• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
Newsletter
Pro Noted
Advertisement
  • Home
  • Crypto
  • Fintech
  • Passive Income
  • Tips Investasi
  • Bitcoin
  • Business
  • Partner Kita
No Result
View All Result
  • Home
  • Crypto
  • Fintech
  • Passive Income
  • Tips Investasi
  • Bitcoin
  • Business
  • Partner Kita
No Result
View All Result
Pro Noted
No Result
View All Result
Home Finansial

Jensen Huang Prediksi Pasar AI Capai US$4 Triliun

xdykiaaa by xdykiaaa
September 17, 2026
in Finansial, Crypto, Market
0
Jensen Huang Prediksi Pasar AI Capai US$4 Triliun

Jensen Huang Prediksi Pasar AI Capai US$4 Triliun

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pronoted.com – CEO Nvidia, Jensen Huang, kembali menyampaikan proyeksi besar tentang pertumbuhan industri kecerdasan buatan atau AI.

Huang memperkirakan pasar infrastruktur AI global bisa mencapai US$3 triliun hingga US$4 triliun pada 2030.

Table of Contents

Toggle
    • Related articles
    • Penjualan Bitcoin 260.000 BTC Mulai Mereda
    • Harga Emas Turun ke US$4.322, Ini Prospeknya
  • Huang Melihat Dua Pendorong Utama Pasar AI
  • Kinerja Nvidia Mendukung Optimisme Huang
  • Harga Sistem Komputasi AI Terus Meningkat
  • Nvidia Memperluas Kerja Sama dengan Perusahaan AI
  • Kelangkaan Memori Masih Menghambat Pertumbuhan
  • Investasi AI Masih Memasuki Tahap Awal

Related articles

Penjualan Bitcoin 260.000 BTC Mulai Mereda

Penjualan Bitcoin 260.000 BTC Mulai Mereda

September 16, 2026
Harga Emas Turun ke US$4.322, Ini Prospeknya

Harga Emas Turun ke US$4.322, Ini Prospeknya

September 15, 2026

Ia menyampaikan pandangan tersebut dalam Goldman Sachs Communacopia and Technology Conference 2026 pada 10 September.

Huang juga pernah menyampaikan proyeksi serupa dalam konferensi yang sama pada tahun sebelumnya.

Kali ini, Huang kembali menegaskan keyakinannya terhadap pertumbuhan infrastruktur AI. Menurutnya, industri semikonduktor memasuki fase pertumbuhan jangka panjang.

“Baca Juga: Penjualan Bitcoin 260.000 BTC Mulai Mereda“

Huang Melihat Dua Pendorong Utama Pasar AI

Huang menjelaskan dua faktor utama yang dapat mendorong pertumbuhan pasar infrastruktur AI.

Pertama, industri mulai mengubah cara sistem komputer memproses informasi. Sistem kini tidak hanya mencari data yang sudah tersimpan.

Sebaliknya, sistem AI generatif dapat membuat jawaban baru berdasarkan konteks yang pengguna berikan.

Perubahan tersebut membutuhkan kemampuan komputasi yang jauh lebih besar. Karena itu, kebutuhan terhadap chip dan pusat data terus meningkat.

Kedua, Huang melihat berakhirnya manfaat otomatis dari Hukum Moore. Selama puluhan tahun, perkembangan teknologi chip membantu meningkatkan kinerja sekaligus menekan biaya.

Namun, perkembangan tersebut kini menghadapi batas tertentu. Akibatnya, industri membutuhkan lebih banyak kapasitas komputasi untuk memenuhi permintaan AI.

Huang juga memperkirakan kebutuhan chip akan terus meningkat. Ia melihat munculnya berbagai lapisan komputasi baru dalam industri AI.

Kinerja Nvidia Mendukung Optimisme Huang

Nvidia juga mencatat pertumbuhan bisnis yang sangat kuat. Perusahaan melaporkan pendapatan kuartalan sebesar US$96,2 miliar.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan 106 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, Nvidia memberikan panduan pertumbuhan pendapatan hingga 70 persen untuk tahun fiskal 2028.

Total pendapatan Nvidia dalam 12 bulan terakhir mencapai sekitar US$303 miliar. Perusahaan juga mencatat margin kotor mendekati 75 persen.

Kapitalisasi pasar Nvidia bahkan sempat mencapai sekitar US$5,1 triliun. Angka tersebut menempatkan Nvidia dalam jajaran perusahaan publik dengan nilai terbesar.

Namun, investor tetap menghadapi risiko ketika menilai saham Nvidia. Pergerakan saham perusahaan sangat berkaitan dengan sentimen terhadap industri AI.

Harga Sistem Komputasi AI Terus Meningkat

Huang juga menunjukkan perubahan harga sistem komputasi Nvidia. Menurutnya, permintaan terhadap sistem dengan kemampuan tinggi terus meningkat.

Satu sistem berbasis arsitektur Hopper kini memiliki harga sekitar US$18.000. Sementara itu, sistem Blackwell mencapai sekitar US$25.000.

Selanjutnya, generasi Vera Rubin mendatang dapat mencapai sekitar US$40.000. Nvidia juga menawarkan sistem GPU kelas atas dengan harga hingga US$8,5 juta.

Harga tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan perusahaan terhadap kemampuan komputasi AI. Karena itu, produsen terus mengembangkan chip dengan kemampuan yang semakin tinggi.

Nvidia Memperluas Kerja Sama dengan Perusahaan AI

Huang menyebut banyak pengembang AI besar menggunakan chip Nvidia. Nama tersebut mencakup OpenAI, Google DeepMind, xAI, dan Anthropic.

Perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan chip Nvidia untuk melatih dan menjalankan berbagai model AI.

Selain perusahaan AI, Nvidia juga bekerja sama dengan penyedia layanan komputasi awan. Nvidia juga menjalin kerja sama dengan perusahaan dari sektor keuangan dan farmasi.

Misalnya, Jane Street menggunakan teknologi Nvidia untuk kebutuhan komputasi. Perusahaan farmasi seperti Eli Lilly, Merck, dan Bristol Myers Squibb juga menjalin kerja sama.

Menurut Huang, posisi tersebut memberikan Nvidia peran penting dalam ekosistem AI. Industri AI sendiri terus berkembang dengan berbagai model dan pendekatan.

Kelangkaan Memori Masih Menghambat Pertumbuhan

Meski permintaan AI terus meningkat, Nvidia masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya berkaitan dengan ketersediaan chip memori.

Huang mengatakan pasokan menjadi salah satu tantangan utama perusahaan. Menurutnya, permintaan sebenarnya bisa tumbuh lebih dari 100 persen tanpa kendala pasokan.

Namun, Nvidia saat ini memberikan panduan pertumbuhan pendapatan sekitar 70 persen. Perusahaan juga menghadapi pembatasan ekspor chip pusat data ke China.

Kondisi tersebut dapat membatasi kemampuan Nvidia memenuhi seluruh permintaan pasar. Karena itu, pertumbuhan bisnis tidak hanya bergantung pada permintaan.

Investasi AI Masih Memasuki Tahap Awal

Huang menilai perkembangan komputasi generatif masih berada pada tahap awal. Ia memperkirakan perusahaan akan terus membangun infrastruktur AI dalam jangka panjang.

Dengan demikian, Huang tidak melihat AI sebagai tren singkat. Ia justru melihat kebutuhan komputasi sebagai bagian dari perubahan besar industri teknologi.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan berbagai risiko. Pasokan chip, aturan ekspor, persaingan, dan perubahan permintaan dapat memengaruhi perkembangan industri.

Proyeksi US$3 triliun hingga US$4 triliun juga tetap merupakan perkiraan Huang. Angka tersebut bukan jaminan terhadap ukuran pasar pada 2030.

Karena itu, perkembangan pendapatan Nvidia dan investasi pusat data menjadi indikator penting. Keduanya dapat membantu menggambarkan arah pertumbuhan industri AI dalam beberapa tahun mendatang.

“Baca Juga: Sejarah Peradaban Maya dan Pencapaiannya“

Tags: AltcoinBitcoinCryptoFinansialJensen HuangKriptoPasar AIPrediksi Pasar AITips Investasi
Share76Tweet47

Related Posts

Penjualan Bitcoin 260.000 BTC Mulai Mereda

Penjualan Bitcoin 260.000 BTC Mulai Mereda

by xdykiaaa
September 16, 2026
0

Pronoted.com – Aksi jual Bitcoin oleh pemegang jangka panjang mulai menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Data terbaru menunjukkan perubahan aktivitas dari kelompok holder...

Harga Emas Turun ke US$4.322, Ini Prospeknya

Harga Emas Turun ke US$4.322, Ini Prospeknya

by xdykiaaa
September 15, 2026
0

Pronoted.com – Harga emas dunia kembali melemah pada perdagangan Selasa, 15 September 2026. Harga emas turun ke sekitar US$4.322 per troy ons....

Rupiah Melemah ke Rp17.682, Pasar Cermati The Fed

Rupiah Melemah ke Rp17.682, Pasar Cermati The Fed

by xdykiaaa
September 15, 2026
0

Pronoted.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan Selasa, 15 September 2026. Rupiah turun 0,24% ke level Rp17.682 per dolar...

Saham BBCA Turun ke Rp6.300 pada 14 September 2026

Saham BBCA Turun ke Rp6.300 pada 14 September 2026

by xdykiaaa
September 14, 2026
0

Pronoted.com – Saham Bank Central Asia (BBCA) melemah pada perdagangan sesi pagi, Senin, 14 September 2026. BBCA turun 0,40% ke level...

Ethereum di US$2.500, Whale Tarik 116.000 ETH

Ethereum di US$2.500, Whale Tarik 116.000 ETH

by xdykiaaa
September 14, 2026
0

Pronoted.com – Pasar kripto masih memperhatikan Bitcoin yang tertahan di bawah US$80.000.Namun, sejumlah altcoin justru mencatat kenaikan tajam dalam beberapa hari...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jumlah Whale Bitcoin dan Ethereum Naik Tajam

Jumlah Whale Bitcoin dan Ethereum Naik Tajam

August 30, 2025
Ethereum Cetak Bull Flag, Siap Tembus US$ 3.600

Ethereum Cetak Bull Flag, Siap Tembus US$ 3.600

May 22, 2025
Bitcoin Diprediksi Tembus $250.000 pada Tahun 2026

Bitcoin Diprediksi Tembus $250.000 pada Tahun 2026

June 15, 2025
Fintech: Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

Fintech: Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

May 10, 2025
Crypto: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

Crypto: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

0
Fintech: Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

Fintech: Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

0
Passive Income: Pengertian, Manfaat dan Contohnya

Passive Income: Pengertian, Manfaat dan Contohnya

0
7 Tips Investasi Untuk Meminimalisir Kerugian

7 Tips Investasi Untuk Meminimalisir Kerugian

0
Jensen Huang Prediksi Pasar AI Capai US$4 Triliun

Jensen Huang Prediksi Pasar AI Capai US$4 Triliun

September 17, 2026
Penjualan Bitcoin 260.000 BTC Mulai Mereda

Penjualan Bitcoin 260.000 BTC Mulai Mereda

September 16, 2026
Harga Emas Turun ke US$4.322, Ini Prospeknya

Harga Emas Turun ke US$4.322, Ini Prospeknya

September 15, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.682, Pasar Cermati The Fed

Rupiah Melemah ke Rp17.682, Pasar Cermati The Fed

September 15, 2026

Partner Kita

AATOTO SLOT

MPSOSAKTI

MOTOSLOT

AATOTO

  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Pronoted.com Website Crypto & Finansial.

No Result
View All Result
  • Crypto
  • Fintech
  • Passive Income
  • Tips Investasi

© 2025 Pronoted.com Website Crypto & Finansial.