pronoted.com – Pasar kripto kembali menarik perhatian setelah Ripple (XRP) dan Ethereum (ETH) mencatat lonjakan sentimen positif. Banyak pelaku pasar mulai optimistis terhadap kedua aset tersebut. Namun, data pasar derivatif justru menunjukkan kondisi yang berbeda.
Perbedaan ini memunculkan pertanyaan baru. Investor kini mencoba menilai apakah optimisme tersebut akan mendorong reli harga atau justru memicu koreksi dalam waktu dekat.
“Baca Juga: Bitcoin Oversold terhadap Emas, Saatnya Reli Besar?“
XRP dan Ethereum Raih Sentimen Positif di Media Sosial
Laporan terbaru dari Santiment menunjukkan peningkatan komentar positif terhadap Ripple dan Ethereum. XRP mencatat rasio sentimen positif sebesar 3,02. Sementara itu, Ethereum membukukan rasio 2,31.
Data tersebut menunjukkan banyak pelaku pasar mulai percaya harga kedua aset akan terus naik. Selain itu, meningkatnya optimisme juga memperlihatkan munculnya fenomena fear of missing out atau FOMO.
FOMO sering muncul ketika investor khawatir kehilangan peluang keuntungan. Akibatnya, banyak pelaku pasar membeli aset secara bersamaan. Kondisi seperti ini sering meningkatkan volatilitas harga.
Di sisi lain, Bitcoin mencatat rasio sentimen 1,40. Angka tersebut menunjukkan kondisi pasar yang lebih seimbang dibandingkan XRP dan Ethereum.
Sentimen Terlalu Tinggi Bisa Memicu Koreksi
Optimisme memang dapat mendorong kenaikan harga. Namun, sentimen yang terlalu tinggi juga menyimpan risiko.
Santiment menjelaskan bahwa pasar kripto sering bergerak berlawanan dengan ekspektasi mayoritas. Ketika sebagian besar investor yakin harga akan naik, pasar justru berpotensi mengalami tekanan jual.
Sebaliknya, sentimen yang lebih netral sering menciptakan ruang pertumbuhan yang lebih sehat. Karena itu, kondisi Bitcoin saat ini dinilai lebih stabil dibandingkan dua aset lainnya.
Pasar Derivatif Berikan Sinyal Berbeda
Selain sentimen sosial, data pasar derivatif juga memberikan gambaran penting mengenai arah pasar.
Ripple mencatat funding rate sebesar -0,0033 persen. Angka negatif tersebut menunjukkan banyak trader membuka posisi short. Mereka memperkirakan harga XRP akan turun dalam waktu dekat.
Sebaliknya, Ethereum mencatat funding rate 0,0049 persen. Nilai positif tersebut menunjukkan mayoritas trader memilih posisi long dan masih percaya harga ETH berpotensi naik.
Bitcoin juga mempertahankan funding rate positif. Kondisi itu memperkuat keyakinan bahwa sentimen pasar terhadap BTC masih cukup sehat.
Perbedaan data tersebut membuat XRP berada dalam posisi yang lebih rumit dibandingkan Ethereum.
XRP Berpeluang Mengalami Short Squeeze
Funding rate negatif tidak selalu berarti kabar buruk. Kondisi tersebut juga dapat membuka peluang terjadinya short squeeze.
Short squeeze muncul ketika harga tiba-tiba naik. Trader yang membuka posisi short kemudian menutup posisi mereka untuk membatasi kerugian. Aksi tersebut dapat mempercepat kenaikan harga karena permintaan meningkat dalam waktu singkat.
Namun, skenario berbeda juga dapat terjadi. Jika tekanan jual semakin besar, harga XRP berpotensi melanjutkan penurunan sesuai ekspektasi trader derivatif.
Karena itu, pergerakan XRP dalam beberapa hari mendatang menjadi salah satu fokus utama pelaku pasar.
Ethereum Tunjukkan Sinyal Lebih Konsisten
Ethereum memperlihatkan kondisi yang lebih selaras dibandingkan Ripple.
Sentimen positif di media sosial sejalan dengan posisi long yang mendominasi pasar derivatif. Kesamaan arah tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan investor terhadap ETH masih cukup tinggi.
Meski begitu, investor tetap perlu memperhatikan perubahan volume perdagangan, kondisi pasar global, serta pergerakan Bitcoin. Faktor-faktor tersebut masih berperan besar dalam menentukan arah pasar kripto.
Performa Harga XRP Masih Tertinggal
Dalam tujuh hari terakhir, Ripple mencatat penurunan sekitar 7,22 persen. Sebaliknya, Ethereum hanya melemah sekitar 1,09 persen.
Data tersebut memperlihatkan tekanan terhadap XRP masih lebih besar. Selain itu, perbedaan sentimen antara media sosial dan pasar derivatif membuat aset ini bergerak dalam situasi yang penuh ketidakpastian.
Ethereum tampil lebih stabil karena dukungan investor ritel dan trader derivatif bergerak ke arah yang sama.
Investor Perlu Mencermati Perubahan Sentimen
Sentimen pasar dapat berubah dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, investor sebaiknya tidak hanya mengandalkan komentar di media sosial.
Data derivatif, volume perdagangan, dan pergerakan harga tetap menjadi indikator penting sebelum mengambil keputusan investasi.
Ripple dan Ethereum saat ini menawarkan peluang yang berbeda. XRP berpotensi menciptakan kejutan jika short squeeze terjadi. Sementara itu, Ethereum masih mempertahankan momentum positif dengan dukungan yang lebih konsisten dari pasar.
“Baca Juga: Spanyol Bungkam Prancis 2-0, Lolos ke Final Piala Dunia 2026“
















