pronoted.com – Pasar kripto menghadapi tekanan besar menjelang penutupan kuartal kedua 2026. Bitcoin sempat turun di bawah level psikologis US$60.000. Selain itu, Ethereum, XRP, Solana, dan BNB juga mengalami koreksi cukup dalam.
Meski begitu, sejumlah analis melihat beberapa sinyal yang sering muncul sebelum altcoin season dimulai. Indikator teknikal dan data blockchain menjadi perhatian utama investor.
“Baca Juga: Ripple Kantongi Lisensi Awal CASP, Ekspansi ke Eropa“
RSI Altcoin Masuk Zona Jenuh Jual
Ethereum mencatat nilai Relative Strength Index (RSI) sekitar 26. Angka tersebut menunjukkan tekanan jual yang sangat tinggi.
Pada beberapa siklus sebelumnya, kondisi serupa sering diikuti pemulihan harga. Karena itu, banyak analis mulai memperhatikan pergerakan Ethereum.
XRP juga mengalami kondisi yang hampir sama. Harga aset ini sempat turun hingga US$1,01 setelah Bitcoin melemah.
Beberapa analis membandingkan situasi tersebut dengan pola pada 2022. Saat itu, XRP membentuk titik terendah sebelum akhirnya bangkit.
Solana juga memiliki RSI di bawah angka 30. Kondisi tersebut menunjukkan pasar mulai memasuki area jenuh jual.
Sementara itu, BNB masih bertahan dengan RSI sekitar 40. Angka tersebut menunjukkan tekanan belum seberat altcoin lainnya.
Dominasi Bitcoin Dekati Area Penting
Dominasi Bitcoin menjadi indikator penting untuk melihat peluang altcoin season.
Saat ini, dominasi Bitcoin berada di kisaran 58 hingga 59 persen. Posisi tersebut mendekati area yang beberapa kali menjadi titik pembalikan.
Pada siklus 2017 dan 2021, dominasi Bitcoin gagal menembus area tersebut. Setelah itu, dana investor mulai mengalir ke berbagai altcoin.
Beberapa analis juga melihat pola kenaikan dominasi Bitcoin mulai melemah. Kondisi itu dapat membuka peluang rotasi modal ke aset lain.
Meski demikian, mereka masih menunggu konfirmasi sebelum menyatakan altcoin season telah dimulai.
Aktivitas Ethereum Tetap Stabil
Harga Ethereum memang mengalami koreksi. Namun, aktivitas di jaringan blockchain tetap menunjukkan kekuatan.
Jumlah alamat aktif masih berada di dekat level tertinggi tahun ini. Pengguna juga terus melakukan transaksi setiap hari.
Kondisi tersebut menunjukkan minat terhadap Ethereum belum berkurang. Selain itu, pengembang masih aktif membangun berbagai proyek baru.
Perbedaan antara harga dan aktivitas jaringan sering menjadi sinyal positif. Oleh karena itu, sebagian analis melihat peluang pemulihan dalam jangka menengah.
Investor Besar Terus Mengumpulkan XRP dan Solana
Data blockchain menunjukkan investor besar belum memindahkan XRP ke bursa kripto.
Kondisi tersebut biasanya menunjukkan mereka belum ingin menjual asetnya. Bahkan, sebagian investor diduga masih menambah kepemilikan.
Solana juga memperlihatkan pola yang hampir sama. Minat investor mulai meningkat meski harga belum pulih sepenuhnya.
Pada siklus sebelumnya, pola seperti ini sering muncul sebelum harga Solana mencatat kenaikan besar.
Di sisi lain, BNB tetap mencatat aktivitas transaksi yang stabil. Hal tersebut menunjukkan ekosistemnya masih aktif digunakan.
Pola Siklus Mirip Tahun 2017 dan 2021
Beberapa analis membandingkan kondisi pasar saat ini dengan siklus sebelumnya.
Mereka menilai tahun 2025 menjadi fase konsolidasi. Setelah itu, tahun 2026 berpotensi menjadi awal kenaikan altcoin.
Altcoin Season Index juga mengalami peningkatan. Nilainya naik dari sekitar 28 menjadi 46 sepanjang tahun ini.
Meski begitu, angka tersebut masih berada di bawah level 75. Level itu biasanya menjadi penanda altcoin season penuh.
Selain itu, volume perdagangan altcoin di luar aset terbesar juga terus meningkat. Kondisi tersebut sering menjadi tanda awal perpindahan modal.
Altcoin Season Masih Menunggu Konfirmasi
Sejumlah indikator memang mulai menunjukkan perkembangan positif. Namun, analis belum memastikan altcoin season benar-benar dimulai.
Dominasi Bitcoin masih harus turun dari area resistensi. Selain itu, indikator RSI perlu membentuk sinyal pembalikan yang lebih kuat.
Altcoin Season Index juga harus terus meningkat agar tren kenaikan semakin meyakinkan.
Walaupun begitu, kondisi pasar saat ini menarik perhatian banyak investor. Beberapa aset utama mulai berada di area yang sebelumnya sering menjadi titik balik harga.
Karena itu, investor tetap perlu berhati-hati. Lakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi. Pasar kripto masih memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi.
“Baca Juga: ITS Kembangkan Kapal Tanpa Awak untuk Bersihkan Sampah“
















