Pronoted.com – Harga Pi Coin masih bergerak dalam kisaran sempit setelah melewati fase distribusi yang panjang. Kondisi ini menunjukkan pasar berada dalam keseimbangan, bukan fase pemulihan.
Pergerakan harga tersebut muncul seiring proses migrasi Mainnet yang masih berlangsung di Pi Network. Migrasi ini secara bertahap menambah jumlah koin yang beredar di pasar.
Di sisi lain, permintaan pasar belum menunjukkan peningkatan berarti pada level harga saat ini. Akibatnya, harga Pi Coin belum mampu membentuk tren naik yang kuat.
“Baca Juga: Bitcoin Tembus $95.000, Ketegangan AS–Iran Picu Reli Kripto“
Migrasi Mainnet Meningkatkan Pasokan Secara Bertahap
Migrasi Mainnet menandai perubahan besar dari ekosistem tertutup menuju ekonomi token terbuka. Proses ini berbasis KYC dan berjalan secara bertahap.
Setiap tahap migrasi mengubah saldo yang sebelumnya terkunci menjadi token yang bisa dipindahkan. Dengan begitu, jumlah token yang bisa diperdagangkan terus bertambah.
Pada awal 2026, estimasi pasokan beredar mencapai sekitar 8,38 miliar Pi. Selain itu, setiap siklus migrasi kembali menambah likuiditas baru ke pasar.
Strategi bertahap ini memang menjaga stabilitas jaringan. Namun, strategi tersebut juga menciptakan tekanan jual yang berkelanjutan.
Tekanan Jual Membatasi Kenaikan Harga
Token yang baru bisa diperdagangkan langsung memengaruhi pergerakan harga. Pasokan baru masuk saat permintaan masih terbatas.
Akibatnya, tekanan jual muncul di level harga yang sama. Setiap kenaikan harga sering berakhir dengan koreksi cepat.
Oleh karena itu, lonjakan harga Pi Coin cenderung tidak bertahan lama. Pasar belum mampu menyerap pasokan baru secara konsisten.
Namun demikian, jaringan tetap menunjukkan perkembangan positif. Tim Pi Network merilis pustaka pembayaran yang lebih efisien.
Fitur ini memungkinkan pengembang menanamkan pembayaran berbasis Pi dengan lebih cepat. Dengan begitu, kegunaan jaringan terus meningkat.
Struktur Harga Menentukan Arah Selanjutnya
Saat ini, harga Pi Coin bertahan di atas zona permintaan $0,19–$0,20. Zona ini terus menyerap tekanan jual sejak penurunan akhir 2025.
Area tersebut menunjukkan batas kekuatan penjual. Tekanan jual melemah setiap kali harga mendekati zona ini.
Meski begitu, stabilisasi ini belum menandakan pemulihan. Harga masih bergerak dalam fase konsolidasi.
Untuk memulai fase ekspansi, harga harus menembus resistance $0,2155. Tingkat ini menjadi batas atas pergerakan saat ini.
Level $0,2155 Menjadi Kunci Pemulihan
Level $0,2155 sebelumnya berfungsi sebagai support penting. Namun, level ini berubah menjadi resistance setelah gagal dipertahankan.
Setiap percobaan menembus level tersebut selalu memicu aksi jual. Kondisi ini menunjukkan pasokan aktif masih menunggu di atas harga.
Jika harga mampu bertahan di atas $0,2155, pasar menunjukkan kekuatan baru. Pembeli mulai menyerap pasokan tanpa sikap defensif.
Dalam skenario ini, harga berpeluang bergerak menuju zona $0,26–$0,28. Area tersebut sebelumnya menjadi lokasi distribusi besar.
Indikator Momentum Masih Bersifat Netral
Indikator RSI saat ini berada di sekitar level 45. Angka ini mencerminkan kondisi pasar yang netral.
Tekanan beli belum mendominasi pergerakan harga. Oleh sebab itu, momentum kenaikan masih terbatas.
Harga membutuhkan dorongan tambahan agar RSI bergerak naik. Penembusan $0,2155 dapat menjadi pemicu utama.
Sebaliknya, kegagalan menembus resistance akan memperpanjang fase sideways. Kondisi ini menunda pemulihan jangka panjang Pi Coin.
Kesimpulan: Prediksi Harga Pi Network
Harga Pi Coin mencerminkan proses penyesuaian akibat migrasi Mainnet dan pertumbuhan pasokan. Perkembangan jaringan memperkuat prospek jangka panjang.
Namun, tekanan pasokan masih menahan kenaikan harga dalam jangka pendek. Selama harga bertahan di atas $0,20, pasar tetap stabil.
Pemulihan baru terbuka jika harga menembus dan bertahan di atas $0,2155. Hingga saat itu, struktur pasar tetap mengendalikan pergerakan harga.
“Baca Juga: Sebastian Stan Berpeluang Gabung The Batman Part II“















