Pronoted.com – Pi Coin (PI) kembali menarik perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatat kenaikan harga sekitar 8 persen hingga menyentuh level US$0,0870. Kenaikan ini terjadi ketika sebagian besar aset kripto lain justru bergerak melemah.
Performa tersebut membuat Pi Coin masuk ke daftar aset kripto yang paling banyak dicari di CoinGecko. Meski begitu, banyak investor masih mempertanyakan apakah kenaikan ini dapat bertahan atau hanya menjadi lonjakan sementara menjelang pembaruan jaringan Pi Network.
“Baca Juga: 3 Koin Crypto AI yang Berpotensi Naik pada Agustus 2026“
Pi Coin Masuk Daftar Aset Kripto yang Sedang Tren
Pi Coin berhasil menempati posisi atas dalam daftar aset kripto yang sedang tren di CoinGecko.
Kenaikan harga tersebut menjadi perhatian karena muncul saat pasar kripto secara umum masih mengalami tekanan.
Namun, jika melihat pergerakan selama satu bulan terakhir, performa Pi Coin belum sepenuhnya pulih.
Harga token ini masih terkoreksi sekitar 25 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Saat ini, Pi Coin memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$957 juta dan berada di jajaran aset kripto terbesar berdasarkan nilai pasar.
Meski demikian, volume perdagangan hariannya masih tergolong rendah.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas transaksi belum meningkat secara signifikan.
Banyak investor masih memilih menunggu perkembangan ekosistem Pi Network sebelum mengambil keputusan investasi.
Pembaruan Jaringan pada 11 Agustus Jadi Sorotan
Perhatian investor juga tertuju pada pembaruan jaringan Pi Network yang dijadwalkan berlangsung sebelum 11 Agustus.
Tim pengembang mewajibkan seluruh operator node memperbarui sistem ke Protocol v26.
Pembaruan ini bertujuan meningkatkan keamanan jaringan.
Selain itu, pembaruan juga membawa peningkatan pada sistem penyimpanan data dan kemampuan jaringan untuk berinteraksi dengan blockchain lain.
Tim Pi Network menyebut Protocol v26 sebagai langkah penting sebelum peluncuran Protocol v27.
Sementara itu, pengguna yang menambang Pi Coin melalui aplikasi ponsel tidak perlu melakukan pembaruan.
Kewajiban tersebut hanya berlaku bagi operator node.
Mengapa Pembaruan Ini Penting?
Pi Network menggunakan sistem konsensus yang mengadaptasi teknologi dari Stellar.
Karena itu, pembaruan protokol memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan efisiensi jaringan.
Pada pembaruan sebelumnya, tim pengembang menambahkan fitur kriptografi yang mendukung peningkatan privasi.
Kini, Protocol v26 diharapkan dapat memperkuat fondasi jaringan sebelum menghadirkan fitur baru pada versi berikutnya.
Jika proses pembaruan berjalan lancar, kepercayaan terhadap ekosistem Pi Network berpotensi meningkat.
Riwayat Reli Pi Coin Sering Berakhir Singkat
Meski harga Pi Coin naik menjelang pembaruan jaringan, pola seperti ini sebenarnya sudah beberapa kali terjadi.
Sebelum peluncuran Protocol v25 pada Juli, harga Pi Coin sempat melonjak sekitar 24 persen.
Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama.
Harga kembali melemah setelah pembaruan selesai.
Situasi serupa juga muncul saat pembaruan Protocol v24 pada Juni.
Lonjakan harga hanya berlangsung sementara sebelum kembali terkoreksi.
Riwayat tersebut membuat banyak pelaku pasar memilih bersikap lebih berhati-hati.
Suplai Token Masih Menjadi Tantangan
Selain sentimen pasar, jumlah suplai token juga menjadi perhatian utama.
Data PiScan menunjukkan sekitar 1,71 miliar PI diperkirakan akan masuk ke pasar dalam satu tahun ke depan.
Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan volume perdagangan harian yang masih berada di bawah US$10 juta.
Penambahan suplai dalam jumlah besar berpotensi meningkatkan tekanan jual.
Jika permintaan pasar tidak tumbuh seiring bertambahnya suplai, harga Pi Coin dapat kembali menghadapi tekanan.
Karena itu, keberhasilan pembaruan jaringan saja belum tentu mampu menjaga kenaikan harga dalam jangka panjang.
Investor Perlu Memantau Perkembangan Selanjutnya
Pergerakan Pi Coin dalam beberapa pekan ke depan akan dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Keberhasilan pembaruan Protocol v26 menjadi salah satu faktor utama.
Selain itu, investor juga akan memperhatikan perkembangan menuju Protocol v27 dan pertumbuhan ekosistem Pi Network.
Peningkatan jumlah pengguna, aktivitas jaringan, dan permintaan token akan menjadi penentu arah harga berikutnya.
Harga Pi Coin Naik: Kesimpulan
Kenaikan harga Pi Coin menjelang pembaruan jaringan menunjukkan meningkatnya perhatian pasar terhadap proyek ini.
Namun, pengalaman pada pembaruan sebelumnya menunjukkan bahwa reli harga belum tentu bertahan lama.
Investor sebaiknya tidak hanya melihat kenaikan harga jangka pendek.
Sebaliknya, mereka perlu memperhatikan perkembangan ekosistem, pertumbuhan permintaan, dan distribusi suplai token sebelum mengambil keputusan investasi.
Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi dan bukan merupakan ajakan membeli atau menjual aset kripto. Investasi aset digital memiliki risiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri dan sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
“Baca Juga: Mourinho Pilih 6 Pemain Inti Real Madrid Musim 2026-2027“















