Pronoted.com – Perusahaan tersebut membeli 4.603 BTC senilai sekitar US$369,7 juta.
Strategy melakukan pembelian tersebut pada periode 24 hingga 30 Agustus 2026.
Langkah ini menandai kembalinya perusahaan ke strategi akumulasi Bitcoin secara aktif.
Perusahaan yang dipimpin Michael Saylor itu tetap menjadi salah satu pembeli Bitcoin korporasi terbesar.
Karena itu, aksi pembelian terbaru langsung menarik perhatian pasar kripto.
“Baca Juga: Saham Dell Berpotensi Bergerak 11%, Ini Analisanya“
Strategy Kini Menguasai 845.050 Bitcoin
Setelah pembelian terbaru, Strategy kini menguasai total 845.050 BTC.
Perusahaan mengeluarkan total US$63,73 miliar untuk seluruh akumulasi Bitcoin tersebut.
Rata-rata harga pembelian Strategy mencapai sekitar US$75.412 per Bitcoin.
Angka tersebut mencerminkan total biaya pembelian seluruh Bitcoin yang perusahaan kumpulkan.
Pada laporan tersebut, Bitcoin berada di sekitar US$79.087.
Dengan harga tersebut, Strategy mencatat keuntungan yang belum terealisasi sekitar 4,9 persen.
Namun, pembelian terbaru menunjukkan kondisi berbeda.
Strategy membeli 4.603 BTC dengan harga rata-rata sekitar US$80.318 per koin.
Harga tersebut berada sekitar 1,5 persen di atas harga Bitcoin dalam laporan.
Dengan demikian, pembelian terbaru mencatat kerugian sementara atau floating loss.
Strategy Jeda Pembelian Selama 10 Pekan
Sebelumnya, Strategy menghentikan pembelian besar Bitcoin sepanjang Juli hingga Agustus 2026.
Perusahaan memanfaatkan periode tersebut untuk mengatur kebutuhan likuiditas.
Selain itu, Strategy juga harus memenuhi kewajiban terkait saham preferen yang sudah diterbitkan.
Kondisi tersebut membuat perusahaan sempat berada dalam posisi penjual bersih.
Namun, Strategy kembali membeli Bitcoin pada akhir Agustus.
Langkah tersebut menunjukkan perubahan arah setelah perusahaan menjalani masa jeda pembelian.
Kembalinya Strategy juga menjadi perhatian karena rekam jejak perusahaan dalam mengakumulasi Bitcoin.
Perusahaan selama ini konsisten menjadikan Bitcoin sebagai bagian penting dari strategi keuangannya.
Analis Masih Menunggu Langkah Berikutnya
Pembelian 4.603 BTC memberikan sinyal baru bagi pasar Bitcoin.
Namun, analis belum dapat memastikan pola pembelian tersebut akan berlanjut.
Sebagian analis menilai pembelian terbaru bisa menjadi awal akumulasi baru.
Namun, pembelian itu juga dapat menjadi aksi masuk kembali setelah jeda panjang.
Karena itu, pasar masih menunggu keputusan Strategy dalam beberapa pekan berikutnya.
Frekuensi pembelian selanjutnya dapat memberikan gambaran mengenai arah strategi perusahaan.
Jika Strategy kembali membeli dalam jumlah besar, pasar dapat melihat pola akumulasi baru.
Sebaliknya, perusahaan mungkin kembali menahan pembelian jika kondisi likuiditas berubah.
Strategy Tetap Mengandalkan Penerbitan Saham
Strategy kembali menggunakan penerbitan saham untuk mendukung pembelian Bitcoin.
Dalam transaksi terbaru, perusahaan menjual 4,5 juta saham Kelas A.
Penjualan saham tersebut menghasilkan dana sekitar US$602,8 juta.
Strategy kemudian menggunakan sebagian dana tersebut untuk membeli Bitcoin.
Strategi ini memungkinkan perusahaan menambah Bitcoin tanpa menjual koleksi BTC sebelumnya.
Namun, penerbitan saham baru juga meningkatkan jumlah saham yang beredar.
Dengan demikian, strategi tersebut memiliki manfaat sekaligus konsekuensi bagi pemegang saham.
Strategy dapat meningkatkan cadangan Bitcoin, tetapi juga memperbesar jumlah saham perusahaan.
Bitcoin Tetap Menjadi Aset Utama Strategy
Dengan 845.050 BTC, Strategy tetap memiliki salah satu cadangan Bitcoin korporasi terbesar.
Jumlah tersebut menempatkan perusahaan jauh di atas banyak perusahaan publik lainnya.
Selanjutnya, pergerakan harga Bitcoin akan menentukan nilai investasi Strategy.
Kenaikan harga BTC dapat memperbesar keuntungan perusahaan secara keseluruhan.
Sebaliknya, penurunan harga Bitcoin dapat menekan nilai kepemilikan perusahaan.
Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi posisi pembelian terbaru Strategy.
Oleh sebab itu, investor akan memperhatikan harga Bitcoin dan aktivitas pembelian Strategy.
Kedua faktor tersebut dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan strategi perusahaan selanjutnya.
“Baca Juga: Prediksi Valencia vs Barcelona: Blaugrana Diunggulkan“
















