Pronoted.com – XRP masih bergerak dalam fase konsolidasi menjelang kuartal kedua 2026. Saat ini, harga berada di kisaran $1,30 hingga $1,35.
Selain itu, XRP bertahan dalam rentang $1,21 sampai $1,55 selama hampir dua bulan. Kondisi ini menunjukkan pasar belum memiliki dorongan kuat.
Akibatnya, harga belum mampu menembus resistance penting. Investor pun mulai menunggu arah pergerakan berikutnya.
“Baca Juga: NASA Siapkan Pangkalan Permanen di Bulan“
Pergerakan Sideways Tunjukkan Lemahnya Momentum
Pergerakan sideways mencerminkan ketidakpastian pasar. Trader belum melihat sinyal kuat untuk membeli atau menjual.
Selain itu, volume transaksi tidak menunjukkan lonjakan signifikan. Hal ini membuat harga cenderung stagnan.
Kemudian, kondisi ini juga mengindikasikan pasar masih menunggu katalis baru. Tanpa sentimen kuat, harga sulit mengalami breakout.
Analisis Prediksi Koreksi Hingga 60 Persen
Seorang analis memprediksi XRP berpotensi turun cukup dalam. Ia melihat kemungkinan penurunan hingga 60 persen.
Menurut analisis tersebut, XRP dapat membentuk pola koreksi bertahap. Pola ini terdiri dari fase kenaikan dan penurunan.
Pada tahap awal, harga berpotensi naik terlebih dahulu. Setelah itu, harga bisa kembali melemah dengan tekanan besar.
Jika skenario ini terjadi, investor perlu bersiap menghadapi volatilitas tinggi. Oleh karena itu, manajemen risiko menjadi sangat penting.
Skenario Pergerakan Harga XRP
Dalam skenario ini, harga berpotensi naik menuju area $1,76 hingga $2,86. Area ini menjadi zona resistance utama.
Namun, setelah kenaikan tersebut, tekanan jual dapat kembali muncul. Hal ini bisa mendorong harga turun lebih dalam.
Selanjutnya, harga diperkirakan menyentuh kisaran $0,98 hingga $0,48. Rentang ini menjadi target koreksi utama.
Jika harga mencapai level tersebut, penurunan bisa mencapai 30 hingga 60 persen. Angka ini menunjukkan risiko yang cukup besar.
Peluang Relief Rally Jangka Pendek
Di sisi lain, beberapa analis melihat peluang kenaikan sementara. Mereka memperkirakan relief rally dapat terjadi dalam waktu dekat.
Kenaikan ini diperkirakan berlangsung pada April hingga Mei 2026. Dalam periode tersebut, harga bisa naik ke $1,80 hingga $2,00.
Namun, kenaikan ini kemungkinan hanya bersifat sementara. Setelah itu, tekanan jual dapat kembali mendominasi pasar.
Selain itu, pola seperti ini pernah terjadi pada siklus sebelumnya. Harga sempat naik sebelum kembali turun ke level lebih rendah.
Level Penting yang Harus Diperhatikan Investor
Investor perlu memperhatikan beberapa level kunci. Level ini dapat membantu menentukan strategi trading.
Pertama, support utama berada di $1,21. Level ini menjadi batas penting untuk menjaga harga tetap stabil.
Kedua, resistance kuat berada di kisaran $1,76 hingga $2,86. Harga perlu menembus area ini untuk melanjutkan kenaikan.
Selanjutnya, target koreksi berada di $0,98 hingga $0,48. Area ini menjadi potensi titik terendah jika tekanan berlanjut.
Oleh karena itu, pergerakan harga sangat bergantung pada reaksi di level tersebut. Setiap penembusan akan memberi sinyal baru.
Prediksi XRP Q2 2026: XRP Masih Rentan Tekanan
XRP masih berada dalam fase konsolidasi tanpa arah jelas. Selain itu, risiko penurunan masih cukup besar.
Meskipun peluang kenaikan jangka pendek tetap ada, tren utama belum menunjukkan kekuatan. Oleh karena itu, investor perlu berhati-hati.
Selain itu, penting bagi investor untuk memantau level kunci secara rutin. Dengan begitu, mereka dapat mengambil keputusan lebih tepat.
Disclaimer
Konten ini bertujuan memberikan informasi kepada pembaca. Data berasal dari berbagai sumber terpercaya.
Namun, pasar kripto memiliki risiko tinggi dan volatilitas besar. Oleh karena itu, investor perlu melakukan riset mandiri.
Selain itu, gunakan dana yang siap untuk risiko. Setiap keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing.
















