Pronoted.com – Harga XRP kembali menunjukkan pergerakan positif dalam beberapa hari terakhir. Aset kripto tersebut naik dari area $1,42 menuju hampir $1,54.
Kenaikan ini muncul setelah pasar kripto kembali membaik. Selain itu, harga Bitcoin juga berhasil menembus level $81.000.
Sentimen positif semakin kuat setelah kerja sama Hyperliquid dan Coinbase menarik perhatian pasar. Kondisi tersebut ikut meningkatkan optimisme trader kripto.
Di sisi lain, volume perdagangan XRP melonjak tajam. Nilainya bahkan melampaui $4 miliar dalam waktu singkat.
Lonjakan volume tersebut menunjukkan aktivitas trader semakin meningkat. Banyak investor mulai kembali memantau pergerakan XRP.
Meski harga sempat turun ke sekitar $1,48, sentimen bullish masih bertahan. Karena itu, peluang pemulihan jangka pendek tetap terbuka.
“Baca Juga: Elon Musk dan Jack Dorsey Ramaikan Event Bitcoin“
XRP Bertahan di Zona Support Penting
XRP kini memasuki fase penting setelah koreksi tajam dari level tertinggi tahunannya. Sebelumnya, harga XRP sempat bergerak di atas $3.
Namun, tekanan jual membuat harga turun drastis. Meski begitu, pembeli berhasil mempertahankan area support sekitar $1,40 hingga $1,45.
Zona tersebut menjadi area penting untuk menjaga tren kenaikan jangka panjang. Selama harga bertahan di area itu, peluang pemulihan tetap ada.
Banyak trader kini mengamati arah pergerakan berikutnya. Mereka menunggu apakah XRP mampu menembus resistance yang lebih tinggi.
Jika harga terus menguat, XRP berpeluang kembali mendekati level psikologis $2.
Grafik Mingguan Perlihatkan Tren Positif
Grafik mingguan menunjukkan XRP masih bergerak dalam pola saluran naik besar. Pola tersebut sudah terbentuk sejak tahun 2021.
Pada awal tahun ini, XRP menghadapi tekanan kuat di area atas $3. Setelah itu, harga langsung mengalami koreksi tajam.
Kini, harga kembali bergerak di area bawah saluran naik. Kondisi tersebut sering dianggap sebagai area pantulan potensial.
Selain itu, indikator RSI mulai menunjukkan pemulihan. Momentum penurunan juga terlihat mulai melemah secara perlahan.
Indikator CMF turut memberikan sinyal positif. Data tersebut menunjukkan aliran dana mulai kembali masuk ke pasar XRP.
Meski begitu, kekuatan pembeli masih belum sepenuhnya dominan. Pasar saat ini masih berada dalam fase akumulasi awal.
Jika tekanan beli terus meningkat, peluang pembalikan tren akan semakin besar.
Area Resistance $2 Jadi Fokus Utama
Saat ini, perhatian utama trader tertuju pada level resistance $2. Area tersebut menjadi penghalang penting bagi pergerakan XRP berikutnya.
Jika harga mampu menembus level itu, momentum bullish dapat meningkat tajam. Selain itu, peluang menuju area $3 akan semakin terbuka.
Trader juga menganggap area $2 sebagai penentu arah pasar. Karena itu, pergerakan di sekitar level tersebut akan sangat diperhatikan.
Apabila XRP berhasil mengubah resistance menjadi support, peluang mencetak rekor baru akan semakin besar.
Sebaliknya, jika harga turun di bawah $1,40, struktur bullish bisa melemah. Kondisi tersebut juga dapat menunda potensi breakout besar.
XRP Masih Berpeluang Menuju ATH Baru
Secara keseluruhan, XRP masih mempertahankan struktur bullish jangka panjang. Selama harga bertahan di atas support utama, tren pemulihan masih mungkin terjadi.
Selain itu, sentimen pasar kripto saat ini mulai membaik. Kenaikan Bitcoin juga ikut membantu memperkuat optimisme investor.
Namun, pasar kripto tetap memiliki risiko tinggi. Karena itu, investor perlu melakukan riset sebelum mengambil keputusan.
Trader juga perlu memperhatikan pergerakan volume dan sentimen pasar global. Faktor tersebut sering memengaruhi arah harga kripto dalam jangka pendek.
Jika momentum bullish terus bertahan, XRP berpotensi kembali menguji area tertinggi sebelumnya. Bahkan, peluang mencetak rekor harga baru masih terbuka dalam beberapa waktu mendatang.
















