Pronoted.com – Pasar kripto menunjukkan momentum positif setelah Bitcoin menembus kisaran $73.000 hingga $74.000. Kenaikan ini menarik kembali minat investor ke pasar. Namun, perhatian mulai bergeser ke altcoin.
Bitcoin tetap menjadi pemimpin pasar. Meski begitu, aliran modal mulai bergerak ke aset kripto alternatif. Perubahan ini terlihat dari meningkatnya aktivitas perdagangan di berbagai altcoin utama.
Selain itu, trader mulai mencari peluang keuntungan lebih tinggi. Mereka melihat altcoin sebagai pilihan menarik karena potensi kenaikan yang lebih cepat. Oleh karena itu, fase ini sering menjadi awal pergerakan besar altcoin.
“Baca Juga: Zakat Emas & Crypto: Cara Hitung dan Aturannya“
Dominasi Bitcoin Stabil, Altcoin Punya Ruang Naik
Dominasi Bitcoin saat ini berada di kisaran 52 hingga 53 persen. Angka ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih kuat. Namun, kondisi ini juga membuka peluang bagi altcoin untuk tumbuh.
Di sisi lain, total kapitalisasi pasar altcoin mendekati $1,2 triliun. Angka ini meningkat seiring aktivitas perdagangan yang semakin tinggi. Bahkan, volume perdagangan altcoin sudah melampaui $90 miliar pada pertengahan Maret.
Kondisi ini menandakan minat spekulatif kembali meningkat. Trader mulai memindahkan dana ke aset dengan potensi kenaikan lebih besar. Biasanya, pola ini muncul saat dominasi Bitcoin mulai stabil.
Dengan demikian, rotasi modal menjadi sinyal penting. Jika tren ini berlanjut, altcoin berpotensi mencatat kenaikan lebih agresif dibanding Bitcoin.
Agenda Kripto Pekan Ini Bisa Picu Volatilitas
Sejumlah agenda penting akan memengaruhi pergerakan pasar dalam waktu dekat. Faktor ini mencakup pembaruan jaringan, peluncuran produk, hingga kebijakan ekonomi global.
Pertama, proposal peluncuran Aave V4 di jaringan Ethereum menarik perhatian investor. Pembaruan ini berpotensi meningkatkan efisiensi dan penggunaan platform DeFi tersebut.
Selanjutnya, Aster bersiap meluncurkan mainnet Aster Chain. Peluncuran ini dapat mendorong aktivitas pengembang sekaligus meningkatkan minat pasar.
Selain itu, THORChain berencana menghadirkan fitur swap native untuk Zcash. Fitur ini dapat memperluas likuiditas lintas jaringan. Dampaknya, pengguna akan lebih mudah melakukan transaksi antar aset.
Di sisi lain, proyek Katana akan menggelar Token Generation Event pada 18 Maret. Event ini sering memicu lonjakan aktivitas trading spekulatif. Oleh karena itu, trader perlu mencermati pergerakan harganya.
Kemudian, MultiversX akan merilis pembaruan besar bernama SuperNova di testnet. Pembaruan ini disebut sebagai salah satu upgrade terbesar sejak peluncuran awal jaringan.
Sementara itu, LayerZero akan membuka token senilai sekitar $52 juta. Penambahan suplai ini dapat memberi tekanan pada harga dalam jangka pendek.
Tidak hanya itu, sektor crypto berbasis AI juga menarik perhatian. Hal ini terjadi karena konferensi AI global dari Nvidia berlangsung pada pertengahan Maret. Sentimen ini dapat meningkatkan minat terhadap token terkait AI.
Selain faktor internal kripto, kondisi makro juga berperan penting. Keputusan suku bunga dari Federal Reserve akan memengaruhi likuiditas global. Dampaknya bisa langsung terasa di pasar kripto.
Altcoin Berpotensi Ungguli Bitcoin dalam Jangka Pendek
Selama Bitcoin mampu mempertahankan tren bullish, pasar akan tetap stabil. Stabilitas ini memberi ruang bagi altcoin untuk bergerak lebih cepat.
Trader biasanya mencari aset dengan potensi keuntungan lebih tinggi. Oleh karena itu, mereka mulai mengalihkan dana ke altcoin. Perpindahan ini dapat mempercepat kenaikan harga altcoin.
Namun, pasar tetap memiliki risiko tinggi. Unlock token dan berita besar dapat memicu tekanan jual mendadak. Karena itu, trader harus tetap waspada terhadap volatilitas.
Meski begitu, peluang tetap terbuka lebar. Jika rotasi modal terus berlanjut, altcoin bisa mencatat performa lebih baik dibanding Bitcoin.
9 Altcoin Potensial: Momentum Altcoin Bergantung pada Stabilitas Bitcoin
Pasar kripto saat ini memasuki fase penting. Bitcoin menunjukkan kekuatan, sementara altcoin mulai menarik perhatian.
Selain itu, berbagai agenda besar dapat menjadi katalis pergerakan harga. Pembaruan jaringan, peluncuran produk, dan faktor makro akan memainkan peran penting.
Jika Bitcoin mampu bertahan di level krusial, altcoin berpeluang naik lebih agresif. Sebaliknya, jika Bitcoin melemah, altcoin juga bisa ikut tertekan.
Oleh sebab itu, beberapa hari ke depan menjadi momen penentu. Trader perlu memantau pergerakan pasar dengan cermat. Keputusan yang tepat dapat membuka peluang keuntungan yang lebih besar.
“Baca Juga: Misi DART NASA Ubah Orbit Asteroid Secara Nyata“
















