Pronoted.com – Pasar opsi memperkirakan saham Dell Technologies (DELL) dapat bergerak signifikan setelah laporan keuangan kuartalan.
Dell menjadwalkan laporan tersebut pada 3 September 2026. Pelaku pasar memperkirakan pergerakan harga hingga sekitar 11%.
Ekspektasi tersebut muncul dari harga straddle at-the-money. Strategi ini menggabungkan opsi beli dan jual pada harga yang sama.
“Baca Juga: Bitcoin Naik 26%, Era Uang Murah Jadi Sorotan“
Straddle Dell Mencerminkan Ekspektasi Volatilitas
Data opsi yang jatuh tempo pada 4 September menunjukkan straddle Dell bernilai US$52.
Angka tersebut menggambarkan perkiraan pasar terhadap perubahan harga saham setelah laporan keuangan.
Harga penutupan saham Dell pada Senin mencapai US$456,01. Karena itu, premi straddle setara sekitar 11% dari harga tersebut.
Pembeli straddle membutuhkan perubahan harga yang melebihi biaya opsi. Strategi tersebut dapat memberikan keuntungan ketika saham bergerak cukup besar.
Namun, investor tetap menghadapi risiko kerugian ketika pergerakan saham tidak memenuhi ekspektasi.
Tingginya premi opsi menunjukkan ketidakpastian besar menjelang laporan keuangan Dell.
Investor Fokus pada Pesanan Infrastruktur AI
Dell sebelumnya memperkirakan pendapatan kuartalan mencapai US$44 miliar hingga US$45 miliar.
Perusahaan juga memproyeksikan laba per saham atau EPS sebesar US$4,80.
Selain itu, Dell memperkirakan pendapatan dari segmen server AI mencapai sekitar US$15,5 miliar.
Namun, analis Wall Street tidak hanya memperhatikan angka pendapatan. Mereka juga mengamati pertumbuhan pesanan AI dan backlog proyek.
Backlog menunjukkan nilai pesanan yang belum Dell selesaikan pada periode tertentu.
Pada kuartal sebelumnya, Dell mencatat backlog AI sebesar US$51,3 miliar. Perusahaan juga membukukan pesanan AI senilai US$24,4 miliar.
Kini, investor menunggu perkembangan pesanan tersebut. Mereka juga mengamati kemampuan Dell menjaga margin keuntungan.
Pertumbuhan bisnis AI menjadi salah satu faktor utama yang mendorong saham Dell sepanjang 2026.
Saham Dell Sudah Naik 260% Tahun Ini
Saham Dell telah mencatat kenaikan sekitar 260% sepanjang 2026. Permintaan infrastruktur AI menjadi salah satu pendorong utama kenaikan tersebut.
Karena itu, pasar kini memasang ekspektasi tinggi terhadap kinerja terbaru Dell.
Jika Dell gagal memenuhi ekspektasi pesanan AI, saham dapat mengalami koreksi. Tekanan juga dapat meningkat jika margin keuntungan perusahaan melemah.
Sebaliknya, pertumbuhan pesanan AI yang kuat dapat menjaga sentimen positif terhadap saham Dell.
Mayoritas Analis Masih Memberi Rekomendasi Buy
Sentimen analis terhadap saham Dell masih cenderung positif. Sebanyak 11 dari 15 analis memberikan rekomendasi Buy.
Sementara itu, empat analis memberikan rekomendasi Hold. Rata-rata target harga mereka mencapai US$523,54.
Target tersebut masih berada di atas harga penutupan saham Dell pada awal pekan.
Namun, investor tetap perlu memperhatikan risiko volatilitas. Kenaikan saham yang sangat besar membuat ruang kesalahan Dell semakin kecil.
Dengan demikian, hasil laporan keuangan dapat menjadi katalis penting bagi pergerakan saham Dell.
Investor Perlu Mencermati Risiko Pasar
Investor sebaiknya tidak hanya melihat pertumbuhan pendapatan Dell. Mereka juga perlu memperhatikan pesanan AI, backlog, dan margin keuntungan.
Selain itu, pergerakan saham setelah laporan keuangan dapat berlangsung sangat cepat.
Karena itu, investor perlu mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Performa saham pada masa lalu juga tidak menjamin hasil pada masa mendatang.
Investor sebaiknya melakukan riset mandiri dan menyesuaikan keputusan dengan profil risiko masing-masing.
“Baca Juga: 5 Fungsi Ginjal yang Penting Selain Menyaring Darah“
















