Pronoted.com – Pasar kripto memasuki pekan terakhir Juli 2026 dengan pergerakan yang cukup positif. Sejumlah altcoin mencatat kenaikan signifikan. Namun, investor tetap berhati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve pada 29 Juli 2026.
Pelaku pasar masih menunggu arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Karena itu, aktivitas perdagangan belum menunjukkan peningkatan yang agresif.
Kapitalisasi Pasar Kripto Mulai Menguat
Kapitalisasi pasar kripto global mencapai sekitar US$2,3 triliun pada 27 Juli 2026.
Nilai tersebut naik sekitar 1,7 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Meski begitu, sentimen investor masih berada di zona Fear.
Kondisi itu menunjukkan banyak pelaku pasar belum sepenuhnya yakin terhadap arah pergerakan aset kripto dalam jangka pendek.
Fokus utama investor kini tertuju pada hasil rapat Federal Open Market Committee atau FOMC.
Keputusan tersebut diperkirakan akan memengaruhi pasar keuangan global, termasuk aset kripto.
“Baca Juga: FOMC Juli 2026: The Fed Berpotensi Naikkan Suku Bunga“
Bitcoin Bertahan di Atas US$65.000
Bitcoin tetap menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian pasar.
Harga aset kripto terbesar itu naik sekitar 1,93 persen dalam 24 jam terakhir.
Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$65.511.
Harga tersebut berhasil bertahan di atas level psikologis US$65.000.
Arus masuk dana ke ETF Bitcoin spot menjadi salah satu faktor pendukung.
Meski nilainya belum terlalu besar, aliran dana tersebut membantu menjaga sentimen positif.
Selain itu, aktivitas di pasar derivatif juga masih stabil.
Kondisi tersebut menunjukkan investor belum mengambil posisi besar sebelum pengumuman The Fed.
Situasi ini jauh lebih baik dibandingkan awal Juli.
Saat itu, Bitcoin sempat turun hingga kisaran US$57.750 akibat kekhawatiran inflasi dan meningkatnya ketegangan geopolitik.
Kini, pemulihan menuju pertengahan US$65.000 memberikan sinyal yang lebih positif.
Namun, pasar masih menunggu konfirmasi arah tren berikutnya.
Ethereum Catat Kenaikan Tertinggi
Ethereum menjadi aset kripto utama dengan performa terbaik dalam sehari terakhir.
Harga Ethereum naik sekitar 4,59 persen.
Aset tersebut diperdagangkan di kisaran US$1.964,88.
Kenaikan ini mendapat dukungan dari arus masuk dana ETF Ethereum spot.
Minat investor institusi terhadap Ethereum juga terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Selain itu, aktivitas staking tetap tinggi.
Sebagian besar pasokan Ethereum masih terkunci dalam jaringan.
Akibatnya, jumlah ETH yang tersedia di pasar menjadi lebih terbatas.
Kondisi tersebut membantu menopang harga ketika permintaan meningkat.
Volume perdagangan yang lebih tinggi juga memperkuat momentum kenaikan Ethereum.
Altcoin Lain Ikut Menarik Perhatian
Selain Bitcoin dan Ethereum, beberapa altcoin juga mencatat performa yang kuat.
Pump.fun (PUMP) memimpin penguatan dengan kenaikan sekitar 11,60 persen.
Harga token tersebut mencapai US$0,002001.
Kenaikan itu terjadi setelah komunitas kembali aktif mengembangkan berbagai inisiatif baru.
Aktivitas tersebut menarik perhatian trader jangka pendek.
Sementara itu, Aave mencatat kenaikan sekitar 9,50 persen.
Harga Aave mencapai US$100,86.
Walau tidak muncul kabar besar, investor tetap melihat Aave sebagai salah satu proyek penting di sektor keuangan terdesentralisasi.
Shiba Inu dan Solana Ikut Menghijau
Shiba Inu juga menunjukkan kinerja yang positif.
Harga token meme tersebut naik sekitar 9,40 persen.
Kenaikan itu kembali didorong oleh aktivitas komunitas yang sangat aktif.
Di sisi lain, Solana mencatat penguatan sekitar 2,60 persen.
Harga SOL bergerak ke level US$76,77.
Meski kenaikannya lebih kecil, Solana tetap memperlihatkan minat beli yang stabil.
Pergerakan tersebut menunjukkan investor mulai memilih altcoin secara lebih selektif.
Tidak semua aset mengalami kenaikan dengan besaran yang sama.
Pasar Menunggu Keputusan The Fed
Perhatian investor kini tertuju pada keputusan suku bunga Federal Reserve.
The Fed dijadwalkan mengumumkan hasil rapat pada 29 Juli 2026.
Mayoritas pelaku pasar memperkirakan bank sentral tetap mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50 hingga 3,75 persen.
Meski demikian, sebagian analis masih melihat peluang munculnya sikap yang lebih ketat.
Kekhawatiran tersebut muncul karena inflasi dan harga energi masih menjadi perhatian.
Jika The Fed memberikan sinyal yang lebih lunak, pasar kripto berpotensi melanjutkan penguatan.
Likuiditas yang membaik dapat mendorong investor kembali membeli aset berisiko.
Sebaliknya, pernyataan yang lebih agresif dapat memicu tekanan jual.
Bitcoin dan altcoin berpotensi kembali menguji area support dalam jangka pendek.
Investor Disarankan Tetap Waspada
Rapat FOMC kali ini tidak menyertakan pembaruan proyeksi ekonomi.
Karena itu, pelaku pasar akan lebih memperhatikan isi pernyataan resmi dan konferensi pers Ketua The Fed.
Nada komunikasi bank sentral diperkirakan menjadi penentu utama arah pasar dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, kenaikan sejumlah altcoin menunjukkan bahwa minat investor masih terjaga.
Namun, volatilitas tetap berpotensi meningkat setelah keputusan suku bunga diumumkan.
Oleh sebab itu, investor sebaiknya tetap mengelola risiko dan tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan pergerakan harga jangka pendek.
Perkembangan kebijakan moneter global masih menjadi faktor utama yang akan menentukan arah pasar kripto pada akhir Juli 2026.
“Baca Juga: Manchester City Berusaha Pertahankan Rodri dari Madrid“
















