Pronoted.com – Pasar crypto global kembali menghadapi tekanan besar dalam beberapa hari terakhir. Banyak aset digital mengalami penurunan harga akibat meningkatnya kekhawatiran investor.
Namun, di tengah kondisi tersebut, Pepe Coin atau PEPE justru menunjukkan ketahanan yang cukup kuat. Token meme ini berhasil bertahan ketika sebagian besar aset utama mengalami koreksi.
PEPE Tahan Tekanan Saat Pasar Crypto Turun
PEPE mencatat kenaikan sekitar 0,80 persen dalam 24 jam terakhir. Koin meme tersebut diperdagangkan di kisaran Rp0,0606 saat pasar sedang bergejolak.
Kinerja ini menarik perhatian banyak pelaku pasar. Sebab, sejumlah aset digital utama justru bergerak ke arah sebaliknya.
Sementara itu, Bitcoin mengalami penurunan sekitar 2,45 persen. Harga aset digital terbesar tersebut turun ke sekitar Rp1,26 miliar per koin.
Penurunan Bitcoin ikut menekan kondisi pasar secara keseluruhan. Akibatnya, kapitalisasi pasar crypto global turun sekitar 2 persen.
Meski demikian, PEPE mampu mempertahankan pergerakannya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat investor terhadap token ini masih cukup tinggi.
“Baca Juga: Whale Borong PEPE Saat Bitcoin dan Pasar Kripto Melemah“
Sentimen Pasar Masih Dipenuhi Ketidakpastian
Beberapa faktor masih membebani pasar crypto global. Investor terus mencermati kondisi ekonomi dan geopolitik dunia.
Selain itu, arus dana yang keluar dari berbagai produk investasi crypto juga memperburuk sentimen pasar.
Di sisi lain, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menambah kekhawatiran investor. Situasi tersebut membuat banyak pelaku pasar memilih mengurangi risiko investasi.
Karena itu, banyak aset digital mengalami tekanan jual yang cukup besar dalam beberapa waktu terakhir.
Aktivitas Whale Beri Dukungan untuk Harga PEPE
Di tengah tekanan pasar, data blockchain menunjukkan aktivitas pembelian dalam jumlah besar pada PEPE.
Dua dompet digital yang diduga saling terhubung membuka posisi beli dengan nilai yang sangat besar. Transaksi tersebut mencakup pembelian sekitar 1,31 miliar token PEPE.
Nilai transaksi tersebut diperkirakan mencapai Rp77,92 miliar. Langkah tersebut langsung menarik perhatian komunitas crypto.
Banyak investor menilai aksi tersebut sebagai tanda kepercayaan terhadap potensi pemulihan PEPE dalam jangka pendek.
Selain itu, pembelian besar tersebut membantu memperkuat permintaan pasar. Karena itu, harga PEPE berhasil menghindari tekanan yang lebih dalam.
Arus Keluar ETF Bitcoin Masih Menjadi Ancaman
Meski PEPE mendapat dukungan dari investor besar, pasar crypto masih menghadapi risiko yang cukup besar.
Data terbaru menunjukkan bahwa Spot ETF Bitcoin mencatat arus keluar dana yang signifikan. Nilai penarikan dana tersebut mencapai sekitar Rp5,63 triliun.
Kondisi tersebut menandai tujuh hari berturut-turut keluarnya dana dari produk investasi tersebut.
Ethereum juga mengalami situasi serupa. Investor menarik dana sekitar Rp590,85 miliar dari produk investasi berbasis Ethereum.
Tren tersebut bahkan berlangsung selama sebelas hari berturut-turut. Karena itu, sentimen pasar masih belum sepenuhnya pulih.
Jika Bitcoin gagal kembali ke area harga yang lebih tinggi, peluang kenaikan lebih lanjut untuk PEPE dapat menjadi lebih terbatas.
Analisis Harga PEPE dalam Jangka Pendek
Grafik perdagangan menunjukkan bahwa PEPE saat ini bertahan di sekitar Rp0,0600. Selain itu, tekanan jual mulai menunjukkan tanda perlambatan.
Beberapa indikator pasar masih menunjukkan dominasi penjual. Namun, kekuatan tekanan tersebut tidak lagi sebesar sebelumnya.
Sementara itu, aliran dana ke dalam PEPE masih terlihat meski belum terlalu besar. Kondisi ini memberikan harapan bagi investor yang menunggu pemulihan harga.
Saat ini, area Rp0,0590 menjadi titik penting bagi PEPE. Pembeli perlu mempertahankan level tersebut agar peluang kenaikan tetap terbuka.
Jika harga turun di bawah area itu, PEPE berpotensi bergerak menuju kisaran Rp0,0573 hingga Rp0,0557.
Sebaliknya, jika pembeli mampu mendorong harga melewati Rp0,0641, peluang kenaikan menuju Rp0,0675 akan semakin besar.
Arah PEPE Bergantung pada Kondisi Pasar Global
Pergerakan PEPE dalam beberapa hari mendatang masih bergantung pada kondisi pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas whale memang memberikan sentimen positif. Namun, investor tetap perlu memperhatikan pergerakan Bitcoin dan arus dana investasi.
Selain itu, perkembangan ekonomi global dan situasi geopolitik juga dapat memengaruhi arah pasar.
Karena itu, pelaku pasar perlu mencermati setiap perubahan sentimen dengan hati-hati. Jika tekanan pasar mereda, PEPE memiliki peluang untuk melanjutkan pemulihan.
Namun, jika tekanan kembali meningkat, investor harus bersiap menghadapi volatilitas yang lebih tinggi dalam jangka pendek.
“Baca Juga: Rumor Harga Steam Machine Sentuh 1.200 Dolar AS“















