Pronoted.com – Microsoft kembali mencetak kinerja kuat pada kuartal keempat tahun fiskal. Pertumbuhan layanan cloud Azure dan kecerdasan buatan menjadi faktor utama.
Perusahaan membukukan pendapatan sebesar 90 miliar dolar AS. Angka tersebut melampaui perkiraan analis yang mencapai 87,72 miliar dolar AS.
Azure mencatat pertumbuhan sebesar 43 persen. Hasil itu lebih tinggi dibandingkan proyeksi pasar yang berada di kisaran 40 persen.
Segmen Intelligent Cloud juga menunjukkan performa positif. Pendapatannya naik 32 persen menjadi 39,3 miliar dolar AS.
Sementara itu, Microsoft Cloud menghasilkan pendapatan sebesar 59,3 miliar dolar AS. Nilai tersebut meningkat 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Baca Juga: RWA Jadi Sektor Kripto Terbaik Sepanjang Juli 2026“
Adopsi AI Terus Meningkat
Microsoft menikmati peningkatan permintaan terhadap layanan berbasis AI. Banyak perusahaan mulai memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung operasional bisnis.
CEO Microsoft, Satya Nadella, menyatakan bahwa pelanggan semakin percaya terhadap solusi AI perusahaan.
Nilai kontrak yang belum diakui melonjak 84 persen menjadi 678 miliar dolar AS. Peningkatan tersebut menunjukkan permintaan jangka panjang yang tetap kuat.
Azure juga mencatat pencapaian baru. Untuk pertama kalinya, layanan cloud itu menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari 100 miliar dolar AS.
Selain itu, Microsoft 365 Copilot kini memiliki lebih dari 30 juta pelanggan berbayar.
Microsoft Terus Berinvestasi pada Infrastruktur AI
Microsoft tidak hanya meningkatkan pendapatan. Perusahaan juga memperbesar investasi untuk mendukung pengembangan AI.
Selama kuartal terakhir, Microsoft mengalokasikan 35,8 miliar dolar AS untuk properti dan peralatan.
Nilai tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sepanjang tahun fiskal, total belanja modal mencapai 115,9 miliar dolar AS.
Arus kas operasional sebesar 55,4 miliar dolar AS membantu perusahaan membiayai ekspansi tersebut.
Selain itu, Microsoft memperoleh tambahan laba dari kenaikan nilai investasinya di Anthropic.
Bisnis Konsumen Masih Menghadapi Tantangan
Meski bisnis cloud tumbuh pesat, segmen perangkat konsumen menunjukkan hasil berbeda.
Pendapatan More Personal Computing turun empat persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendapatan layanan Xbox juga menurun hingga 10 persen.
Data tersebut menunjukkan bahwa AI dan cloud kini menjadi sumber pertumbuhan utama Microsoft.
Bagaimana Dampaknya terhadap Bitcoin?
Performa Microsoft memunculkan pertanyaan baru bagi investor kripto. Banyak pelaku pasar ingin mengetahui apakah sentimen positif ini akan memengaruhi Bitcoin.
Saat Microsoft mencetak pertumbuhan tinggi, Bitcoin masih bergerak dalam kisaran yang terbatas.
Harga aset digital terbesar itu masih berada jauh di bawah rekor tertingginya.
Selama beberapa tahun terakhir, Bitcoin semakin sering bergerak searah dengan indeks Nasdaq.
Karena itu, laporan keuangan perusahaan teknologi besar sering memengaruhi sentimen pasar kripto.
Jika optimisme terhadap AI terus meningkat, minat investor terhadap aset berisiko juga dapat bertambah.
Namun, kondisi tersebut belum menjamin Bitcoin langsung mengalami kenaikan harga.
Investor Tetap Perlu Mewaspadai Risiko
Microsoft berencana terus meningkatkan investasi pada infrastruktur AI.
Di sisi lain, pasar juga mengawasi efektivitas belanja besar tersebut.
Jika pertumbuhan bisnis tetap kuat, sentimen positif dapat bertahan lebih lama.
Sebaliknya, pengeluaran besar tanpa hasil yang sebanding dapat memunculkan kekhawatiran baru.
Kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi pasar saham dan aset kripto secara bersamaan.
Karena itu, investor perlu memperhatikan laporan keuangan perusahaan teknologi berikutnya.
Prospek AI dan Kripto Masih Menarik
Microsoft berhasil memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin industri AI global.
Pertumbuhan Azure dan Microsoft Cloud menunjukkan permintaan yang terus meningkat.
Sementara itu, pasar kripto masih mencari katalis baru untuk memulai tren berikutnya.
Jika sentimen positif terhadap AI terus berlanjut, aset digital berpotensi ikut memperoleh manfaat.
Meski demikian, investor tetap perlu mempertimbangkan risiko pasar sebelum mengambil keputusan investasi.
“Baca Juga: Jadwal Persib vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026“
















