Pronoted.com – Pasar keuangan global memasuki pekan penting menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 29 Juli 2026 waktu Amerika Serikat.
Keputusan The Fed akan menjadi perhatian utama investor. Pasalnya, arah kebijakan suku bunga dapat memengaruhi pasar saham, obligasi, hingga aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.
Berbeda dengan beberapa bulan sebelumnya, sebagian pelaku pasar kini mulai mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga.
“Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 Juli 2026 per Karat“
Mayoritas Investor Prediksi The Fed Menahan Suku Bunga
Pertemuan FOMC kali ini menjadi rapat kebijakan moneter kedua di bawah kepemimpinan Ketua The Fed, Kevin Warsh.
The Fed akan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu sore waktu Washington.
Berdasarkan data CME FedWatch Tool, sekitar 65 persen pelaku pasar memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen.
Sementara itu, sekitar sepertiga pelaku pasar memperkirakan The Fed justru akan menaikkan suku bunga menjadi 3,75 persen hingga 4,00 persen.
Perubahan ekspektasi tersebut menunjukkan meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Amerika Serikat.
Inflasi Energi Ubah Ekspektasi Pasar
Salah satu penyebab perubahan pandangan investor berasal dari data inflasi terbaru.
Laporan pertengahan Juli menunjukkan harga energi kembali meningkat.
Kenaikan tersebut membuat sejumlah ekonom merevisi proyeksi kebijakan moneter.
Sebelumnya, banyak analis memperkirakan The Fed akan mulai menurunkan suku bunga pada akhir tahun.
Kini, sebagian analis justru melihat peluang pengetatan lanjutan apabila tekanan inflasi terus bertahan.
Pasar futures bahkan memperkirakan suku bunga dapat naik mendekati 3,8 persen pada Oktober 2026.
Apabila inflasi tetap tinggi, suku bunga berpotensi menyentuh sekitar 4 persen pada akhir tahun.
Bitcoin Bergerak Stabil Menjelang Keputusan FOMC
Di tengah ketidakpastian tersebut, harga Bitcoin masih bertahan pada kisaran 64.000 hingga 65.500 dolar AS.
Pergerakan tersebut menunjukkan investor memilih menunggu keputusan resmi dari The Fed.
Ethereum juga mencatat kenaikan tipis dalam 24 jam terakhir.
Meski demikian, pelaku pasar tetap berhati-hati karena sentimen dapat berubah dengan cepat setelah pengumuman kebijakan.
Selain harga aset, investor juga terus memantau aliran dana ke produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat.
Beberapa hari terakhir menunjukkan arus dana masuk yang cukup besar.
Namun, analis menilai tren tersebut masih dapat berubah apabila keputusan FOMC tidak sesuai harapan pasar.
Dampak Kenaikan Suku Bunga terhadap Pasar Kripto
Kenaikan suku bunga biasanya memberikan tekanan pada aset berisiko.
Bitcoin, Ethereum, dan aset kripto lainnya sering mengalami pelemahan ketika biaya pinjaman meningkat.
Kondisi tersebut terjadi karena investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen yang menawarkan pendapatan lebih stabil.
Obligasi pemerintah dan deposito biasanya menjadi pilihan utama saat suku bunga meningkat.
Selain itu, kenaikan suku bunga sering memperkuat nilai dolar Amerika Serikat.
Penguatan dolar dapat mengurangi daya tarik aset yang diperdagangkan menggunakan mata uang tersebut, termasuk Bitcoin.
Biaya modal yang lebih tinggi juga dapat mengurangi minat investor institusional terhadap aset dengan tingkat volatilitas tinggi.
Apabila The Fed benar-benar menaikkan suku bunga, tekanan jual di pasar kripto berpotensi meningkat.
Penahanan Suku Bunga Dapat Memberikan Sentimen Positif
Sebaliknya, keputusan mempertahankan suku bunga dapat memberikan ruang bagi pasar kripto untuk bergerak lebih stabil.
Investor kemungkinan menilai keputusan tersebut sebagai tanda bahwa siklus pengetatan mulai mereda.
Kondisi tersebut dapat mendorong minat beli terhadap Bitcoin dan Ethereum dalam jangka pendek.
Namun, arah pasar tidak hanya bergantung pada keputusan suku bunga.
Investor juga akan mencermati pernyataan resmi dari Ketua The Fed.
Apabila bank sentral tetap menunjukkan sikap tegas terhadap inflasi, sentimen positif kemungkinan hanya berlangsung sementara.
Investor Perlu Mencermati Pernyataan The Fed
Pelaku pasar tidak hanya menunggu besaran suku bunga.
Mereka juga akan memperhatikan pandangan The Fed mengenai inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kebijakan berikutnya.
Komentar yang bernada lebih ketat dapat memicu volatilitas tinggi di pasar keuangan.
Sebaliknya, pernyataan yang lebih seimbang dapat membantu meredakan kekhawatiran investor.
Karena itu, rapat FOMC kali ini berpotensi menjadi penentu arah pasar kripto hingga beberapa bulan ke depan.
Investor sebaiknya tetap berhati-hati dan tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan spekulasi.
Analisis yang matang dan pengelolaan risiko tetap menjadi langkah penting sebelum berinvestasi pada aset kripto yang memiliki tingkat volatilitas tinggi.
Disclaimer: Informasi ini bertujuan menambah wawasan pembaca dan bukan merupakan saran investasi. Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset secara mandiri dan sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
“Baca Juga: Indonesia Hajar Kamboja 5-1, Baker Cetak Hattrick“

















