Pronoted.com – Pasar aset kripto mendapat perhatian besar menjelang keputusan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).
The Fed menjadwalkan pengumuman keputusan tersebut pada 16-17 September 2026. Sementara itu, beberapa altcoin mencatat kenaikan harga cukup tajam.
Kenaikan tersebut mendorong Relative Strength Index (RSI) harian sejumlah altcoin memasuki zona overbought. Kondisi itu menunjukkan harga mengalami penguatan dalam waktu relatif singkat.
Setidaknya lima altcoin masuk radar analisis teknikal. Kelima aset tersebut mencakup Zcash (ZEC), Pendle (PENDLE), Solana (SOL), Uniswap (UNI), dan Bittensor (TAO).
“Baca Juga: 5 Token Kripto yang Bangkit Usai Likuidasi US$300 Juta“
Pasar Kripto Menguat Menjelang Keputusan The Fed
Menurut FXStreet pada 15 September 2026, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin mencapai lebih dari 90 persen.
Data inflasi Amerika Serikat pada Agustus 2026 mendorong perubahan ekspektasi tersebut. Sebelumnya, pasar masih membagi ekspektasi antara kenaikan dan penahanan suku bunga.
Namun, pasar kripto tetap menunjukkan penguatan menjelang keputusan tersebut. Bitcoin bahkan menembus level US$79.000 pada 15 September 2026.
Ethereum juga bertahan di sekitar US$2.500 pada periode tersebut. Selain itu, Crypto Fear and Greed Index mencapai angka 69.
Angka tersebut menunjukkan sentimen pasar yang cenderung mengarah pada greed atau keserakahan. Momentum Bitcoin kemudian ikut mendorong kenaikan sejumlah altcoin.
Zcash Mencatat Kenaikan Paling Tajam
Zcash menjadi salah satu altcoin dengan penguatan paling mencolok dalam beberapa pekan terakhir. Token tersebut mencatat kenaikan hingga 128 persen dalam 30 hari.
Menurut Invezz pada 8 September 2026, RSI harian ZEC sempat mencapai 76. RSI tersebut bahkan meningkat hingga sekitar 87 setelah harga menembus US$1.254.
Kenaikan tersebut turut mendorong kapitalisasi pasar Zcash melewati Dogecoin. Kondisi itu membawa ZEC masuk jajaran sepuluh aset kripto terbesar.
Namun, kenaikan tajam juga meningkatkan risiko koreksi. Analis memperkirakan harga ZEC dapat menguji area US$860 jika tekanan jual meningkat.
Pada 15 September 2026, RSI ZEC turun menuju angka 63. Meski begitu, harga ZEC masih bertahan di atas US$1.150.
Kondisi tersebut menunjukkan momentum bullish masih bertahan. Namun, investor tetap menghadapi risiko konsolidasi setelah kenaikan besar.
Pendle Mengikuti Sinyal Overbought
Pendle juga menunjukkan momentum kuat dalam beberapa pekan terakhir. Token tersebut mencatat kenaikan sekitar 58,66 persen dalam satu bulan.
Menurut Coingabbar pada 8 September 2026, RSI harian PENDLE mencapai 78,40. Angka tersebut menempatkan PENDLE dalam zona overbought.
Harga PENDLE sempat menyentuh US$2,27 selama periode kenaikan tersebut. Aktivitas sektor yield trading turut meningkatkan perhatian terhadap token tersebut.
Selain itu, minat investor terhadap produk fixed-yield berbasis DeFi ikut mendukung pergerakan PENDLE.
Solana dan Uniswap Juga Masuk Zona Jenuh Beli
Solana juga sempat memasuki zona overbought pada awal September 2026. Analisis Meyka pada 4 September mencatat RSI SOL mencapai 71,14.
Pada periode tersebut, harga SOL naik 3,8 persen dalam sehari hingga US$104,18. RSI di atas 70 biasanya menunjukkan kondisi jenuh beli.
Sementara itu, Uniswap juga mencatat momentum kuat. CryptoRank mencatat RSI UNI mencapai 74,86 pada 2 September 2026.
Harga UNI naik sekitar 47 persen dalam satu pekan. Dalam satu bulan, UNI mencatat kenaikan sekitar 54 persen hingga mencapai US$6,31.
Level resistance UNI berada di sekitar US$6,39 hingga US$6,79. Sementara itu, area US$6,23 menjadi salah satu level support penting.
Bittensor Ikut Masuk Radar Trader
Bittensor menjadi altcoin kelima yang menunjukkan sinyal serupa. Menurut Cryptonomist pada 7 September 2026, RSI TAO mencapai angka 70.
Harga TAO naik sekitar 25 persen dalam lima hari. Kenaikan tersebut membawa harga menuju area resistance sekitar US$300.
Sentimen positif dari ekosistem Bittensor turut mendukung momentum tersebut. Selain itu, aktivitas trader derivatif juga meningkat.
Open interest TAO bahkan mencapai level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas di pasar derivatif.
Apa Arti RSI Overbought bagi Investor?
RSI membantu investor melihat kekuatan momentum harga suatu aset. Indikator tersebut biasanya menggunakan periode pengamatan selama 14 hari.
Ketika RSI melewati angka 70, pasar biasanya menyebut aset tersebut mengalami overbought. Kondisi itu menunjukkan tekanan beli sudah meningkat cukup tinggi.
Namun, RSI tinggi tidak otomatis membuat harga langsung turun. Tren bullish dapat mempertahankan RSI tinggi dalam waktu cukup lama.
Zcash memberikan contoh kondisi tersebut. RSI ZEC sempat mencapai level ekstrem, tetapi harga tetap bertahan kuat setelahnya.
Karena itu, investor perlu melihat indikator lain sebelum mengambil keputusan. Volume transaksi dapat memberikan gambaran mengenai kekuatan tekanan beli.
Selain itu, investor juga perlu memperhatikan funding rate dan level support. Level resistance juga dapat membantu menentukan area yang perlu mendapat perhatian.
Keputusan The Fed Dapat Meningkatkan Volatilitas
Keputusan The Fed dapat menjadi katalis penting bagi pasar kripto. Perubahan suku bunga dapat memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko.
Kenaikan suku bunga biasanya meningkatkan biaya modal. Kondisi tersebut dapat membuat sebagian investor lebih berhati-hati terhadap altcoin.
Sebaliknya, keputusan yang lebih dovish dari ekspektasi pasar dapat menjaga sentimen positif. Kondisi tersebut berpotensi mempertahankan momentum sejumlah altcoin.
Namun, investor tetap menghadapi volatilitas tinggi. Karena itu, investor perlu mempertimbangkan kondisi makro dan indikator teknikal secara bersamaan.
Pergerakan harga kripto juga dapat berubah cepat setelah keputusan The Fed. Dengan demikian, investor perlu menyesuaikan manajemen risiko dengan kondisi pasar.
Lima Altcoin yang Perlu Diperhatikan
Kelima altcoin tersebut menunjukkan momentum berbeda menjelang keputusan The Fed. Zcash mencatat kenaikan paling besar dalam periode 30 hari.
Pendle juga mencatat penguatan kuat dengan RSI yang berada dalam zona overbought. Sementara itu, Solana dan Uniswap menunjukkan momentum beli yang tinggi.
Bittensor juga mencatat kenaikan harga dan peningkatan aktivitas pasar derivatif. Karena itu, pergerakan kelima aset tersebut perlu mendapat perhatian.
Namun, kinerja sebelumnya tidak menjamin pergerakan harga berikutnya. Investor perlu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Aktivitas perdagangan kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi. Karena itu, investor perlu menggunakan dana yang sesuai dengan kemampuan risikonya.
“Baca Juga: Prediksi Sevilla vs Barcelona di La Liga 2026/27“
















