikan 2,14% belum cukup untuk memastikan tren pemulihan berlanjut.
Investor dapat mencermati area US$75–US$80 sebagai zona support yang mendapat perhatian analis. Sementara itu, area US$83–US$87 menjadi wilayah resistance yang perlu diperhatikan berdasarkan analisis yang dikutip.
Selain level harga, investor juga perlu mengikuti perkembangan buyback, jadwal unlock, dan aktivitas pasar derivatif. Seluruh faktor tersebut dapat memengaruhi pergerakan HYPE, tetapi tidak menjamin arah harga berikutnya.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan memberikan informasi, bukan rekomendasi investasi. Harga aset kripto memiliki volatilitas tinggi, sehingga investor perlu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil pada masa mendatang. Gunakan dana sesuai kemampuan dan pertimbangkan risiko sebelum bertransaksi.
“Baca Juga: Link Live Streaming Real Betis vs Barcelona La Liga 2026“
















