Pronoted.com – Minat terhadap aset kripto berbasis kecerdasan buatan atau AI terus meningkat. Perkembangan teknologi AI dan bertambahnya adopsi dari perusahaan besar mendorong optimisme investor terhadap sektor ini.
Sejumlah analis juga memperkirakan bahwa langkah perusahaan AI, seperti OpenAI dan Anthropic, menuju pasar modal dapat menarik perhatian investor global. Jika hal tersebut terjadi, aliran modal ke proyek kripto berbasis AI berpotensi ikut meningkat.
Di sisi lain, pasar kripto masih bergerak fluktuatif. Namun, banyak investor justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengumpulkan aset dengan metode dollar-cost averaging (DCA). Strategi ini membantu investor membeli aset secara bertahap tanpa harus menunggu waktu yang dianggap paling tepat.
“Baca Juga: Altcoin Season Index Naik ke 55, Saatnya Altcoin Bangkit?“
Berikut tiga proyek kripto AI yang banyak diperhatikan investor.
1. Near Protocol (NEAR)
Near Protocol menjadi salah satu proyek blockchain yang terus berkembang di sektor AI.
Proyek ini menawarkan ekosistem yang aktif dan terus menghadirkan inovasi.
Selain itu, Near Protocol memiliki jumlah pengguna yang terus bertambah.
Banyak analis menilai proyek ini memiliki fundamental yang kuat karena didukung produk yang sudah digunakan dan sumber pendapatan yang terus berkembang.
Harga NEAR yang masih berada di kisaran relatif rendah juga menarik perhatian investor jangka panjang.
Jika tren AI terus berkembang, Near Protocol berpeluang memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas di ekosistemnya.
Karena itu, banyak investor memasukkan NEAR ke dalam daftar aset yang layak dipantau.
2. Bittensor (TAO)
Bittensor menjadi salah satu proyek AI terdesentralisasi yang paling banyak dibicarakan.
Platform ini membangun jaringan yang memungkinkan pengembang AI berbagi sumber daya dan memperoleh insentif.
Konsep tersebut membuat Bittensor berbeda dari banyak proyek blockchain lainnya.
Analis menilai proyek ini memiliki peluang besar karena kebutuhan terhadap infrastruktur AI terus meningkat.
Selain itu, mekanisme insentif yang diterapkan mampu mendorong pertumbuhan komunitas dan jaringan secara berkelanjutan.
Beberapa investor juga melihat koreksi harga sebagai peluang untuk melakukan akumulasi secara bertahap.
Jika adopsi AI semakin luas, Bittensor berpotensi menjadi salah satu proyek penting di sektor ini.
3. Venice
Venice mulai menarik perhatian setelah memperoleh pendanaan Seri A senilai 65 juta dolar AS.
Pendanaan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan investor terhadap pengembangan proyek ini.
Meski sempat menghadapi sentimen negatif, Venice terus menunjukkan perkembangan produk dan pertumbuhan pengguna.
Selain itu, proyek ini juga memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan teknologi dan institusi keuangan.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Venice dalam persaingan proyek AI berbasis blockchain.
Jika tren AI kembali menguat, banyak analis memperkirakan Venice memiliki peluang untuk meningkatkan nilai pasarnya.
Mengapa Koin AI Kembali Menarik?
Perkembangan teknologi AI tidak lagi terbatas pada tahap uji coba.
Kini, berbagai perusahaan mulai memanfaatkan AI dalam layanan sehari-hari.
Kondisi tersebut meningkatkan optimisme terhadap proyek blockchain yang mendukung ekosistem AI.
Selain itu, investor juga mulai mencari aset yang memiliki penggunaan nyata dan prospek jangka panjang.
Karena itu, proyek seperti Near Protocol, Bittensor, dan Venice kembali menjadi perhatian pasar.
Investor Tetap Perlu Mengelola Risiko
Meski prospeknya menarik, investasi aset kripto tetap memiliki risiko tinggi.
Harga dapat berubah dengan cepat akibat perubahan sentimen pasar maupun kondisi ekonomi global.
Karena itu, investor sebaiknya melakukan riset sebelum membeli aset.
Selain itu, strategi pembelian bertahap dan diversifikasi portofolio dapat membantu mengurangi risiko.
Keputusan investasi juga sebaiknya disesuaikan dengan tujuan keuangan dan tingkat toleransi risiko masing-masing.
Kesimpulan
Sektor AI terus menjadi salah satu tema terbesar di dunia kripto.
Near Protocol menawarkan ekosistem yang terus berkembang.
Bittensor menghadirkan jaringan AI terdesentralisasi dengan model insentif yang unik.
Sementara itu, Venice menunjukkan perkembangan positif setelah memperoleh pendanaan besar.
Ketiga proyek tersebut memiliki potensi pertumbuhan apabila tren AI terus berlanjut.
Namun, investor tetap perlu mempertimbangkan risiko dan melakukan analisis menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.
Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi dan bukan ajakan membeli atau menjual aset kripto. Investasi aset digital memiliki risiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi.
“Baca Juga: Live Streaming Singapura vs Indonesia Piala AFF 2026“
















