Pronoted.com – Altcoin Potensial Breakout: Pasar kripto memasuki pekan kedua Maret dengan beberapa katalis penting. Berbagai proyek mulai meluncurkan pembaruan jaringan, membuka suplai token besar, dan menggelar agenda komunitas.
Peristiwa tersebut berpotensi meningkatkan volatilitas pasar dalam beberapa hari ke depan. Karena itu, investor mulai memantau sejumlah altcoin yang memiliki pemicu fundamental kuat.
Beberapa aset juga menunjukkan sinyal teknikal yang menarik pada grafik harga. Kombinasi faktor tersebut membuat beberapa altcoin layak mendapat perhatian lebih.
Laporan terbaru dari BeInCrypto menyoroti tiga altcoin yang memiliki potensi pergerakan signifikan. Ketiga aset tersebut adalah Polkadot, WhiteBIT Coin, dan Pi Coin.
Setiap altcoin memiliki katalis berbeda yang dapat memengaruhi pergerakan harga dalam jangka pendek.
“Baca Juga: PSG vs Chelsea Live Streaming Liga Champions di Vidio“
Polkadot Bersiap Mengubah Model Ekonomi Jaringan
Polkadot menjadi salah satu altcoin yang menarik perhatian pekan ini. Jaringan tersebut bersiap meluncurkan pembaruan besar pada sistem ekonomi tokennya.
Upgrade tersebut dijadwalkan berlangsung sekitar 12 hingga 14 Maret. Pembaruan ini berfokus pada perubahan mekanisme suplai dan penerbitan token DOT.
Tim pengembang berencana menurunkan jumlah penerbitan DOT baru secara signifikan. Selain itu, mereka juga memperkenalkan sistem pengendalian suplai untuk jangka panjang.
Langkah tersebut bertujuan meningkatkan stabilitas ekonomi jaringan. Selain itu, kebijakan ini juga dapat memperkuat narasi kelangkaan di pasar kripto.
Ketika suplai baru berkurang, pasar sering merespons dengan sentimen positif. Namun, dampak tersebut tetap bergantung pada tingkat permintaan investor.
Sementara itu, pergerakan harga DOT belum menunjukkan momentum yang konsisten. Harga token ini masih bergerak datar dalam beberapa waktu terakhir.
Jika melihat kinerja tahunan, DOT masih turun sekitar 63 persen dibandingkan tahun lalu. Meski demikian, performa jangka pendek mulai menunjukkan perbaikan.
Dalam satu bulan terakhir, DOT mencatat kenaikan sekitar 10 hingga 11 persen. Selain itu, token ini sempat melonjak sekitar 43 persen pada 24 hingga 25 Februari.
Lonjakan tersebut membawa harga DOT menuju puncak lokal di sekitar 1,75 dolar. Namun setelah itu, harga kembali memasuki fase koreksi.
Indikator Grafik Memberi Sinyal Potensi Pemulihan DOT
Grafik harga DOT menunjukkan sinyal teknikal yang cukup menarik. Indikator momentum memperlihatkan kemungkinan munculnya bullish divergence.
Bullish divergence terjadi ketika harga membentuk titik rendah baru. Namun pada saat yang sama, indikator momentum justru membentuk titik rendah yang lebih tinggi.
Kondisi tersebut sering menandakan tekanan jual mulai melemah. Oleh karena itu, pasar berpotensi memasuki fase pemulihan.
Pola serupa juga muncul antara 25 Januari hingga 24 Februari. Setelah pola tersebut muncul, harga DOT langsung melonjak sekitar 43 persen.
Jika pembeli mampu mempertahankan area support di sekitar 1,42 dolar, harga berpotensi kembali naik. Level tersebut menjadi titik penting bagi stabilitas harga jangka pendek.
Jika harga berhasil menembus resistance di 1,75 dolar, DOT dapat membuka ruang menuju 2,07 dolar. Target tersebut sejalan dengan pola reli sebelumnya.
Namun skenario bullish dapat gagal jika harga turun di bawah 1,42 dolar. Jika hal itu terjadi, harga berpotensi turun menuju 1,22 dolar.
Penurunan tersebut dapat memperkuat tren turun yang lebih luas.
WhiteBIT Coin Hadapi Peristiwa Unlock Token Raksasa
WhiteBIT Coin juga masuk daftar altcoin yang layak dipantau pekan ini. Pasar menunggu peristiwa pembukaan suplai token besar pada pertengahan Maret.
Selain itu, token ini juga mendapat sorotan setelah listing di bursa Kraken pada 5 Maret. Listing tersebut berpotensi meningkatkan likuiditas dan eksposur pasar.
Katalis terbesar terjadi pada 13 Maret. Pada tanggal tersebut, sebanyak 81,5 juta token WBT akan dilepas ke pasar.
Peristiwa tersebut menggunakan mekanisme cliff unlock. Sistem ini membuka token terkunci dalam jumlah besar sekaligus.
Pada harga sekitar 52 hingga 54 dolar, nilai token tersebut mencapai sekitar 4,4 miliar dolar. Nilai tersebut dapat meningkatkan suplai beredar secara signifikan.
Biasanya, pelepasan token besar dapat memicu tekanan jual jangka pendek. Oleh karena itu, trader sering memantau peristiwa unlock dengan sangat hati-hati.
Struktur Grafik WBT Masih Menunjukkan Tren Positif
Meski menghadapi risiko suplai tambahan, struktur grafik WBT masih terlihat cukup kuat. Grafik 12 jam menunjukkan tren yang masih cenderung bullish.
Dalam tujuh hari terakhir, WBT mencatat kenaikan sekitar 11 persen. Selain itu, token ini juga naik sekitar 90 persen dalam satu tahun terakhir.
Kinerja tersebut menunjukkan tren kenaikan yang cukup kuat. Pada periode 28 Februari hingga 6 Maret, WBT bahkan naik hampir 20 persen.
Lonjakan tersebut membentuk pergerakan harga yang cukup tajam. Setelah reli tersebut, harga kini memasuki fase konsolidasi.
Grafik juga memperlihatkan pola yang menyerupai bullish flag. Pola ini sering muncul ketika harga berhenti sementara sebelum melanjutkan tren naik.
Jika pembeli berhasil mendorong harga menembus 55 dolar, breakout dapat terjadi. Setelah itu, harga berpotensi bergerak menuju 66 dolar.
Namun risiko tetap ada. Jika tekanan jual meningkat setelah unlock token, harga dapat melemah.
Penurunan di bawah 52 dolar dapat merusak struktur bullish. Jika harga turun di bawah 50 dolar, pola bullish flag berpotensi gagal.
Pi Coin Mendapat Momentum dari Upgrade dan Pi Day
Pi Coin dari Pi Network juga menjadi salah satu altcoin yang menarik perhatian pekan ini. Proyek ini sedang menjalankan pembaruan protokol mainnet secara bertahap.
Operator node harus menyelesaikan proses migrasi sebelum 12 Maret. Langkah tersebut memastikan mereka tetap terhubung dengan jaringan.
Agenda ini terjadi menjelang Pi Day pada 14 Maret. Komunitas Pi Network biasanya merayakan hari tersebut dengan berbagai aktivitas.
Secara historis, Pi Day sering memicu peningkatan aktivitas komunitas. Selain itu, momen tersebut juga meningkatkan spekulasi pasar.
Perkembangan ini muncul ketika struktur pasar PI mulai menunjukkan pemulihan. Dalam tujuh hari terakhir, harga PI naik sekitar 27 persen.
Selain itu, harga juga naik sekitar 49 persen dalam satu bulan terakhir. Kenaikan tersebut menunjukkan minat pasar mulai kembali.
Namun harga PI masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa. Saat ini, harga token masih berada lebih dari 90 persen di bawah puncak historisnya.
Grafik PI Menunjukkan Pola Kelanjutan Tren
Pergerakan harga PI menunjukkan reli yang cukup kuat sejak akhir Februari. Pada periode 23 Februari hingga 7 Maret, harga naik sekitar 54 persen.
Reli tersebut membawa harga menuju puncak sekitar 0,239 dolar. Setelah itu, harga memasuki fase konsolidasi.
Grafik saat ini memperlihatkan pola yang menyerupai bull flag. Pola tersebut biasanya muncul setelah kenaikan tajam.
Jika momentum bullish terus berlanjut, harga perlu menembus area 0,227 dolar. Level tersebut menjadi titik konfirmasi breakout.
Jika breakout terjadi, harga berpotensi naik menuju 0,331 dolar. Target tersebut setara dengan potensi kenaikan sekitar 45 persen.
Namun skenario bullish dapat melemah jika harga turun di bawah 0,194 dolar. Jika harga turun di bawah 0,185 dolar, struktur bullish dapat gagal sepenuhnya.
Dalam kondisi tersebut, reli sebelumnya kemungkinan hanya menjadi rebound sementara.
Altcoin Potensial Breakout: Pasar Kripto Memasuki Pekan Penting
Beberapa peristiwa penting akan terjadi hampir bersamaan pada pertengahan Maret. Upgrade jaringan, unlock token, dan agenda komunitas dapat memicu pergerakan harga.
Karena itu, investor mulai memantau altcoin yang memiliki katalis kuat. Polkadot, WhiteBIT Coin, dan Pi Coin termasuk aset yang mendapat perhatian besar.
Namun pasar kripto tetap memiliki risiko tinggi. Investor perlu melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi.
“Baca Juga: PSG vs Chelsea Live Streaming Liga Champions di Vidio“
















