Pronoted.com – Koin meme Pepe mencatat kenaikan selama tiga hari berturut-turut hingga 22 April 2026. Harga PEPE kini berada di sekitar Rp0,066 dengan kenaikan harian sekitar 2,25 persen.
Selain itu, kapitalisasi pasar mencapai Rp27,64 triliun. Volume perdagangan juga cukup tinggi, yakni Rp5,24 triliun. Sementara itu, suplai beredar menyentuh 420,69 triliun token.
Kenaikan ini menunjukkan minat investor ritel mulai kembali. Mereka memanfaatkan kondisi pasar yang lebih stabil untuk masuk ke aset berisiko.
“Baca Juga: SHIB Masih Layak Disimpan? Ini 5 Alasannya“
Sentimen Pasar Global Dorong Minat Risiko
Pasar kripto secara umum menunjukkan perbaikan dalam beberapa hari terakhir. Sentimen positif muncul meskipun konflik global masih berlangsung.
Ketegangan di Selat Hormuz masih berlanjut. Namun, kabar gencatan senjata antara AS dan Iran memberi dampak psikologis bagi pasar.
Data dari CoinMarketCap menunjukkan indeks Fear and Greed berada di angka 62. Angka ini menandakan investor mulai berani mengambil risiko.
Selain itu, peningkatan sentimen ini mendorong permintaan terhadap koin meme seperti PEPE. Investor ritel melihat peluang keuntungan jangka pendek.
Aktivitas Derivatif Menguat, Sinyal Minat Meningkat
Data derivatif menunjukkan peningkatan aktivitas pasar. Open Interest (OI) PEPE mencapai 213 juta dolar AS.
Nilai tersebut naik lebih dari 7 persen dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini menandakan semakin banyak posisi terbuka di pasar.
Selain itu, peningkatan OI sejalan dengan kenaikan harga spot. Kondisi ini biasanya menunjukkan ekspektasi pasar terhadap tren naik.
Dengan demikian, trader mulai bersiap menghadapi potensi pergerakan harga yang lebih tinggi.
PEPE Uji Area Resistance Penting
Harga PEPE menunjukkan pemulihan jangka pendek. Koin ini memantul selama tiga hari dari area rata-rata harga 50 hari.
Namun, tren besar masih menunjukkan tekanan turun. Garis resistance yang menurun masih membatasi kenaikan harga.
Selain itu, rata-rata harga jangka menengah dan panjang masih bergerak turun. Kondisi ini menandakan tren besar belum sepenuhnya berubah.
Saat ini, harga menguji area resistance penting di sekitar $0,00000400. Level ini juga berdekatan dengan rata-rata harga 100 hari.
Jika harga menembus area tersebut, maka peluang kenaikan semakin terbuka. Target berikutnya berada di sekitar $0,00000500.
Sebaliknya, jika harga gagal menembus resistance, tekanan jual bisa kembali muncul.
Indikator Teknikal Tunjukkan Sinyal Positif
Beberapa indikator menunjukkan tanda pemulihan. Relative Strength Index (RSI) berada di level 58.
Angka ini menunjukkan momentum mulai menguat. Selain itu, RSI bergerak naik dari garis tengah.
Sementara itu, indikator MACD juga menunjukkan sinyal positif. Garis MACD bergerak di atas garis sinyal.
Kondisi ini menjaga momentum bullish tetap hidup. Namun, trader tetap perlu berhati-hati karena tren besar belum berubah.
Support Penting Jadi Penopang Harga
Area support terdekat berada di sekitar $0,00000368. Level ini menjadi penahan utama dari tekanan turun.
Jika harga turun di bawah area tersebut, maka risiko penurunan akan meningkat. Target penurunan berikutnya berada di sekitar $0,00000311.
Oleh karena itu, trader perlu memperhatikan area support dan resistance secara bersamaan.
PEPE Berpotensi Naik: Prospek Masih Bergantung Sentimen
PEPE menunjukkan peluang kenaikan jangka pendek. Namun, tren besar masih membutuhkan konfirmasi lebih kuat.
Sentimen pasar global akan sangat memengaruhi pergerakan berikutnya. Selain itu, minat investor ritel juga menjadi faktor utama.
Jika sentimen tetap positif, maka PEPE berpotensi melanjutkan kenaikan. Sebaliknya, jika pasar melemah, harga bisa kembali tertekan.
Dengan kondisi ini, investor perlu bersikap disiplin. Mereka juga harus mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan.
















