Pronoted.com – Pasar kripto kini menghadapi ketidakpastian menjelang keputusan suku bunga The Fed pada 16-17 September 2026.
Reli altcoin dalam beberapa pekan terakhir mulai menunjukkan tanda positif. Ethereum, Solana, dan XRP turut mencatat pergerakan yang menarik perhatian investor.
Namun, arah kebijakan The Fed kini menghadirkan tantangan baru bagi pasar kripto.
Banyak pelaku pasar sebelumnya memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga tahun ini. Kini, ekspektasi tersebut mulai berubah.
Nada kebijakan The Fed justru cenderung hawkish menjelang pertemuan September. Kondisi tersebut membuat investor mempertanyakan kelanjutan reli altcoin.
“Baca Juga: Solana vs XRP: Mana yang Punya Fondasi Lebih Kuat?“
Probabilitas Kenaikan Bunga The Fed Masih Tinggi
Data Marketplace yang mengutip CME FedWatch Tool menunjukkan perubahan ekspektasi pasar.
Per 31 Agustus 2026, pasar memperkirakan peluang kenaikan bunga 25 basis poin mencapai 66 persen.
Ketua The Fed Kevin Warsh turut memengaruhi perubahan tersebut melalui pidatonya di Jackson Hole.
Warsh menilai inflasi inti belum menunjukkan perbaikan yang berarti. Selain itu, indeks harga PCE masih berada di atas target 2 persen.
Namun, data 4 September menunjukkan perubahan probabilitas. Centralbank.watch mencatat peluang kenaikan bunga turun menjadi 57,4 persen.
Pada periode yang sama, peluang The Fed mempertahankan bunga naik menjadi 42,7 persen.
Pasar juga memberikan peluang nol persen untuk pemangkasan bunga pada September.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa investor masih menunggu data ekonomi terbaru. Data tersebut dapat mengubah ekspektasi sebelum keputusan resmi keluar.
Suku Bunga Tinggi Bisa Menekan Altcoin
Jika The Fed menaikkan bunga, kebijakan tersebut dapat meningkatkan tekanan terhadap aset berisiko.
Suku bunga tinggi membuat instrumen berbunga seperti obligasi menjadi lebih menarik bagi investor.
Kondisi tersebut dapat mengurangi aliran dana menuju aset yang lebih spekulatif. Altcoin termasuk aset yang menghadapi risiko tersebut.
Selain itu, kondisi likuiditas global juga menghadirkan tekanan tambahan bagi pasar kripto.
Mortgage rate di Amerika Serikat sudah mendekati 7 persen. Investor juga memperkirakan kemungkinan kenaikan bunga pada pertemuan Desember.
Altcoin biasanya menghadapi volatilitas lebih tinggi ketika likuiditas pasar mengetat. Karena itu, investor perlu mencermati keputusan The Fed.
Aktivitas Altcoin Mulai Menunjukkan Pemulihan
Meski menghadapi tekanan, pasar altcoin sebenarnya mulai menunjukkan sejumlah tanda positif.
Ethereum mencatat peningkatan aktivitas alamat aktif dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas pengguna jaringan.
Coinpedia mencatat aktivitas alamat Ethereum mendekati level tertinggi dalam siklus saat ini.
Menariknya, harga Ethereum masih bergerak relatif datar. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas jaringan tidak sepenuhnya bergantung pada spekulasi harga.
XRP juga menunjukkan perkembangan menarik dari sisi kepemilikan investor besar.
Sejumlah pemegang XRP memilih mempertahankan aset mereka. Mereka tidak banyak memindahkan aset tersebut menuju bursa kripto.
Pola tersebut sebelumnya sering muncul sebelum pasar mengalami pergerakan lebih besar.
Sementara itu, Solana dan BNB mempertahankan aktivitas transaksi yang cukup stabil. Namun, pertumbuhannya masih belum menyamai siklus sebelumnya.
Dominasi Bitcoin Masih Menghambat Altcoin Season
Perkembangan altcoin belum cukup kuat untuk menunjukkan musim altcoin secara penuh.
Bitcoin masih menguasai sebagian besar perhatian investor. Data 7 September 2026 menunjukkan dominasi Bitcoin berada di sekitar 59 persen.
Angka tersebut menunjukkan modal besar masih terkonsentrasi pada Bitcoin.
Selain itu, Altcoin Season Index belum sepenuhnya memasuki zona musim altcoin.
Karena itu, investor belum melakukan rotasi modal besar-besaran menuju altcoin.
Kondisi tersebut membuat reli altcoin saat ini terlihat cukup rapuh. Kebijakan moneter The Fed dapat menentukan arah berikutnya.
Skenario Pertama: The Fed Menahan Suku Bunga
Skenario pertama muncul jika The Fed mempertahankan suku bunga pada September.
Pasar juga dapat merespons positif jika The Fed menggunakan pernyataan yang lebih dovish.
Dalam kondisi tersebut, investor dapat melihat tekanan likuiditas mulai mereda. Situasi itu dapat meningkatkan minat terhadap aset berisiko.
Altcoin kemudian berpeluang melanjutkan reli yang sudah terbentuk dalam beberapa pekan terakhir.
Ethereum, Solana, dan XRP dapat memperoleh manfaat dari kondisi tersebut.
Investor kemungkinan kembali mencari aset dengan peluang keuntungan lebih tinggi. Kondisi tersebut dapat mendorong aliran dana menuju pasar altcoin.
Skenario Kedua: The Fed Menaikkan Suku Bunga
Skenario kedua muncul jika The Fed menaikkan bunga sesuai ekspektasi pasar saat ini.
Kebijakan tersebut dapat meningkatkan tekanan jual dalam jangka pendek.
Altcoin berpotensi mengalami tekanan lebih besar karena volatilitasnya biasanya lebih tinggi daripada Bitcoin.
Investor juga dapat mengurangi eksposur terhadap aset berisiko. Mereka kemudian dapat mengalihkan dana menuju instrumen yang dianggap lebih aman.
Situasi tersebut dapat menunda rotasi modal menuju altcoin. Reli yang baru terbentuk juga berisiko kehilangan momentumnya.
Namun, keputusan The Fed tidak selalu menghasilkan reaksi pasar secara langsung.
Investor sering kali memasukkan ekspektasi kebijakan ke dalam harga sebelum keputusan resmi keluar.
Karena itu, pasar justru dapat menguat setelah kenaikan bunga yang sebelumnya sudah diperkirakan.
Fenomena tersebut sering dikenal sebagai strategi “sell the rumor, buy the fact”.
Investor Perlu Mencermati Respons Pasar
Keputusan The Fed pada 16-17 September menjadi salah satu katalis penting bagi pasar kripto.
Investor perlu memperhatikan keputusan bunga sekaligus pernyataan pejabat The Fed.
Pasar juga perlu melihat data inflasi, tenaga kerja, dan kondisi ekonomi Amerika Serikat.
Jika The Fed menunjukkan sikap lebih lunak, altcoin berpeluang melanjutkan penguatan.
Sebaliknya, kebijakan yang lebih ketat dapat meningkatkan tekanan terhadap altcoin.
Namun, investor tetap perlu memahami risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Pasar kripto memiliki volatilitas tinggi dan dapat bergerak cepat setelah muncul informasi baru.
Karena itu, investor sebaiknya melakukan riset mandiri dan menggunakan dana yang siap menanggung risiko.
“Baca Juga: Sejarah Peristiwa Tanjung Morawa dan Latar Belakangnya“


















