Pronoted.com – Solana (SOL) kembali menarik perhatian setelah produk spot ETF Solana mencatat arus dana masuk selama 11 pekan berturut-turut.
Menurut analisis CoinGape pada 29 September 2026, momentum tersebut dapat mendorong SOL menuju US$150.
Namun, SOL perlu melewati level US$125 terlebih dahulu. Saat analisis tersebut terbit, harga SOL berada di sekitar US$121,23.
Selain itu, meningkatnya minat investor terhadap ETF Solana turut memperkuat sentimen pasar.
“Baca Juga: Prediksi Bitcoin Oktober 2026: Pantau Level US$83.000“
ETF Solana Catat Arus Dana Masuk Rekor
Menurut CoinGape, ETF Solana di Amerika Serikat mencatat arus dana masuk bersih US$188,21 juta.
Data tersebut mencakup pekan yang berakhir pada 27 September 2026. Bitwise BSOL memimpin arus dana masuk dengan US$128,46 juta.
Kemudian, Grayscale GSOL mencatat arus masuk US$28,06 juta. Fidelity FSOL mengikuti dengan arus masuk US$17,59 juta.
The Daily Hodl mengutip data Farside Investors mengenai pencapaian tersebut. Data itu menunjukkan seluruh tujuh ETF Solana mencatat arus dana masuk positif.
Selain itu, ETF Solana mencatat arus dana masuk harian terbesar pada 25 September. Nilainya mencapai US$86,7 juta.
BSOL menyumbang sekitar 68 persen dari total arus dana masuk mingguan tersebut. Produk tersebut juga mencatat arus kumulatif sekitar US$1,22 miliar.
Arus Dana ETF Solana Terus Bertambah
Secara kumulatif, ETF Solana mencatat arus dana masuk sekitar US$1,62 miliar.
Total aset bersih ETF tersebut mencapai sekitar US$1,93 miliar. Angka tersebut setara dengan sekitar 2,76 persen kapitalisasi pasar SOL.
Sejak 13 Juli, seluruh produk ETF Solana mengakumulasi sekitar 4,37 juta SOL.
Nilai akumulasi tersebut mencapai sekitar US$450 juta. Selain itu, ETF Solana masih mencatat arus masuk US$12,70 juta pada 28 September.
Data tersebut menunjukkan minat investor terhadap produk investasi berbasis SOL terus meningkat.
US$125 Menjadi Level Penting untuk Harga SOL
Dari sisi pergerakan harga, CoinGape menempatkan US$125 sebagai resistance penting bagi SOL.
Jika SOL berhasil melewati US$125, harga berpotensi bergerak menuju US$130. Setelah itu, SOL berpeluang mengincar level US$150.
Namun, tekanan jual dapat mengubah arah pergerakan tersebut. SOL memiliki area penopang pada US$120, US$115, dan US$110.
RSI empat jam berada di angka 55,99. Kondisi tersebut menunjukkan momentum SOL cenderung netral hingga positif.
Sementara itu, indikator MACD masih berada di bawah garis sinyal. Kondisi tersebut menunjukkan pasar belum mendapatkan konfirmasi kenaikan yang kuat.
Karena itu, investor masih perlu memperhatikan pergerakan SOL di sekitar US$125.
Harga SOL Menunjukkan Pemulihan
SOL menunjukkan pemulihan dalam beberapa hari terakhir. Pada 25 September, SOL masih bergerak di sekitar US$116.
Sebelumnya, harga SOL sempat bertahan di sekitar US$103 pada awal September. Pergerakan tersebut menunjukkan adanya peningkatan minat beli.
Data 24/7 Wall St juga menunjukkan perubahan arus dana ETF Solana.
Arus dana masuk mingguan ETF sempat turun 96 persen. Angkanya turun dari US$153,87 juta menjadi US$6,18 juta.
Namun, kondisi tersebut berubah pada akhir September. Investor kembali meningkatkan alokasi dana melalui produk ETF Solana.
Dengan demikian, arus dana institusi memberikan dorongan tambahan bagi pemulihan harga SOL.
Pasar Crypto Ikut Mengalami Pemulihan
Pergerakan SOL juga mengikuti pemulihan pasar crypto secara keseluruhan.
Kapitalisasi pasar crypto global naik 1,11 persen menjadi sekitar US$2,9 triliun. Bitcoin juga bertahan di sekitar US$84.000.
Sementara itu, Ethereum bergerak di atas US$2.700. Kondisi tersebut turut menciptakan sentimen yang lebih positif bagi aset crypto.
Namun, investor tetap menghadapi risiko volatilitas tinggi. Karena itu, pergerakan pasar global masih dapat memengaruhi harga SOL.
Solana Catat Pertumbuhan Aset Tokenisasi
Selain ETF, jaringan Solana juga mencatat pencapaian dalam perdagangan aset tokenisasi.
Solana untuk pertama kalinya memimpin volume perdagangan spot mingguan komoditas tertokenisasi.
Nilai perdagangan tersebut mencapai US$91,1 juta. Angka itu memberikan Solana sekitar 28 persen pangsa pasar.
Pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan ekosistem Solana tidak hanya bergantung pada harga SOL.
Selain itu, meningkatnya penggunaan jaringan dapat memperkuat daya tarik Solana bagi investor dan pelaku industri.
SOL Masih Menunggu Konfirmasi Kenaikan
Kombinasi arus dana ETF dan perkembangan ekosistem membuat prospek SOL terlihat positif.
Namun, SOL masih membutuhkan konfirmasi teknikal untuk melanjutkan kenaikan. Level US$125 menjadi titik penting dalam menentukan arah berikutnya.
Jika pembeli mampu mendorong SOL melewati level tersebut, target US$130 dapat menjadi sasaran berikutnya.
Selanjutnya, momentum yang kuat dapat membuka peluang menuju US$150.
Sebaliknya, kegagalan melewati US$125 dapat meningkatkan tekanan jual. Investor kemudian perlu memperhatikan level US$120 dan US$115.
Karena itu, pergerakan harga dan arus dana ETF akan menjadi perhatian utama pasar dalam waktu dekat.
Catatan: Aset crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi. Investor perlu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
“Baca Juga: Pengaruh India di Asia Tenggara: Sejarah dan Dampaknya“
















