Pronoted.com – Harga Ethereum (ETH) bergerak menguat pada Selasa, 11 Agustus 2026. Data TradingView mencatat ETH berada di US$1.913,80.
ETH mencatat kenaikan sekitar 1,32 persen dalam 24 jam terakhir. Nilai tersebut setara sekitar Rp34,1 juta berdasarkan kurs yang digunakan.
Namun, kondisi pasar bergerak cepat. Data pasar pada hari yang sama kemudian menunjukkan ETH sempat turun ke sekitar US$1.871.
Perbedaan tersebut menunjukkan volatilitas Ethereum masih tinggi. Karena itu, pembaca perlu memperhatikan waktu pengambilan data ketika membandingkan harga ETH.
“Baca Juga: Harga Bitcoin Hari Ini 11 Agustus 2026 di US$64.939“
Harga Ethereum Hari Ini dalam Rupiah
Berikut rangkuman data ETH pada 11 Agustus 2026 berdasarkan data yang tersedia:
| Metrik | Nilai |
|---|---|
| Harga Ethereum | US$1.913,80 |
| Harga dalam Rupiah | Sekitar Rp34,1 juta |
| Kapitalisasi Pasar | Sekitar US$230,84 miliar |
| Volume 24 Jam | Sekitar US$8,23 miliar |
| Perubahan 24 Jam | +1,32% |
Harga Ethereum dalam rupiah dapat berubah mengikuti kurs dolar AS. Selain itu, setiap platform dapat mencatat harga berbeda dalam waktu tertentu.
Ethereum tetap menempati posisi kedua berdasarkan kapitalisasi pasar kripto. Aktivitas perdagangan juga menunjukkan investor masih memperhatikan pergerakan ETH.
Ethereum Masih Jauh dari Level Tahun Lalu
Kenaikan harian belum mengubah gambaran Ethereum dalam jangka lebih panjang. ETH masih berada jauh di bawah level yang tercatat pada Agustus 2025.
Data yang tercantum dalam laporan Fortune menunjukkan ETH pernah berada sekitar US$4.251 pada Agustus 2025. Karena itu, harga saat ini masih mencerminkan penurunan besar secara tahunan.
Namun, ETH juga menunjukkan pemulihan dalam periode bulanan. Harga ETH meningkat sekitar 10 persen dalam sebulan berdasarkan data yang tersedia.
Pergerakan tersebut menunjukkan investor mulai kembali memperhatikan Ethereum. Meski begitu, pasar masih menghadapi berbagai risiko ekonomi dan regulasi.
Sentimen Pasar Mempengaruhi Harga ETH
Sentimen investor menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi pergerakan Ethereum. Ketika ekonomi melemah, investor biasanya mengurangi aset berisiko.
Kondisi tersebut dapat menekan permintaan terhadap Ethereum. Sebaliknya, sentimen positif dapat mendorong investor meningkatkan eksposur terhadap aset kripto.
Perubahan regulasi juga dapat memengaruhi minat investor terhadap ETH. Karena itu, pelaku pasar terus mengikuti kebijakan pemerintah dan perkembangan industri kripto.
Aktivitas jaringan Ethereum juga berperan dalam menjaga permintaan. Pertumbuhan penggunaan DeFi dapat meningkatkan kebutuhan terhadap ETH dalam ekosistem tersebut.
ETH Menghadapi Resistance US$1.950
Secara teknikal, Ethereum menghadapi resistance penting di sekitar US$1.950. ETH perlu melewati level tersebut untuk membuka peluang penguatan berikutnya.
Jika momentum terus menguat, level psikologis US$2.000 menjadi perhatian berikutnya. Setelah itu, pasar dapat mengamati area US$2.100 sebagai target selanjutnya.
Namun, Ethereum juga memiliki beberapa level support penting. Area US$1.850 menjadi support jangka pendek yang perlu diperhatikan.
Jika ETH turun melewati US$1.850, tekanan jual dapat membawa harga menuju US$1.800. Karena itu, pergerakan di sekitar level tersebut menjadi penting bagi investor.
Persaingan Blockchain Menjadi Tantangan Ethereum
Ethereum juga menghadapi persaingan dari berbagai jaringan blockchain lainnya. Solana dan Avalanche menjadi beberapa jaringan yang terus menarik perhatian pengguna.
Kedua jaringan tersebut menawarkan transaksi yang relatif cepat dengan biaya yang kompetitif. Kondisi tersebut mendorong Ethereum untuk terus meningkatkan kemampuan jaringannya.
Di sisi lain, Ethereum tetap memiliki ekosistem yang luas. DeFi, aplikasi terdesentralisasi, dan staking terus mendukung penggunaan jaringan Ethereum.
Karena itu, investor perlu melihat Ethereum dari berbagai sisi. Harga harian hanya menunjukkan kondisi pasar dalam periode tertentu.
Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?
Investor perlu memantau resistance US$1.950 dan support US$1.850 dalam jangka pendek. Pergerakan melewati kedua level tersebut dapat memberikan petunjuk arah berikutnya.
Selain itu, investor perlu memperhatikan kondisi ekonomi global. Kebijakan suku bunga dan data ekonomi Amerika Serikat dapat memengaruhi aset berisiko.
Perkembangan regulasi kripto juga dapat mengubah sentimen pasar. Karena itu, investor sebaiknya tidak hanya mengandalkan pergerakan harga harian.
Ethereum tetap memiliki potensi pertumbuhan, tetapi pasar kripto memiliki volatilitas tinggi. Setiap keputusan investasi membutuhkan riset dan pertimbangan risiko secara mandiri.
Catatan: Harga aset kripto berubah secara real-time. Data artikel mengikuti waktu pengambilan data yang disebutkan dalam sumber.
“Baca Juga: Ronald Araujo Gabung Liverpool, Ini Keuntungan Tiap Pihak“
















