Pronoted.com – Solana (SOL) dan XRP mencatat kenaikan harga yang signifikan dalam sebulan terakhir. Data CoinGecko per 8 September 2026 menunjukkan tren tersebut.
SOL naik 36,2 persen dalam 30 hari dan mencapai sekitar 103 dolar AS. Sementara itu, XRP naik 33,8 persen.
Harga XRP berada di kisaran 1,38 dolar AS pada periode tersebut. Kenaikan kedua aset kemudian menarik perhatian investor.
Investor kini membandingkan kekuatan dasar Solana dan XRP. Namun, kedua aset memiliki fungsi, ekosistem, dan pendekatan yang berbeda.
“Baca Juga: SOPH Naik 58%, Bitcoin Masih Tertahan di US$80 Ribu“
Solana dan XRP Sama-Sama Menguat
XRP sudah menunjukkan momentum positif sejak Agustus 2026. Pada bulan tersebut, XRP mencatat kenaikan sekitar 37 persen.
Namun, XRP sempat turun hingga 0,9874 dolar AS pada pertengahan Agustus. Setelah itu, XRP kembali menguat dengan cepat.
XRP bahkan mencatat kenaikan sekitar 46 persen dalam satu pekan menjelang akhir Agustus. Penguatan Bitcoin turut membantu meningkatkan sentimen pasar.
Solana juga menunjukkan pola pemulihan yang serupa. Setelah mengalami tekanan harga pada awal 2026, SOL kembali mencatat pertumbuhan.
SOL kemudian membukukan kenaikan bulanan lebih dari 36 persen. Aktivitas perdagangan yang tinggi juga menunjukkan minat pasar terhadap aset tersebut.
Solana Tumbuh Lewat Ekosistem yang Aktif
Selain harga, perkembangan ekosistem menjadi salah satu kekuatan utama Solana. Jaringan ini mencatat pertumbuhan aktivitas yang cukup besar.
Total nilai aset dalam aplikasi keuangan Solana mencapai 80 juta SOL. Nilai tersebut setara dengan sekitar 9 miliar dolar AS.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan hampir 900 persen dibandingkan titik terendah pada kuartal sebelumnya. Pertumbuhan itu mencerminkan peningkatan aktivitas dalam ekosistem.
Beberapa aplikasi juga mencatat pertumbuhan signifikan. Kamino Finance, misalnya, mencapai nilai aset sekitar 2,8 miliar dolar AS.
Jupiter juga menguasai sekitar 21 persen dari total nilai aset dalam ekosistem Solana. Platform tersebut mencatat volume transaksi harian di atas 1,2 miliar dolar AS.
Selain itu, investor institusi mulai meningkatkan perhatian terhadap Solana. Beberapa perusahaan besar juga memiliki eksposur terhadap aset SOL.
Goldman Sachs tercatat memiliki eksposur SOL senilai 108 juta dolar AS melalui enam produk ETF. BlackRock juga menempatkan dana dalam ekosistem Solana.
Dana BUIDL milik BlackRock menempatkan sekitar 550 juta dolar AS di jaringan tersebut. Data tersebut menunjukkan meningkatnya perhatian institusi terhadap Solana.
XRP Unggul dalam Kepastian Regulasi
Sementara itu, XRP memiliki keunggulan dari sisi kepastian hukum di Amerika Serikat. Perjalanan hukum Ripple dan SEC juga memengaruhi posisi XRP.
Sengketa hukum tersebut berakhir pada pertengahan 2025. Perkembangan tersebut kemudian membuka peluang produk investasi berbasis XRP.
Sejumlah penerbit kemudian meluncurkan ETF spot XRP di bursa Amerika Serikat. Produk tersebut memperluas akses investor terhadap XRP.
Tujuh ETF XRP mengumpulkan total aset sekitar 1,53 miliar dolar AS hingga Maret 2026. Produk tersebut juga menyimpan ratusan juta token XRP.
Selain regulasi, XRP memiliki fokus kuat pada sektor pembayaran. Ripple menggunakan XRP untuk mendukung berbagai kebutuhan pembayaran lintas negara.
Fokus tersebut memberikan XRP kasus penggunaan yang berbeda dari Solana. XRP lebih dekat dengan kebutuhan sektor keuangan dan pembayaran internasional.
Solana dan XRP Memiliki Keunggulan Berbeda
Solana unggul dalam aktivitas jaringan dan perkembangan aplikasi terdesentralisasi. Jaringan tersebut juga menawarkan kapasitas transaksi yang tinggi.
Selain itu, Solana memiliki komunitas pengembang dan aplikasi yang terus berkembang. Kondisi tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekosistem dalam jangka panjang.
Namun, aktivitas perdagangan juga memberikan risiko bagi Solana. Penurunan minat spekulatif dapat memengaruhi aktivitas dan harga SOL.
Sebaliknya, XRP memiliki keunggulan dalam kepastian regulasi dan penggunaan pembayaran. Dukungan ETF juga memberikan akses lebih luas bagi investor.
Namun, ekosistem XRP Ledger memiliki aktivitas pengembang yang lebih terbatas dibandingkan Solana. Kondisi tersebut dapat membatasi pertumbuhan aplikasi dalam beberapa sektor.
Solana atau XRP, Mana yang Lebih Menarik?
Solana dan XRP memiliki fondasi yang kuat, tetapi keduanya mengandalkan kekuatan berbeda. Dan Solana mengandalkan inovasi teknologi dan aktivitas ekosistem.
Sementara itu, XRP mengandalkan kepastian regulasi dan penggunaan dalam sektor pembayaran. Karena itu, investor perlu memahami karakter masing-masing aset.
Investor juga perlu menyesuaikan pilihan dengan tujuan dan toleransi risiko. Kenaikan harga dalam satu bulan tidak menjamin kenaikan pada masa depan.
Selain itu, pasar kripto memiliki tingkat volatilitas yang tinggi. Karena itu, investor perlu melakukan riset sebelum mengambil keputusan.
Informasi ini hanya bertujuan memberikan gambaran mengenai Solana dan XRP. Konten ini bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset kripto.
Investor sebaiknya menggunakan dana yang siap menghadapi risiko. Selain itu, investor perlu mempertimbangkan kondisi pasar sebelum melakukan transaksi.
“Baca Juga: Prediksi Real Madrid vs Rayo: Los Blancos Diunggulkan“
















