Pronoted.com – Harga saham Advanced Micro Devices atau AMD kembali menarik perhatian investor. Saham AMD ditutup pada $473,25 pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Harga tersebut naik $3,80 atau 0,81 persen dari penutupan sebelumnya. AMD juga mencatat rentang perdagangan harian antara $462,11 hingga $477,36.
Data tersebut menunjukkan pergerakan AMD masih cukup aktif. Namun, saham AMD juga menghadapi tekanan setelah penurunan dalam beberapa sesi sebelumnya.
“Baca Juga: Bitcoin Tembus $81.000, Harga Naik 4,64 Persen“
Harga Saham AMD Terakhir Mencapai $473,25
Berikut sejumlah data penting saham AMD pada penutupan terakhir:
| DataNilai | |
| Harga penutupan | $473,25 |
| Perubahan harian | +0,81% |
| Kenaikan harga | +$3,80 |
| Harga tertinggi | $477,36 |
| Harga terendah | $462,11 |
| Kapitalisasi pasar | Sekitar $772,6 miliar |
Data pasar menunjukkan AMD memiliki kapitalisasi sekitar $772,6 miliar. Perusahaan juga mencatat rentang harga 52 minggu antara $149,22 dan $584,73.
Dengan demikian, harga AMD masih berada cukup dekat dengan level tertinggi tahunannya. Namun, investor tetap perlu memperhatikan perubahan harga dalam beberapa pekan berikutnya.
Analis Baird Pasang Target Harga AMD $1.250
Analis Tristan Gerra dari Baird memberikan proyeksi sangat optimistis untuk AMD. Ia memasang target harga saham AMD sebesar $1.250.
Target tersebut menjadi salah satu proyeksi tertinggi dari analis Wall Street. Gerra juga memberikan rekomendasi Outperform untuk saham AMD.
Proyeksi tersebut bergantung pada pertumbuhan bisnis kecerdasan buatan AMD. Gerra memperkirakan pendapatan platform GPU AI AMD dapat mencapai $147 miliar pada 2030.
Selain itu, ia melihat peluang besar dari GPU Instinct dan CPU EPYC generasi terbaru. AMD juga mengembangkan sistem Helios untuk memenuhi kebutuhan pusat data.
Bisnis AI Menjadi Katalis Utama AMD
Pertumbuhan pusat data menjadi salah satu faktor penting bagi AMD. Perusahaan terus mengejar peluang dari meningkatnya kebutuhan komputasi AI.
Sistem Helios juga dapat membantu AMD memperluas persaingan dalam pasar pusat data. Selain itu, GPU MI450 menjadi produk penting dalam rencana pertumbuhan perusahaan.
Menurut laporan yang dikutip Pintu, AMD menargetkan peluncuran GPU MI450 mulai semester pertama 2027. Produk tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan bisnis pusat data AMD.
Karena itu, investor kini memperhatikan kemampuan AMD dalam meningkatkan pendapatan AI. Jika permintaan terus meningkat, bisnis pusat data dapat menjadi penggerak utama perusahaan.
Investor Perlu Memperhatikan Risiko Valuasi AMD
Meskipun prospek AI terlihat menarik, investor tetap menghadapi sejumlah risiko. Valuasi AMD yang tinggi dapat meningkatkan tekanan apabila pertumbuhan perusahaan tidak memenuhi ekspektasi.
Selain itu, AMD masih menghadapi persaingan ketat dari Nvidia. Perusahaan juga perlu memperkuat kinerja bisnis lainnya untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang.
Saham AMD juga menunjukkan volatilitas cukup tinggi. Karena itu, investor sebaiknya tidak hanya melihat target harga dari satu analis.
Target $1.250 menunjukkan optimisme besar terhadap masa depan AMD. Namun, target tersebut tetap merupakan proyeksi dan bukan jaminan kenaikan harga saham.
Dengan demikian, perkembangan bisnis AI, pusat data, dan produk GPU akan menjadi perhatian utama. Investor juga perlu mempertimbangkan valuasi serta risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
“Baca Juga: Minus Kacamata Cepat Berubah? Waspadai Masalah Kornea“
















