Pronoted.com – Pasar kripto global kembali menghadapi tekanan dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah aset digital utama mengalami penurunan harga yang cukup tajam.
Di tengah kondisi tersebut, Pepe atau PEPE justru menunjukkan ketahanan yang menarik perhatian investor. Token meme bertema katak ini berhasil mencatatkan pergerakan positif ketika banyak aset lain melemah.
Pada perdagangan terbaru, PEPE bergerak di kisaran Rp0,0606. Token ini bahkan membukukan kenaikan sekitar 0,80 persen dalam 24 jam.
Kinerja tersebut memberikan sentimen positif bagi komunitas pendukungnya. Selain itu, pergerakan ini menunjukkan bahwa minat terhadap aset meme masih cukup kuat.
“Baca Juga: Faktor yang Menekan Harga Pi Network pada 2026“
Aktivitas Whale Dorong Optimisme Investor
Salah satu faktor yang mendukung harga PEPE berasal dari aktivitas investor besar atau whale. Data on-chain menunjukkan adanya pembelian dalam jumlah sangat besar dalam waktu singkat.
Dua dompet kripto yang diduga terhubung membuka posisi long dengan leverage tinggi. Investor tersebut membeli sekitar 1,31 miliar kPEPE dengan nilai mencapai miliaran rupiah.
Langkah tersebut memunculkan optimisme di kalangan pelaku pasar. Banyak investor menilai aksi whale mencerminkan kepercayaan terhadap potensi pemulihan harga PEPE dalam jangka pendek.
Selain itu, pembelian besar tersebut membantu menjaga tekanan jual agar tidak semakin kuat. Karena itu, harga PEPE mampu bertahan lebih baik dibandingkan beberapa aset lain.
Bitcoin dan Pasar Kripto Masih Tertekan
Sementara PEPE menunjukkan ketahanan, Bitcoin justru bergerak ke arah sebaliknya. Aset kripto terbesar di dunia itu mengalami koreksi lebih dari dua persen.
Penurunan Bitcoin ikut memengaruhi pasar secara keseluruhan. Akibatnya, total kapitalisasi pasar kripto global juga mengalami penyusutan.
Beberapa faktor memicu tekanan tersebut. Investor menghadapi ketidakpastian ekonomi global yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Selain itu, ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran turut memengaruhi sentimen pasar. Kondisi tersebut membuat banyak investor memilih mengurangi risiko investasi mereka.
Arus Keluar ETF Tambah Tekanan Pasar
Pasar juga menghadapi tekanan dari produk investasi berbasis aset kripto. Data terbaru menunjukkan adanya arus keluar dana yang cukup besar dari ETF Bitcoin.
Penarikan dana tersebut berlangsung selama beberapa hari berturut-turut. Situasi ini menunjukkan sebagian investor institusi masih bersikap hati-hati terhadap pasar.
Di sisi lain, Ethereum juga mengalami tren serupa. Produk investasi berbasis Ethereum mencatatkan arus keluar modal yang cukup besar.
Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap arah pasar kripto dalam jangka pendek. Jika tekanan terus berlanjut, peluang pemulihan pasar bisa menjadi lebih terbatas.
Analisis Harga PEPE dalam Jangka Pendek
Dari sisi teknikal, PEPE masih bergerak di dekat area dukungan penting. Tekanan jual memang masih terlihat, tetapi momentumnya mulai melemah.
Beberapa indikator menunjukkan penurunan mulai kehilangan kekuatan. Selain itu, aliran dana masuk masih terlihat meski belum terlalu besar.
Area Rp0,0590 menjadi level penting yang perlu dipertahankan pembeli. Jika harga turun di bawah area tersebut, risiko koreksi lebih dalam akan meningkat.
Sebaliknya, jika PEPE mampu menembus area Rp0,0641, peluang kenaikan berikutnya akan semakin terbuka. Target selanjutnya berada di sekitar Rp0,0675.
Whale Borong PEPE: Arah Bergantung pada Pergerakan Bitcoin
Meski aktivitas whale memberikan dukungan positif, pergerakan PEPE tetap bergantung pada kondisi pasar yang lebih luas. Bitcoin masih menjadi faktor utama yang memengaruhi sentimen investor.
Jika Bitcoin mampu kembali menguat, peluang pemulihan PEPE akan semakin besar. Namun, jika tekanan terhadap Bitcoin berlanjut, token meme ini juga berpotensi menghadapi tantangan baru.
Karena itu, investor perlu memperhatikan perkembangan pasar global, arus dana ETF, dan pergerakan Bitcoin. Faktor-faktor tersebut akan menentukan arah harga PEPE dalam beberapa hari ke depan.
Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi dan harga dapat berubah secara cepat. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
“Baca Juga: Rumor Harga Steam Machine Sentuh 1.200 Dolar AS“
















