pronoted.com – Harga Dogecoin (DOGE) kembali menarik perhatian pelaku pasar pada Senin, 13 Juli 2026. Aset kripto berbasis komunitas ini bergerak stabil setelah sempat mengalami tekanan cukup besar pada akhir Juni.
Saat ini, DOGE berada di kisaran US$0,073. Harga tersebut menunjukkan pemulihan meski pergerakannya masih terbatas. Banyak analis kini memusatkan perhatian pada area resistance di sekitar US$0,09 karena level tersebut dapat menentukan arah pergerakan berikutnya.
“Baca Juga: Prediksi Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026“
Pergerakan Harga DOGE Hari Ini
Data pasar terbaru menunjukkan DOGE diperdagangkan di sekitar US$0,073.
Harga tersebut naik sekitar 0,90 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, DOGE masih mencatat penurunan sekitar 6,10 persen dalam tujuh hari terakhir.
Volume perdagangan harian mencapai sekitar US$349,5 juta. Sementara itu, kapitalisasi pasar berada di kisaran US$11,39 miliar dengan suplai beredar sekitar 160 miliar DOGE.
Jika dibandingkan awal Januari 2026, harga DOGE masih berada jauh di bawah level sebelumnya.
Pada Januari lalu, DOGE sempat menyentuh kisaran US$0,117. Setelah itu, tekanan jual membuat harga terus melemah hingga akhirnya turun di bawah US$0,07 pada akhir Juni.
Meski demikian, DOGE berhasil kembali bertahan di area US$0,071 hingga US$0,075 pada awal Juli.
Resistance US$0,09 Menjadi Titik Penentu
Analis teknikal menilai area US$0,088 hingga US$0,10 menjadi hambatan terbesar bagi Dogecoin.
Dalam beberapa bulan terakhir, setiap kenaikan menuju area tersebut selalu diikuti aksi ambil untung dari investor.
Akibatnya, harga kembali turun sebelum mampu melanjutkan penguatan.
Level US$0,09 kini menjadi titik yang paling diperhatikan pasar.
Apabila DOGE mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan menuju US$0,12 hingga US$0,15 akan semakin terbuka.
Sebaliknya, jika harga kembali gagal melewati resistance, DOGE berpotensi turun menguji area support di sekitar US$0,07.
Karena itu, pergerakan dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu arah tren berikutnya.
Minat Investor Institusional Masih Terbatas
Pergerakan DOGE juga dipengaruhi oleh aktivitas investor institusional.
Produk ETF berbasis Dogecoin belum menunjukkan perkembangan berarti.
Selama periode 6 hingga 10 Juli 2026, ETF DOGE tidak mencatat arus dana masuk bersih.
Kondisi tersebut memperpanjang tren pelemahan yang sudah terlihat sejak awal bulan.
Sebelumnya, ETF spot DOGE juga mengalami arus keluar sekitar US$871 ribu pada 2 Juli.
Data tersebut menjadi salah satu sinyal bahwa investor institusional masih bersikap hati-hati.
Padahal, regulasi di Amerika Serikat kini sudah memberikan kepastian lebih besar terhadap status DOGE sebagai komoditas digital.
Namun, kepastian regulasi tersebut belum mampu meningkatkan minat investasi secara signifikan.
Sentimen Altcoin Mulai Menguat
Meski ETF belum menunjukkan perbaikan, pasar altcoin secara umum mulai bergerak positif.
Indeks Altcoin Season dari CoinMarketCap naik ke level 52.
Angka tersebut menjadi level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Kondisi itu menunjukkan bahwa optimisme terhadap aset digital selain Bitcoin mulai kembali tumbuh.
Namun, pemulihan belum terjadi secara merata.
Sebagian altcoin mencatat kenaikan cukup besar, sedangkan banyak aset lain masih bergerak jauh di bawah rekor harga tertingginya.
Oleh sebab itu, investor tetap perlu melakukan seleksi sebelum mengambil keputusan investasi.
Kenaikan Bitcoin Ikut Mendukung DOGE
Bitcoin juga memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan Dogecoin.
Sepanjang Juli, Bitcoin berhasil mencatat kenaikan sekitar 10 persen.
Penguatan aset kripto terbesar tersebut ikut memperbaiki sentimen pasar secara keseluruhan.
Sejumlah analis menilai fase akumulasi Bitcoin sering menjadi awal penguatan altcoin.
Meski begitu, mereka juga mengingatkan bahwa setiap aset memiliki karakter pergerakan yang berbeda.
Karena itu, tidak semua altcoin akan mengikuti kenaikan Bitcoin dengan pola yang sama.
Prospek Harga Dogecoin: Harga Dogecoin Hari Ini
Dalam jangka pendek, perhatian investor masih tertuju pada level US$0,09.
Keberhasilan menembus resistance tersebut dapat membuka peluang kenaikan yang lebih besar.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan momentum dapat membawa DOGE kembali menguji support di sekitar US$0,07.
Selain analisis teknikal, pelaku pasar juga akan memantau perkembangan volume perdagangan, arus dana ETF, serta kondisi pasar kripto secara keseluruhan.
Faktor-faktor tersebut akan menentukan apakah Dogecoin mampu melanjutkan pemulihan atau kembali bergerak melemah.
Seperti aset kripto lainnya, DOGE tetap memiliki tingkat volatilitas yang tinggi. Oleh karena itu, investor sebaiknya melakukan analisis secara menyeluruh, mempertimbangkan manajemen risiko, dan menggunakan dana yang sesuai dengan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
“Baca Juga: 3 Saham Treasury Crypto yang Patut Dipantau Juli 2026“
















